
"Kakak Tolongggg..!!"
Teriak Siau Sien Ce sambil bergerak menghindari serangan Kirin api hijau, yang mencoba menerkamnya dari samping.
"Wutttt..!"
Terkaman Kirin gagal, hanya lewat dua Cun di samping lengan Siau Sien Ce.
Tapi Kirin itu gerakannya sangat cepat, begitu kedua kaki depannya mendarat.di atas lantai.
Dengan gerakan menotol ringan diatas lantai, dia sudah kembali menerkam.kearah Siau Sien Ce.
Siau Sien Ce yang tidak menyangka gerakan Kirin itu begitu cepat.
Dia terlihat panik, dengan sedikit terburu buru, dia kembali mencoba, untuk menyerang balik dengan energi dewa nya.
Tapi setelah di ulang hingga tiga kali, tetap saja gagal.
Akhirnya Siau Sien Ce hanya bisa memejamkan matanya, dan kembali berteriak keras.
"Kakak Tolongggg...!"
"Brakkkk..!'
Tubuh Siau Sien Ce jatuh berguling guling di terkam oleh Kirin api hijau.
Kirin itu dengan ganas berulang kali membuka moncongnya lebar lebar, siap mengigit leher Siau Sien Ce.
Siau Sien Ce yang terbaring tak berdaya di bawah, dengan kedua bahu terkunci oleh sepasang cakar depan Kirin api hijau.
Dia hanya bisa mengelakkan moncong mahluk itu, dengan memiringkan kepalanya ke kiri dan ke kanan.
Di saat kritis, Yu Ming yang sedang asyik berendam, mendengar suara ribut-ribut di halaman belakang.
Dia segera melompat keluar dari dalam kolam pemandian, menyambar pakaian nya, lalu mengenakan sekenanya.
Sesaat kemudian dia langsung melesat kearah asal suara keributan.
Sampai di sana, saat melihat situasi itu, dia langsung bergerak cepat memberikan sebuah tendangan keras dari arah samping.
"Bukkkk..!!!"
Tubuh Kirin itu langsung terpental puluhan meter, hingga menabrak dinding.
"Brakkkk..!!"
Tubuh Kirin itu menghantam dinding hingga retak retak dan melesak kedalam.
Tapi Kirin yang miliki kulit keras dan kebal, dia segera menggoyang goyangkan kepalanya ke kiri ke kanan, mengusir rasa pusing di kepalanya.
Setelah itu dia kembali menatap kearah Yu Ming yang baru tiba dengan sangat marah.
"Groowaaarrrrrrr..!!?"
Kirin api Hijau itu dengan sangat marah, mengeluarkan suara mengeram keras kearah Yu Ming.
Yu Ming sendiri tidak ambil pusing, dia malah dengan santai berjongkok di sebelah Siau Sien Ce.
Membantunya bangun dan berkata,
"Kamu tidak apa-apa ? apa yang terjadi mengapa anjing jelek itu menyerang mu..?"
"Kakak awas...!!!"
teriak Siau Sien Ce panik, dengan wajah pucat ketakutan.
__ADS_1
Saat dia melihat Kirin api hijau kembali datang menerkam ganas kearah punggung Yu Ming.
Tapi peringatan Siau Sien Ce di tanggapi dengan cuek oleh Yu Ming.
Yu Ming melayang kan tinju nya yang mengeluarkan cahaya biru, menghantam kearah bagian moncong bawah Kirin api hijau itu.
"Blukkkkk...!!"
Kirin itu sekali lagi lagi kembali terpental, hingga berguling guling diatas lantai belasan meter.
Saat mau bergerak berdiri, Kirin itu sedikit kaget, dari bawah moncong terus menjalar hingga menutupi seluruh tubuhnya, di mana muncul lapisan es beku tebal menyelimuti seluruh tubuh nya.
Seketika lapisan es beku itu, membuat Kirin api hijau kehilangan cahaya api nya, seluruh tubuh nya membeku tidak bisa di gerakan.
Dalam sekejab Kirin itu berubah menjadi sebuah patung es, berdiri diam tegak di sana.
Kirin itu hanya bisa menatap marah kearah Yu Ming, tapi dia tidak berdaya untuk bergerak sama sekali.
Yu Ming membantu Siau Sien Ce berdiri dan berkata,
"Siau Sien Ce, bukan kah aku sudah mengajari mu cara memanfaatkan energi dewa mu untuk melindungi diri..?"
"Mengapa kamu malah membiarkan dirimu bergumul dengan anjing itu..?"
Siau Sien Ce menatap Yu Ming dengan serius dan berkata,
"Kakak dia bukan anjing, dia singa naga, atau biasanya disebut Kirin api hijau.."
"Aku sudah berusaha menggunakan ilmu ajaran kakak."
"Pertama kali memang cukup lancar, tapi kedua ketiga hingga keempat, entah kenapa tenaga itu hilang begitu saja.."
"Makanya aku jadi di terkam hingga terguling oleh Kirin itu.."
Yu Ming tersenyum dan berkata,
"Krakkkk..! Kreekkk..!"
"Brakkkk...!"
"Krakkkk..! Kreekkk..!"
"Brakkkk...!"
Es tebal yang menyelimuti seluruh tubuh Kirin api Hijau, mulai retak retak dan pecah pecah.
Hingga akhirnya Kirin api hijau itu berhasil melepaskan diri, begitu terlepas dia langsung menggoyang goyangkan seluruh tubuh dan kepala nya.
Seperti seekor anjing habis di siram air.
Kirin api itu mengibaskan seluruh tubuh dan kepala nya, agar sisa sisa es beku sepenuhnya lenyap dari tubuhnya.
Setelah lepas semua api hijau mulai kembali berkobar kobar, dia segera kembali mengeram penuh kemarahan.
"Growarrrrr..!"
"Wutttt..!"
Sebelum dia kembali bergerak menyerang kearah Yu Ming dengan terkaman yang jauh lebih dahsyat.
Bahkan moncongnya yang terbuka menyemburkan api hijau menerjang kearah Yu Ming.
"Wussssh...!"
"Kamu ini anjing tidak tahu diri, enyahlah..!!"
__ADS_1
Bentak Yu Ming sambil melepaskan dua tinjunya, yang mengeluarkan cahaya kilatan petir menyambar kearah Kirin Api' Hijau, yang sedang bergerak menerkam kearah nya.
Kirin itu tidak sempat menghindar, kilat petir itu datangnya terlalu cepat.
"Duaaar..!'
Kirin itu kembali terpental bergulingan puluhan meter, dengan tubuh kejang kejang di atas lantai.
Karena tersengat oleh listrik listrik.kecil, yang terus menyambar nyambar keluar dari tubuhnya.
Tapi beberapa waktu kemudian Kirin itu kembali melompat bangun.
"Growwwarr..!"
Kirin itu kembali mengeram marah, saat kilatan listrik yang mengelilingi tubuhnya telah hilang sepenuhnya.
Dia segera bersiap siap, dengan bergerak mengelilingi Yu Ming, sebelum kemudian Kirin itu membelah diri jadi empat, menerkam dari 4 penjuru mengincar Yu Ming.
"Hyaaahhh..!!"
Yu Ming berteriak keras sepasang jari tengah dan telunjuknya, yang di rapatkan.
Secara bergantian menunjuk kearah mahluk yang datang dari 4 arah.
Empat hawa energi pedang dewa melesat menjadi cahaya kekuningan, menembus tubuh 4 Kirin yang sedang menerkam kearah nya.
"BLazzzz..!"
"BLazzzz..!"
"BLazzzz..!"
"BLazzzz..!"
Empat cahaya kuning menembus tubuh 4 bayangan Kirin Api' Hijau, yang sedang menerkam kearahnya.
Seketika keempat bayangan Kirin itu langsung hilang tak berbekas.
Butiran cahaya tubuh mereka yang hancur, melesat menyatu dengan Kirin asli yang masih berdiri garang diam.di tempat.
Bersiap siap melakukan terkaman terakhir kearah Yu Ming, untuk merobek robek tubuh Yu Ming, sebagai pelampiasan rasa kesalnya.
"Wussssh...!"
"Gerrrrrr..!!"
Kirin api hijau akhirnya, sambil menggerung marah, dia kembali lagi menerkam.kearah Yu Ming.
Yu Ming mengeluarkan pedang Xuan Yuan, Yu Ming membiarkan pedang Xuan Yuan berputar sendiri di depan dada nya.
Pedang Xuan Yuan yang berputar putar seperti mata bor, tiba tiba membelah diri menjadi ribuan energi pedang.
Saat Yu Ming mendorongnya kedepan, ribuan pedang emas berkilauan itu, langsung bergerak bagaikan mata bor menerjang kearah Kirin api.
Berusaha menembus dan menghancurkan Kirin api yang berani datang menganggunya.
"Blaaarrr..!" "Blaaarrr..!" "Blaaarrr..!"
"Blaaarrr..!" "Blaaarrr..!" "Blaaarrr..!"
"Blaaarrr..!" "Blaaarrr..!" "Blaaarrr..!"
"Blaaarrr..!" "Blaaarrr..!" "Blaaarrr..!"
"Blaaarrr..!" "Blaaarrr..!" "Blaaarrr..!"
__ADS_1
"Blaaarrr..!" "Blaaarrr..!" "Blaaarrr..!"
Ribuan pedang emas berkilauan, menyambar kearah Kirin Api' Hijau yang sedang melayang di udara, menerkam kearah Yu Ming.