
"Uhuk..! Uhuk...! Uhuk..!"
"Uhuk..! Uhuk...! Uhuk..!"
"Uhuk..! Uhuk...! Uhuk..!"
"Uhuk..! Uhuk...! Uhuk..!"
Ucapan Wang Mu Niang Niang itu, sontak membuat Yu Ming batuk batuk hebat, karena tersedak air ludahnya sendiri.
Yu Ming benar benar tidak menyangka ibunya akan berpikir sejauh itu
Apalagi sampai menjurus ke hubungannya dengan Siau Sien Ce.
Ini adalah pikiran gila, yang sangat tidak masuk akal, untungnya yang bicara adalah ibunya.
Bila orang lain, tentu sudah habis di gampar olehnya.
Kaisar Langit tersenyum aneh dan berkata,
"Perlahan Ming Er, minumlah dulu."
"Tenangkan dulu diri mu, baru jawab pelan pelan.."
"Ibu mu hanya khawatir tidak ada maksud lain.."
Ucap Kaisar Langit sambil menyodorkan secawan air ke putranya.
Yu Ming buru buru menerima dan meminumnya hingga habis.
Setelah agak tenang,.Yu Ming baru berkata,
"Terimakasih ayah.."
Yu Ming menatap ibunya dan berkata,
"Ibu, kamu berpikir terlalu jauh, hubungan ku dengan Siau Sien Ce hanya persahabatan.."
"Kami saling cocok dalam pergaulan, makanya kami dekat.."
"Tapi hanya sebatas persahabatan, tidak lebih.."
"Apalagi sampai seseram yang ibu tadi katakan.."
"Itu sangat lah tidak benar.."
"Yu Ming jamin pada ayah ibu, hal itu tidak mungkin terjadi.."
Ucap Yu Ming mencoba memberikan penjelasan.
Wang Mu Niang Niang pun menghela nafas lega dan berkata,
"Baiklah sekali ini ibu percaya pada mu.."
"Tapi kamu setidaknya juga harus berikan pembuktian ke Ibu, bahwa kamu normal, tidak lah sama seperti yang ibu pikirkan.."
Ucapan ibunya, membuat Yu Ming kembali tersudut, akhirnya dia pun berkata asal,
"Baiklah, bila ibu memaksa, aku akan katakan saja terus terang."
"Selain tidak tertarik dengan Fei Ying dan Ruo Lan, aku memang ada sedikit tertarik dengan seseorang dalam misi kami itu."
Ucap Yu Ming serius.
"Siapa, katakan lah..?"
Ucap Wang Mu Niang Niang terlihat sedikit tegang dan agak penasaran.
Yu Ming terdiam sejenak, lalu dengan agak canggung dia berkata,
__ADS_1
"Gadis itu bernama Ping Ru Meng, aku tidak tahu apa posisinya di kerajaan Es Abadi.."
"Aku hanya tahu dia adalah utusan dari kerajaan itu, kedatangannya khusus untuk menemani Yu Long."
Ucap Yu Ming apa adanya.
Wang Mu Niang Niang dan Kaisar Langit saling pandang.
Sesaat kemudian Kaisar Langit pun berkata,
"Maksud mu dia kekasihnya adik mu Yu Long..?"
Yu Ming menggelengkan kepalanya dan berkata,
"Aku tidak tahu pasti, hanya saja kelihatannya bukan.."
Kaisar Langit mengangguk dan berkata,
"Itu mudah, kita panggil saja mereka kemari, bukankah semua akan jadi jelas.."
"Pelayan...!!"
Panggil Kaisar Langit.
Seorang dayang istana dengan cepat masuk kedalam menghadap.
Dia memberi hormat kesemuanya dalam posisi bersujud.
"Tak perlu peradatan berdirilah.."
"Kamu tolong pergi panggil permaisuri Ping Lian dan putranya Yu Long, serta seorang gadis muda bernama Ping Ru Meng kemari."
Ucap Kaisar Langit tegas.
"Siap laksanakan Yang Mulia.."
Setelah memberi hormat, dia segera meninggalkan tempat tersebut.
Yu Ming tidak menyangka masalah akan berkembang jadi serumit ini.
Satu karangan kebohongan, kini berimbas hingga menyeret Ping Ru Meng kemari.
Bila nanti benar mereka di jodohkan, bagaimana baiknya pikir Yu Ming dalam hati.
Satu sisi dia memang tertarik dan penasaran, tapi sisi lainnya, dia belum siap terikat terlalu jauh.
Apalagi sampai berkeluarga, dia benar benar merasa belum siap untuk mengambil tanggung jawab itu.
Karena masih banyak cita cita dan keinginan yang ingin dia gapai.
Tapi bila sudah terikat dan punya tanggungan, dia tidak mungkin bisa pergi mewujudkan semua impiannya lagi.
Batin Yu Ming dalam hati.
Tapi kini situasi sudah berkembang segitu jauh, dia juga tidak tahu bagaimana cara menghentikannya.
Akhir nya, dia hanya bisa duduk diam pasrah, menunggu dan berpikir, kira kira perkembangan seperti apa, yang kira kira akan terjadi selanjutnya nanti.
Sesaat kemudian dayang tadi sudah kembali membawa Ping Lian, Yu Long dan Ping Ru Meng datang menghadap kehadapan Kaisar Langit.
Setelah mengantar mereka bertiga masuk kedalam ruangan, dayang itu segera mengundurkan diri dari tempat itu.
"Ping Lian, Yu Long, dan kamu pasti nona Ping Ru Meng bukan ?"
"Silahkan kalian duduk semuanya.."
Ucap Kaisar Langit tenang.
Dengan wajah penuh tanda tanya, Ping Lian segera mengambil tempat duduk di sebelah Kaisar Langit.
__ADS_1
Sedangkan Yu Long mengambil tempat duduk tepat di sebelah Yu Ming, tanpa berkata apa-apa.
Ping Ru Meng sendiri hanya bisa berdiri di samping Ping Lian, tanpa berani bersuara.
Sesekali dia mencuri lihat kearah Yu Ming dengan penasaran.
"Suami ku, kamu tiba tiba memanggil kami kemari, apakah ada hubungannya dengan masalah di aula tadi.."
"Bila masalah itu, di sini biar Ping Lian yang meminta maaf, Ping Lian sebagai ibu tidak bisa mengajari anak.."
"Ping Lian siap menerima hukuman karena nya.."
Ucap Ping Lian sambil maju berlutut di hadapan Kaisar Langit.
Yu Long buru buru ikut berlutut di samping ibunya.
"Kalian berdua bangunlah, aku tidak bermaksud membahas masalah itu.."
"Masalah itu sudah di anggap selesai, itu hanya peringatan kepada mu dan Yu Long."
"Agar lain kali tidak sampai mengulangi kesalahan yang sama.."
"Kini aku mengundang kalian bertiga kemari lebih karena, aku ingin bertanya sesuatu ke kalian.."
Ucap Kaisar Langit sambil membantu istri kedua dan putranya bangkit berdiri.
Ping Lian menatap suaminya dengan heran dan berkata,
"Suami ku, apa yang ingin anda ketahui katakan saja..?"
"Asalkan Ping Lian tahu, Ping Lian pasti akan menjawabnya.."
"Begini Ping Lian, aku hanya ingin tahu, apa hubungan Yu Long dengan Nona Ping Ru Meng ini..?"
"Apa nona ini adalah kekasihnya putra kita Yu Long, atau kamu sudah punya rencana untuk hubungan mereka..?"
Tanya Kaisar Langit langsung ke pokok persolan.
Ping Ru Meng agak terkejut, rupanya dirinya yang menjadi topik pembahasan.
Dia sempat melirik kearah Yu Ming, ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi.
Hingga dirinya bisa ikut terlibat dengan pertanyaan, yang agak bersifat privasi ini.
Tapi Yu Ming hanya menanggapinya dengan senyum canggung tak berdaya.
Ping Lian menghela nafas panjang dan berkata,
"Baiklah jujur saja, Ping Ru Meng ini adalah putrinya kakak misan ku Ping Sien dan almarhum putri Li Yang."
"Sejak kecil Ru Meng hidup hanya berdua dengan ayahnya.."
"Aku memang tertarik dan ingin menjodohkan Yu Long dengan nya.."
"Tapi semua ini belum aku bahas dengan mereka berdua, juga belum aku tanyakan ke Ru.Meng, apa dia bersedia atau tidak menjadi pasangan Yu Long.."
"Begitulah ceritanya Yang Mulia.."
Ucap Ping Lian menjelaskan sambil menatap kearah Ping Ru Meng dan Yu Long secara bergantian.
Dia ingin tahu apa respon dari kedua anak muda itu, atas keinginan sepihak nya itu.
Kaisar Langit pun tersenyum dan berkata,
",Bagus, sekali rencana mu itu, semua serba kebetulan.."
"Jadi di kesempatan ini, sekalian saja, kita tanyakan bersama, ke nona Ping Ru Meng langsung.."
"Nona Ru Meng bagaimana dengan pendapat nona atas kedua putra ku ini..?"
__ADS_1