LEGENDA PUTRA KAISAR LANGIT

LEGENDA PUTRA KAISAR LANGIT
PING QI


__ADS_3

Hiasan rambut ini sejak di berikan, baru pertama kali dia pergunakan di saat hari pernikahan nya yang penuh dengan tragedi itu.


Sejak saat itu, dia selalu menyimpan nya, tidak pernah dia pergunakan lagi.


Kini dalam situasi terjepit, dia terpaksa mengeluarkan nya, begitu tusuk kode itu di keluarkan.


Cahaya hijau.muda bersinar terang menerangi sekitar tempat dia kini berdiri.


Cahaya hijau muda itu berasal dari mainan kecil di ujung tusuk konde.


Mainan kecil tersebut adalah sebuah mutiara malam berwarna hijau.


Meski kecil bentuknya, tapi cahaya yang di pancarkan nya sangat kuat, bila sedang berada di tempat gelap.


Yu Ming pernah mengatakan padanya, alasan dia memberikan dirinya benda itu adalah, agar dia tidak pernah mengalami kegelapan dalam hidupnya.


Bila suatu hari kebetulan dia berada di tempat gelap tanpa penerangan, dia bisa gunakan benda itu untuk menemukan Yu Ming kembali.


Ping Ru Meng yang tiba tiba teringat dengan Yu Ming dan semua ucapan nya dulu.


Tanpa sadar sepasang mata nya langsung basah.


Dia buru buru menghapus airmatanya yang mengalir turun tak terbendung.


Ping Ru Meng akhirnya menghela nafas panjang, lalu dia mengangkat tusuk konde di tangan nya tinggi tinggi.


Untuk menyinari lingkungan di sekitarnya, Ping Ru Meng mencoba untuk memastikan keadaan di sekelilingnya.


Begitu semua nya terlihat dengan jelas, Ping Ru Meng mendapati dirinya ternyata berada di sebuah gua es .


Diri nya seolah olah di kelilingi oleh batu kristal kristal transparan yang memenuhi tempat tersebut.


Stalaktit dan stalakmit terlihat memenuhi tempat tersebut, dengan penerangan mainan di tusuk konde nya.


Ping Ru Meng bergerak pelan pelan sambil menghindari stalakmit runcing yang menghadang langkah nya.


Sesekali dia juga harus menghindari stalaktit yang menjuntai dari langit langit gua kebawah.


Ping Ru Meng seperti melewati sebuah area yang penuh dengan tombak tajam yang muncul dari atas dan bawah.


Dengan hati hati Ping Ru Meng terus bergerak seperti sedang melewati sebuah ruangan kaca.


Pantulan dirinya terlihat di mana mana.


Ping Ru Meng terus bergerak dengan penuh penasaran menyusuri gua yang ada di hadapannya itu.


Dia kini hanya bisa berusaha menemukan jalan untuk meninggalkan dasar gua ini.


Jalan masuk tidak mungkin bisa dia gunakan.


Meski dia menguasai ilmu terbang, yang seharusnya dia bisa terbang kembali keatas.


Tapi di tempat ini sedikit berbeda, Ping Ru Meng merasakan ada hawa yang menariknya dengan kuat.


Sehingga membuatnya sulit untuk terbang tinggi dengan sempurna.

__ADS_1


Bila dia memaksakan diri sebelum mencapai mulut lubang, dia mungkin sudah tertarik jatuh lagi kebawah.


Jadi kini dia hanya ada satu pilihan, yaitu mencoba mencari jalan keluar lainnya.


Setelah beberapa waktu berlalu Ping Ru Meng akhirnya tiba di sebuah penghujung gua.


Di mana di tempat tersebut terlihat seorang pemuda berambut putih duduk bersila dengan sepasang mata terpejam rapat.


Ping Ru Meng jadi bertanya tanya di dalam hati, siapa pemuda berambut putih tersebut.


Ping Ru Meng berjalan pelan menghampirinya dan berkata,


"Maaf anda siapa..?! mengapa anda bisa ada di sini..?!"


Tidak mendapatkan respon, Ping Ru Meng pun mencoba melangkah lebih dekat.


Dia menggunakan jarinya untuk di letakkan di depan hidung pemuda berambut putih itu.


Ping Ru Meng menemukan pemuda itu ternyata sudah tidak bernafas lagi.


Saat Ping Ru Meng mencoba memeriksa denyut nadi di pergelangan tangan dan lehernya.


Ping Ru Meng juga menemukan kenyataan bahwa sudah tidak ada denyut yang terdeteksi.


Kulit tubuhnya kaku dan dingin seperti sepotong es beku.


Saat mencoba mengedarkan pandangannya ke arah sekeliling, Ping Ru Meng segera menemukan tulisan yang diukir dengan indah di dinding ruangan tersebut.


Ping Ru Meng dengan penuh penasaran mendekat kearah dinding untuk membacanya.


Sepuluh tahun sudah mengalahkan seluruh jagoan di kerajaan es abadi.


12 tahun mengalahkan 5 sesepuh di Ching Ti.


15 tahun merajai seluruh kahyangan.


18 tahun tak terkalahkan di tiga alam.


22 tahun menghabiskan hidup ku di tempat ini, meninggalkan jasad kasar alam dewa.


Semoga bisa naik kealam yang lebih tinggi.


Ping Qi.


Selesai membaca sampai di sini, Ping Ru Meng membelalak kaget.


Dia segera menoleh kembali kearah jasad yang duduk tenang diam di sana.


Begitu sadar, Ping Ru Meng buru buru menjatuhkan diri berlutut di hadapan jasad itu dan berkata,


"Junior Ping Ru Meng memberi hormat kepada Couw Se Kung,.. Ping Qi.."


"Maafkan Ru Meng yang ketidaktahuan Ru Meng, sehingga tadi bertindak kurang sopan terhadap Couw Se Kung."


Ping Ru Meng dengan tulus bersujud tiga kali di hadapan leluhurnya itu.

__ADS_1


Sebagai bagian dari keluarga kerajaan Es Abadi, tentu saja Ping Ru Meng tahu dengan jelas cerita tentang Ping Qi ini.


Ping Qi ini adalah legenda paling muda dan paling berbakat dari seluruh generasi penerus kerajaan Es Abadi.


Tapi berbeda dengan leluhur lainnya, yang sepenuh hati mengabdikan diri untuk menjadi raja kerajaan es abadi.


Ping Qi lebih memilih meninggalkan kemuliaan, mengabdikan diri sepenuhnya hanya untuk ilmu bela diri.


Dia adalah ahli ilmu bela diri terbaik dari kerajaan es abadi yang tiada duanya.


Tapi tepat dia genap berusia 18 tahun, dia menghilang begitu saja.


Tidak ada yang tahu kemana dia pergi.


Ternyata dia malah menghabiskan sisa hidupnya menyepi di sini.


Bila di lihat dari penampilannya, Ping Ru Meng yakin leluhurnya ini, mati dalam usia muda.


Ping Ru Meng diam diam harus mengakui leluhurnya ini sangat tampan.


Tidak kalah dengan suaminya Yu Ming.


Ping Ru Meng yakin di jamannya pasti tidak sedikit gadis gadis yang patah hatinya di buat oleh leluhurnya ini.


Setelah memberi hormat, Ping Ru Meng mencoba untuk melihat lihat.


Coretan dan gambar di dinding selanjutnya.


Ini adalah Ilmu terakhir ciptaan ku di alam ini, semoga bermanfaat bagi yang berjodoh.


9 Jurus Musim Dingin


1 Angin berhembus segala mahluk membeku.


2 Kilatan hawa es beku.


3 Selaksa hawa pedang beku.


4 Hawa es pelindung diri.


5 Keras mengalahkan lembut.


6 Lembut mengalahkan keras.


7 Hawa pedang es pemusnah 3 alam


8 Hawa pedang es pemusnah planet.


9 Hawa pedang pemusnah alam semesta.


Setiap jurus yang di sebutkan, di sebelahnya ada beberapa gambar orang sedang bersilat dengan pedang.


Di bagian bawahnya, ada perincian, petunjuk permainan pedang di sesuai kan dengan pelatihan diatas


Ping Ru Meng jadi tertarik untuk melatih nya, jurus demi jurus yang tertera di dinding, semuanya dia latih sendiri, tanpa petunjuk langsung dari siapapun

__ADS_1


__ADS_2