Lips Service

Lips Service
Lips Service ● Bab 37


__ADS_3

Jared


Aku dan dia saling mengenal cukup lama. Dia bukan anak yang pendiam, dulu. Bahkan dari semua anak-anak Tuan Diego dan Nyonya Aishe, Elder lah yang paling murah senyum.


Namun senyumnya memudar, ketika ia menyaksikan adik perempuan kesayangannya tenggelam. Juga, bagaimana sang ibu mengalami depresi hingga satu tahun.


Demi kesembuhan istrinya, Tuan Diego memerintahkan ayah untuk menangani perusahaan selama 1 tahun penuh. Agar dia bisa fokus dengan kesembuhan istrinya selama berada di luar negri. Sedangkan ibu dan Bibi Emmine, membantu merawat ketiga anak mereka di rumah.


Ya, ini sebuah cerita yang sangat amat panjang jika diceritakan dari awal. Namun, kematian Emely, sudah cukup membuat sebuah alasan bagi Elder untuk semua keputusannya.



Jared berdiri di koridor. Dua tangannya memegang gelas kopi, sedangkan matanya fokus menatap Elder yang sedang tertunduk usai menghubungi Zavier.


Tidak perlu bertanya alasannya, pria bergelar dokter itu sudah bisa memahami perasaan Elder. Bagaimanapun, mereka sudah tumbuh bersama selama beberapa tahun. Juga, dialah yang paling memahami Elder.


Perlahan Jared mendekat, tanpa berbicara dan langsung menyodorkan segelas kopi yang baru saja ia beli di cafetaria.


"Apa yang dibilang Zavier benar," ucap Jared tiba-tiba. Padahal dia tidak tahu apa yang dikatakan Zavier pada Elder.


"Berhenti menyalahkan dirimu atas kejadian itu. Semua murni kecelakaan dan kita semua tidak bisa berbuat apa-apa. Bahkan jika kamu juga ikut melompat pada saat itu, mereka mungkin akan kehilanganmu juga."


Elder menegakkan kepalanya, lalu menatap Jared tanpa berkata apa-apa. Hanya diam, dengan tatapan kosong, sambil mencermati perkataan sahabatnya itu.

__ADS_1


Dalam diam, juga pikiran yang mulai meracau, Elder tiba-tiba teringat. Sebuah kejadian belasan tahun lalu, ketika ia mengajak keluarganya untuk pergi menyelam bersama.


Beruntung, Jared yang memperhatikan Elder langsung membuat pria itu tergugah dari lamunan sesaat. Dengan sangat kuat, Jared melayangkan tangannya dan mendarat dengan cukup kuat di pundak Elder.


"Sudahlah, Bro! Ada hal yang perlu kamu selesaikan saat ini, yaitu mencari tahu apa yang terjadi!" jelas Jared berhasil membuat Elder tersadar.


"Samantha baru saja menghubungiku dan menjelaskan situasi sebelum dia pingsan begitu saja. Aku yakin, ada yang memanipulasi semua ini agar bisa mencelakai Beyza."


Penjelasan singkat dari Jared membuat Elder berpikir dengan keras. Mencoba menebak, siapa dalang dari semua kejadian yang menimpa Beyza.


"Menurutmu, apa ini ulahnya? Kau bilang, kalian sempat bertengkar tadi." lanjut Jared.


Elder masih terdiam selama beberapa saat. Lalu menarik napas panjang dan menghembuskannya dengan cepat.


Semalam penuh, Elder memeriksa keadaan rumah yang terlihat baik-baik saja. Tidak ada sesuatu hal yang mencurigakan, atau pun keadaan yang berantakan.


Semua terlihat rapi, dari ruang tamu, bahkan kamar atau ruang kerjanya. Hanya tempat penyimpanan bahan makanan saja yang terlihat berantakan, dengan kaca jendela yang pecah.


Tidak hanya memeriksa keadaan, dia bahkan memeriksa kamera CCTV. Hanya saja, kamera itu tidak terfokus pada ruang penyimpanan.


Namun sebuah kejadian di ruang tamu membuatnya terdiam sejenak. Kejadian ketika salah seorang penjaga keamanan masuk dan berbincang dengan Rea.


Hanya sebentar, terlihat seperti meminta sesuatu. Sampai akhirnya Rea mengajaknya masuk ke dalam rumah.

__ADS_1


Ya, semua terekam dengan jelas. Sampai 10 menit kemudian, petugas keamanan itu terlihat berjalan keluar tanpa diantar oleh Rea, atau pun maid yang lain.


Apa di rumah ini ada sebuah konspirasi?



Sinar mentari baru saja menyapa kemucuk bumi bagian timur. Perlahan naik, menerangi sebagian belahan bumi yang semula gelap, tanpa cahaya.


Namun sebelum ia naik lebih tinggi, kedua mata Beyza sudah lebih dulu mengerjap.


Dia yang sejak semalam tidur dengan sangat nyenyak, tiba-tiba kaget setelah bangun. Manik matanya langsung membulat, ketika melihat sosok wanita sedang duduk di sampingnya.


"A-Anda, bagaimana Anda bisa –"


...☆TBC☆...


Yuhuuuu


Seperti biasa, sajen jangan sampai tertinggal.


Like, kembang, vote 🤣


Maruk bgt sih Thor 🤭

__ADS_1


__ADS_2