LEGENDA PUTRA KAISAR LANGIT

LEGENDA PUTRA KAISAR LANGIT
SILUMAN PHOENIX API


__ADS_3

"Ishhh..!"


"Nyebelin deh Ming Ke ke.."


Keluh Ping Ru Meng sebal.


Dengan gemas dia langsung mencubit lengan Yu Ming.


"Aduh,.. duh..duh..sakit sayang..!"


Jerit Yu Ming tertahan.


Sambil menahan tawa, Ping Ru Meng berkata,


"Rasain,.. itu upahnya, bila berani bicara sembarang.."


Yu Ming pura pura meringis kesakitan dan berkata,


"Ohh jadi maksudnya pengen seperti ini..?"


Yu Ming dengan gerakan cepat dari arah belakang, bergerak mendekatkan bibirnya kearah bibir kekasihnya.


Dari posisi menyamping dan sedikit menunduk kebawah, Yu Ming mendaratkan ciuman lembut nya kearah bibir Ping Ru Meng


"Mmmphh..!"


Ping Ru Meng otomatis meronta kaget, dia berusaha ingin mendorong sambil memukul dada kekasihnya dengan pelan.


Tapi semua hanya berlangsung sesaat saja, sesaat kemudian, dia malah langsung melingkarkan sepasang tangannya, di belakang leher Yu Ming.


Dia terlihat sangat menikmati buaian lembut, yang di berikan oleh calon suaminya itu.


Hingga tanpa sadar saking asyiknya, mereka tidak menyadari, perahu yang mereka tumpangi, sudah hampir mendekati tepian di seberang telaga


Begitu perahu membentur bibir pantai berbatu putih halus.


Dan berhenti bergerak.


Mereka berdua baru kaget, dan menyadari mereka telah sampai di tujuan.


Mereka berdua segera menghentikan kegiatan menghanyutkan itu.


Mereka berdua saling tatap dan tertawa hampir bersamaan,


Mereka berdua sambil bergandengan tangan melompat ringan turun dari perahu, mendarat di bibir pantai berbatu.


Setelah berhasil mencapai tepian seberang telaga Si Hu.


Melihat tempat tersebut sepi tidak ada orang lain yang melihatnya.


Yu Ming dan Ru Meng melanjutkan perjalanan mereka, dengan terbang langsung menuju Hei Yun San, yang terletak di sebelah barat puncak Gunung Feng Huang San.


Saat melewati Feng Huang San, di sebuah telaga yang terletak di puncak Feng Huang San.


Yu Ming mencium hawa Siluman dan ada pergerakan aneh di dalam telaga yang jernih dan berair kehijauan tersebut.


"Meng Er, sepertinya, di dasar telaga, ada kejanggalan.."


"Coba kita amati sebentar.."


Bisik Yu Ming pelan di dekat telinga Ping Ru Meng.


Hembusan nafas hangat lembut,Yu Ming saat berbisik.


Segera membuat Ping Ru Meng wajahnya menjadi merah, dia jadi gagal fokus.


Pikirannya melayang kemana mana, menanggapi ucapan Yu Ming, dia hanya mengangguk kan kepalanya.


Tanpa tahu pasti, apa yang Yu Ming sampaikan barusan.

__ADS_1


Yu Ming berhenti bergerak, dia hanya mengikutinya saja.


Baru setelah dari tengah telaga, muncul gelembung udara kecil, kemudian menyusul air telaga menyibak.


Muncul kepala seekor burung berbulu indah.


Ping Ru Meng segera tersadar dari lamunan nya, dia kini menatap kearah bagian tengah telaga dengan penuh perhatian.


Sesaat kemudian dari dalam telaga, mulai terlihat muncul seekor burung berbulu panjang halus.


Terutama bagian ekornya, yang panjang dan terlihat berwarna warni sangat indah mempesona.


Ping Ru Meng kini menatapnya dengan kaget.


Dia terlihat sangat terpesona dengan pemandangan, yang tersaji di hadapan nya.


"Yun ke ke apa itu..?"


Tanya Ping Ru Meng pelan.


"Teman lama, sebentar lagi kamu juga akan mengenalinya."


Ucap Yu Ming sambil tersenyum penuh misteri.


Sesaat kemudian burung berbulu indah itu, mulai berenang berputaran di tengah telaga.


Sesaat kemudian dia baru melesat terbang keudara, meninggalkan air telaga jernih berwarna dasar kehijauan.


Begitu terbang meninggalkan telaga, burung berbulu indah itu segera mengeluarkan cahaya merah keemasan.


Cahaya merah keemasan, yang terlihat menyelimuti seluruh tubuhnya itu, berasal dari pancaran api yang berkobar kobar yang menyelimuti seluruh tubuh burung berbulu indah tadi.


"Siluman Phoenix api..!"


Jerit Ping Ru Meng tertahan, saking kaget dan tidak percaya nya, bisa kebetulan bertemu dengan Siluman tersebut di tempat ini.


Jeritan Ping Ru Meng, segera mengagetkan Siluman Phoenix api


Siluman Phoenix api. langsung terbang menjauh, bersiaga dan mengeluarkan pekik dahsyat.


Siluman Phoenix api, begitu menyadari kehadiran Yu Ming di sana.


Dengan agak kaget, dia langsung menyerang kearah Yu Ming dan Ping Ru Meng dengan semburan apinya.


Setelah itu, dia langsung berusaha terbang melarikan diri.


Tapi pergerakannya kalah cepat, Yu Ming dan kekasihnya, seperti sebuah kabut cahaya putih


Tahu tahu sudah menghadang di hadapannya.


Dia terpaksa menghentikan pergerakan nya, karena tidak ingin mengalami tabrakan konyol sexara langsung dengan Yu Ming.


Untung nya, dia tidak memaksa untuk menabrak kan diri, sehingga dia masih sempat menghindar meloloskan diri.


Hanya bulu bagian ekornya saja, yang sedikit terpapas, saat di lewati oleh cahaya pelangi pedang Xuan Yuan.


Tapi dengan cepat bulu itu langsung beregenerasi sendiri.


Siluman Phoenix api langsung pulih keasal nya.


"Kamu ini kenapa seperti hantu gentayangan, terus mengejar kami..!?"


"Apa salah kami, apa kami pernah menganggu mu dan kaum mu !?"


"Bahkan di alam manusia pun, kami sudah memilih bertapa di tempat sepi ini, tanpa menganggu siapapun..!?"


"Mengapa kalian tetap saja tidak membiarkan kami hidup dengan tenang..!?"


Teriak Siluman Phoenix api penasaran dan terlihat sangat kesal.

__ADS_1


Yu Ming tersenyum dingin dan berkata,


"Dosa mu dan kaum mu, bukan aku yang bisa putuskan.."


"Aku hanya menjalankan perintah Yu Ti ayah ku, untuk menangkap mu, itu saja titik.."


"Sekarang kamu hanya punya dua pilihan, menyerah atau aku akan melumpuhkan mu .?"


Ucap Yu Ming tegas tanpa kompromi.


"Bocah kamu bilang Yu Ti ayah mu,"


"Aku Cuiii..!"


Ucap Siluman Phoenix api sambil meludah melampiaskan kesal nya.


"Kamu bocah durhaka, siapa bapak mu belum jelas.."


"Kamu jangan menyesal, bila suatu hari ternyata kamu mengakui penjahat sebagai ayah mu. "


"Bila hari itu tiba, mau menyesal pun sudah terlambat.."


"Kata menyerah tidak ada dalam kamus ras kami, kamu boleh coba datang mengambilnya, bila kamu menginginkan nya."


"Aku pasti tidak akan mundur, meski kamu jauh lebih kuat.."


Ucap Siluman Phoenix api gagah.


Dia segera mengembangkan sepasang sayapnya, yang di selimuti api keemasan lebar lebar.


Bersiap melepaskan serangan mematikan, bila Yu Ming, berani mendekatinya.


Yu Ming tersenyum dingin dan berkata,


"Bicara ngawur, rasakan ini..!"


"Tebasan Pedang Es Surgawi..!"


Seberkas cahaya biru melesat cepat langsung menerjang kearah Siluman Phoenix api.


Menanggapi serangan sinar biru, yang membentuk setengah lingkaran, melesat tegak lurus kearahnya.


Siluman Phoenix api langsung mengibaskan sayap kiri nya, yang menimbulkan api merah keemasan bergulung gulung.


Melesat cepat kedepan menyambut serangan tebasan pedang Xuan Yuan.


"Singggg...!!"


"Wusssh..!"


"Blaaarrr...!"


Terjadi.ledakan di udara, saat energi dewa bertemu dengan energi badai api, yang di lepaskan oleh Phoenix api.


Serangan kedua belah pihak sama sama sirna di udara.


Karena kekuatan api dan es surgawi yang berimbang.


Melihat hal itu, Yu Ming kembali melepaskan Tebasan Pedang Es Surgawi nya.


Tapi sekali ini, dia menggunakan hawa Dewa Maha Agung, yang sudah di aktifkan oleh roh gaib untuk nya.


"Singggg...!"


"Wusssh...!!"


Suara berdesing tajam membelah udara, mengeluarkan hawa dingin yang mengerikan.


Di saat bersamaan Api bergulung gulung yang jauh lebih besar, berasal dari kibasan sayap Siluman Phoenix Api.

__ADS_1


Bergerak cepat menyambut serangan Yu Ming.


__ADS_2