
Satu tebasan terakhir, lapisan pusaran api yang di ciptakan oleh Phoenix api, akhirnya terbuka lebar.
Phoenix Api yang kembali merasa terancam, dengan seluruh kekuatannya.
Dia menyemburkan api tiga warna kearah Yu Ming.
"Wussssh...!"
Api besar 3 warna, yang terdiri dari warna merah kuning dan putih, melesat menyambar ganas kearah Yu Ming.
Kobaran api yang menerjang kearah Yu Ming semakin lama semakin besar.
Saat Phoenix Api menggunakan sepasang sayapnya, untuk di kibaskan dengan kuat kearah kobaran api.
Hawa panas dan kuat, mendorong api menyambar lebih kuat lagi kearah Yu Ming.
Yu Ming memejamkan matanya, membaca mantra, kemudian Pedang Xuan Yuan yang kini bersinar biru.
Yu Ming tebaskan dari bawah keatas,
"Wussssh...!!!"
Seberkas cahaya biru melesat menerjang kearah sambaran api tiga warna yang datang.
Hawa yang sangat dingin, berhasil meredupkan pancaran api tiga warna.
Hingga api tiga warna terbelah dua, cahaya sinar biru melesat menembus pertahanan Phoenix Api.
Kemudian menembus tubuh Phoenix Api tersebut.
Phoenix Api seketika terlihat membeku di udara, seluruh tubuhnya di kurung oleh lapisan batu es tebal.
Setelah berhasil membekukan burung itu, sebelum burung itu sempat keluar dari bekuan es yang mengurung nya.
Yu Ming sudah tiba dengan tebasan cahaya kuning keemasan, membelah batu es yang membelenggu tubuh Phoenix api.
"Blaaarrr...!"
Batu es itu hancur berkeping-keping, termasuk Phoenix api yan berada di bagian tengah, balok es.
Phoenix Api akhirnya ikut hancur, pecah menjadi serpihan kecil kecil, bertebaran di udara.
Seketika lenyap lah hawa panas di tempat itu.
Sesaat kemudian dua gunung api yang sudah di lewati oleh Yu Ming.
Bergemuruh hebat, sebelum kemudian meledak hancur berkeping keping, sambil terus menyemburkan lahar panas ke daerah sekitarnya.
Setelah beberapa waktu berlalu kedua gunung itu akhirnya ambruk rata dengan tanah.
Yu Ming melanjutkan bergerak menuju gunung ketiga, gunung terakhir.
Memasuki wilayah gunung ketiga, dari sebuah gua yang terletak di tengah tengah tengah bagian perut gunung.
Melesat keluar sesosok manusia berkepala harimau hitam, di tangan sosok itu memegang sebatang pedang, yang terbuat dari tulang belakang bagian punggung harimau.
Sosok itu melayang di udara, menghadang langkah Yu Ming.
"Anak muda,..! setelah kamu membunuh kedua adik ku, maka hari ini, hanya akan ada salah satu dari kita yang bisa keluar hidup hidup dari tempat ini..!"
",Bersiap siap lah kamu.,...!"
Bentak manusia berkepala harimau itu penuh dendam.
Dia segera bergerak dengan sangat cepat, mengurung Yu Ming, dengan pedang tulang belakang harimau itu.
Angin tajam berseliweran mengejar kearah Yu Ming, saat manusia berkepala harimau hitam itu, memainkan pedang di tangan nya.
__ADS_1
Yu Ming mengimbangi permainan pedang mahluk itu, dengan pedang Xuan Yuan di tangan nya.
"Trangggg..!!!"
Trangggg..!!!"
Trangggg..!!!"
Pedang Yu Ming dan pedang mahluk itu berbenturan hebat di udara.
Setiap kedua pedang mereka bertemu di udara.
Terlihat bunga api berpijar pijar.
Dalam satu benturan keras, pedang Xuan Yuan dan pedang tulang punggung harimau.
Saling menempel, baik Yu Ming maupun mahluk itu, saling berusaha memberikan dorongan kuat.
Hingga wajah mereka berdua saling berdekatan.
Sebentar terlihat Yu Ming yang terdorong mundur, tapi sesaat kemudian bergantian mahluk itu yang terdorong mundur.
Disaat masing masing saling bertahan, dan saling dorong, mahluk itu mulai menggunakan kakinya, untuk menjegal dan menendang kaki Yu Ming.
Dia berulang kali mengincar sambungan lutut Yu Ming, hingga Yu Ming harus melangkah mundur dengan mengangkat kakinya, untuk menahan serangan kaki mahluk itu.
Dalam sekejab mereka berdua selain saling tekan diatas dengan pedang masing masing.
Mereka juga saling serang di bagian bawah, mengincar kuda kuda pertahanan lawan.
"Hyaaahhh..!"
Dalam sebuah bentakan keras, Yu Ming berhasil mendorong mundur mahluk itu.
Pedang mereka yang saling bergesek di udara, kembali memunculkan bunga api memercik kemana mana.
Yu Ming setelah memaksa mundur lawannya, dia langsung memberikan satu Tebasan sinar emas memanjang menyerang mahluk itu
Dia berusaha menghindari serangan tebasan energi cahaya pedang dari Yu Ming.
Setelah tebasan Yu Ming lewat diatas punggungnya.
Mahluk itu dengan menggunakan satu tangan bertumpu diatas tanah.
Kakinya melakukan serangan membalik, dengan mencangkul dari atas kebawah.
Di saat bersamaan dalam posisi jungkir balik dia juga menusukkan pedangnya kearah dada Yu Ming.
Tendangan mencangkul di atasi dengan tendangan kaki Yu Ming yang menghalau keatas.
"Dukkkk...!"
Sepasang kaki mereka beradu di udara, tendangan mahluk kepala harimau itu berhasil Yu Ming patahkan.
Sedangkan serangan pedang nya, Yu Ming hadapi dengan tangkisan pedang Xuan Yuan.
"Trangggg...!"
"Cringgg..! Cringgg..! Cringgg..!"
"Cringgg..! Cringgg..! Cringgg..!"
"Cringgg..! Cringgg..! Cringgg..!"
Bukan sekedar menangkis melainkan pedang Xuan Yuan sekaligus bergerak menempel, melilit pedang mahluk itu.
Di bawa berputar-putar mengikuti putaran pedang Xuan Yuan.
__ADS_1
"Hyaaaaaat ..!"
Dengan satu bentakan keras, Yu Ming menghentakkan pedangnya kebelakang.
Pedang tulang punggung harimau, terseret kedepan, begitu pula mahluk itu yang sedang berusaha memegang erat gagang pedang nya.
Saat tubuhnya terseret kedepan, sebuah tendangan dari bawah keatas menghantam dagu makhluk itu.
"Dessss...!"
Kepala mahluk itu terdongak keatas terkena tendangan keras Yu Ming.
Kemudian Yu Ming melakukan gerakan tendangan menyapu kebawah.
"Wuutttt..!"
"Dessss..!"
Menjegal kaki mahluk itu, sehingga dia kehilangan keseimbangan terpelanting kebelakang.
Di saat tubuhnya sedang melayang di udara, rangkaian tendangan Yu Ming, yang belum selesai tiba.
"Deesss...!"
Sebuah tendangan berputar dengan tubuh membalik, menghantam samping kepala mahluk itu.
Hingga tubuhnya terpental menabrak tanah bebatuan keras.
Yu Ming belum bersedia mengakhiri rangkaian serangan beruntunnya.
Sebuah tebasan pedang Xuan Yuan dari bawah keatas, melesat membelah tanah, mengejar kearah tubuh mahluk itu yang sedang tersungkur di atas tanah.
"Wuutttt..!"
"Braakkk..! Braakkk..! Braakkk..! "
"Braakkk..! Braakkk..! Braakkk..! "
"Braakkk..! Braakkk..! Braakkk..! "
Tanah meledak ledak, saat di lewati oleh hawa pedang Xuan Yuan, yang mengejar ganas kearah mahluk itu.
Mahluk itu terpaksa bergulingan menghindari serangan energi pedang Xuan Yuan, yang mengejarnya.
Setelah bergulingan beberapa tombak menjauh, mahluk itu menggunakan telapak tangan nya menekan tanah.
Sehingga tubuhnya mumbul keatas, menghindari ledakan energi pedang Xuan Yuan yang lewat di bawahnya.
Sambil melayang di udara, kini giliran dia yang menebaskan pedangnya dari atas kebawah menyerang Yu Ming.
Mahluk itu memecah dirinya menjadi 8, lalu dari delapan penjuru setiap bayangannya memberikan satu serangan cepat kearah Yu Ming.
Yu Ming mengikuti bayangan yang menyerangnya, hilang timbul menangkis dan menghindari serangan mahluk itu yang terus mengepungnya.
"Trangggg...!" Trangggg...!"
Trangggg...!" Trangggg...!"
Trangggg...!" Trangggg...!"
Trangggg...!" Trangggg...!"
Yu Ming dengan kecepatan nya berhasil menangkis semua serangan mahluk itu.
Mementalkan, sekaligus membalasnya dengan tebasan cepat, yang membuat satu persatu bayangan mahluk itu tertebas hilang tak berbekas.
Saat satu tebasan terakhir di lakukan, mahluk itu pun semuanya musnah.
__ADS_1
Tapi tiba tiba dari belakang Yu Ming muncul pedang tulang punggung harimau menembus dadanya.
"Blesss...!"