LEGENDA PUTRA KAISAR LANGIT

LEGENDA PUTRA KAISAR LANGIT
YU ZHU FENG


__ADS_3

"Kesepakatan kami sebenarnya adalah, kami akan berusaha secepatnya menyelesaikan misi kami.."


"Setelah misi kami selesai, aku dan Ru Meng tidak akan bertunangan lagi, juga tidak perlu menunggu waktu 3 tahun.."


"Kami berdua sepakat untuk langsung menikah saja.."


"Itulah penjelasan yang sebenarnya.."


"Ha.ha.ha..ha..!"


"Ru Meng kamu ini, kamu sukses membuat ayah hampir jantungan mendengarnya tadi.."


Ucap Raja Ping Sien sambil menggeleng gelengkan kepalanya.


Ping Ru Meng sambil tersenyum malu, menarik tangan ayahnya dan berkata dengan manja.


"Ayah jangan salahkan Ru Meng, ayah kan tahu pembicaraan seperti ini sangat canggung.."


"Jadi wajar saja, bila aku kepeleset bicara nya tadi."


Ucap Ping Ru Meng manja.


Raja Ping Sien hanya menanggapinya dengan senyum lebar, dan berkata


"Baiklah kalau itu keinginan kalian berdua, aku setuju saja, aku juga tidak ada berkeberatan sana sekali.."


"Tapi kalian berdua harus bicarakan juga hal ini ke Yu Ti dan Wang Mu Niang Niang, agar tidak timbul salah paham."


"Bila mereka berdua setuju, aku tentunya akan ikut saja.."


"Ohh ya satu hal lagi, Ming Er sebaiknya misi mu itu di batas dengan waktu 3 tahun saja.."


"Setelah tiga tahun habis, selesai gak selesai, kalian harus kembali untuk melangsungkan pernikahan kalian.."


Yu Ming mengangguk patuh dan berkata,


"Terimakasih atas saran dan pesan nya, Ming Er akan mengikuti saran Ayah mertua.."


Raja Ping Sien tersenyum gembira dan berkata,


"Kapan rencananya, kalian akan pergi jalankan misi..?"


"Sekarang ayah.."


Jawab Ping Ru Meng sambil tersenyum.


"Ahh,.. mengapa begitu cepat, mengapa tidak tinggal istirahat beberapa hari di sini, baru berangkat..?"


Tanya Raja Ping Sien sambil menatap kearah Yu Ming dan putrinya secara bergantian.


"Misi masih menunggu Ming ke ke, Ming ke ke tidak boleh berlama lama meninggalkan rekannya.."


"Bila nanti ketahuan Yu Ti, Ming ke ke bertindak untuk kepentingan pribadi, bersenang senang di sini.."


"Ming ke ke bisa di hukum ayah nya.."


"Ru Meng tidak ingin hal itu terjadi, Ru Meng yakin ayah juga tidak inginkan itu bukan..?"


Raja Ping Sien menghela nafas panjang dan berkata,


"Kalau begitu Ming Er kamu sebaiknya tidak mengunjungi kedua orang tua mu lagi..'


"Biar aku saja yang akan mengirim surat ke orang tua mu, menjelaskan keinginan kalian berdua.."


"Kalian berdua berangkatlah langsung, jangan menundanya lagi.."


"Hati hati di jalan."


Ucap Raja Ping Sien menatap Yu Ming dan putrinya dengan serius.

__ADS_1


"Terimakasih Ayah mertua.."


Terimakasih ayah.."


Ucap Ping Ru Meng dan Yu Ming kompak sambil berlutut memberi hormat kearah Raja Ping Sien.


"Sudahlah kalian berdua bangkitlah, hari sudah tidak pagi lagi."


"Segeralah berangkat.."


"Hati hati di jalan.."


Ucap Raja Ping Sien sambil berjalan menghampiri Yu Ming dan Ping Ru Meng.


Dia kemudian menemani kedua pemuda pemudi itu, sampai di depan pintu kamarnya.


Setelah kedua anak dan calon mantu nya pergi.


Raja Ping Sien sambil menghela nafas panjang, menggelengkan kepalanya, lalu berjalan pelan kembali masuk kedalam kamar nya.


Sambil melangkah masuk kedalam kamar, dia bergumam sendiri,


"Semoga saja semua berjalan lancar tanpa halangan.."


"Ayah hanya bisa doa kan, semoga hubungan kalian awet selamanya.."


Sementara itu di tempat lain, Yu Ming dan Ping Ru Meng, terlihat sedang bergandengan tangan, terbang melintasi lautan es beku, yang maha luas.


Ping Ru Meng terlihat tersenyum bahagia.


Yu Ming sesekali melirik kearah kekasihnya yang cantik mempesona itu.


Melihat kebahagiaan yang terpancar di wajah kekasihnya, dia pun ikut tersenyum bahagia.


Setelah melewati lautan es beku dan Nan Thian Men, Yu Ming membawa Ping Ru Meng ikut bersamanya.


Meluncur turun kebawah menembus langit lapis demi lapis, hingga akhir mereka berdua tiba di alam manusia.


Mereka berdua mendarat di kaki pegunungan Kun Lun San, yang di penuhi hamparan rumput luas.


Di mana dari atas sana, rumput luas itu, terlihat persis seperti hamparan permadani hijau, yang tidak ada ujung pangkalnya.


Baru saja mereka berdua mendarat, terlihat sosok lain ikut mendarat di samping mereka berdua.


"Pangeran Mahkota, syukur lah secara kebetulan, aku saat terbang lewat, melihat pangeran ada di tempat ini.."


Ucap sosok itu sambil memberi hormat.


"Ehh Siau Thian Quan, kamu mencari ku..? ada informasi apa dari kakak misan .?"


Tanya Yu Ming sambil menatap Siau Thian Quan dengan serius.


"Begini Pangeran, tuan meminta ku memberitahu ke pangeran.."


"Bahwa Siluman Harimau Biru dan Siluman Kucing telah berhasil di tangkap.."


"Dari mulut mereka, Dewa Pagoda, mendapatkan informasi bahwa Iblis Api dan Iblis Es.."


"Mereka berdua juga bersembunyi di salah satu puncak di sekitar gunung Kun Lun ini.."


"Pegunungan ini begitu luas, kita harus tahu mereka kira kira ada di puncak yang mana..?"


"Apa mereka ada sebutkan, di puncak mana, kedua Iblis itu bersembunyi..?"


Tanya Yu Ming balik.


"Ada Pangeran, namanya Yuzhu Feng,. letaknya ada di sebelah timur pegunungan Kun Lun San ini.."


Ucap Siau Thian Quan memberikan informasi secara lebih lengkap.

__ADS_1


Yu Ming mengangguk dan berkata,


"Lalu di mana kakak misan sekarang,?"


"Tuan Ku dan yang lainnya kini sedang menuju puncak Yuzhu Feng itu.."


Yu Ming menghela nafas panjang, dan berkata,


"Semoga saja kita tidak terlambat sampai kesana,"


"Ayo Siau Thian Quan, kita segera berangkat, agar bisa segera berkumpul dengan mereka secepatnya.."


"Baik pangeran,..mari lewat sini.."


"Lewat sini kita akan lebih cepat tiba di lereng Gunung Yuzhu Feng."


Ucap Siau Thian Quan sambil bergerak menjadi penunjuk jalan.


Yu Ming dan Ping Ru Meng hanya bergerak mengikutinya dari belakang.


Mereka bertiga beterbangan, melesat menuju salah satu puncak, yang cukup tinggi di sebelah timur sana.


"Nah itu mereka Pangeran..!"


"Kelihatannya mereka masih memantau, belum bergerak.."


Ucap Siau Thian Quan gembiranya.


Yu Ming mengangguk dan berkata,


"Ayo kita hampiri mereka..."


Yu Ming dan Ping Ru Meng langsung melesat mendahului Siau Thian Quan.


Mereka berdua tiba duluan di samping Dewa Er Lang.


"Kakak misan aku sudah kembali.."


"Bagaimana keadaan di sini..?"


"Apa kedua iblis itu ada di dalam Gua itu..?"


Tanya Yu Ming begitu tiba di samping Dewa Er Lang.


"Ming er kebetulan sekali kamu tiba, kita memang sedang bersiap untuk masuk kesana.."


Ucap Dewa Er Lang, tidak putus mengamati keadaan mulut Gua yang terlihat gelap gulita.


Dia belum menyadari kehadiran Ping Ru Meng di sana.


Dia baru sadar saat mendengar Dewa Pagoda menegur Ping Ru Meng.


"Nona ini kan yang mewakili Kerajaan Es Abadi, membantu misi kita menahlukkan kerajaan iblis,.. benar tidak..?"


Tanya Dewa Pagoda heran.


Ping Ru Meng hanya menganggukkan kepalanya dan menanggapinya dengan tersenyum malu.


Yu Ming langsung membantu kekasih nya menjawab.


"Benar sekali Dewa Pagoda, dia bernama Ping Ru Meng.."


"Kenalkan semuanya, dia calon istri ku.."


Ucap Yu Ming sambil tersenyum.


Dewa Er Lang buru buru memberi hormat kearah Ping Ru Meng dan berkata,


"Selamat bergabung adik ipar.."

__ADS_1


"Tambah satu orang tambah satu tenaga bagi kita.."


__ADS_2