Mafia and Yakuza Brothers

Mafia and Yakuza Brothers
Beristirahat Sejenak ( Revisi )


__ADS_3

Mansion Bianchi, Turin Italia


Arsyanendra melepaskan helmnya dan semua penjaga mansion bersikap waspada karena bisa jadi mereka nekad. Pangeran Belgia itu menghampiri Antonio dan Alano yang keluar dari mobil Van, lalu bertiga saling berpelukan.


"Ya ampun Arsyaaa... Oom nggak bisa kebayang kalau kamu kenapa-kenapa, terus Daddymu ngamuk... Bisa pecah perang Belgia - Italia..." ucap Antonio sambil memeluk erat keponakan tampannya.


"Syukurlah tidak ada apa-apa, Oom" senyum Arsyanendra.


"Ayo masuk, kita beristirahat di dalam. Shaun, Shohei... Masuk ! Kita ngopi dulu" panggil Antonio ke kedua pengawal Hyde dan Vicenzo itu.


"Sì Signor" jawab kedua pengawal itu.


***


"Gimana Senpai? Berhasil?" tanya Raihanun via panggilan video ke Shohei.


"Nyunyun-chan sangatlah cerdas. B*m cat itu sangat sukses membuat banyak kekacauan. Formula yang sangat incredible!" puji Shohei. Di Tokyo hari Sabtu, jadi Raihanun libur sekolah dan bisa menghubungi Shohei yang sedang sarapan.


"Itu formula nya lagi aku kembangkan, Shohei-senpai. Kata Tante Moon harus dipatenkan untuk senjata baru Jang Corp" ucap Raihanun. "Tapi kata Appa, harus mencari formula untuk membersihkan kalau nggak sengaja mengenai kita."


"Kamu tuh kok ya ada ide bikin begitu sih Nyun" celetuk Arsyanendra sambil menyesap kopinya dari belakang Shohei.


"Ah, mas Arsya. Nyunyun kan belum boleh buat senjata berat, jadi buat senjata cair saja lah" jawab Raihanun kalem membuat Arsyanendra melengos.


"Terus, temanmu yang menjadi pit hitam, gimana?" tanya Alano yang ikut menimbrung.


"Sudah hilang kok cat nya dan habis itu kapok nggak berani olok-olok siapapun soalnya selama jadi pit hitam, mereka diolok-olok juga. Biar tahu rasanya" jawab Raihanun kalem. "Aku nggak salah kan mas Arsya ? Aku cuma mau kasih pelajaran... Habis itu ya sudah. Yang penting kan kasih efek jera."


"Nun, kamu nggak salah kalau mau membela temanmu yang dibully karena kita semua tidak suka pembullyan apalagi body shamming. Tapi, jangan sampai ada yang terluka ya..." jawab Arsyanendra membuat adiknya mengangguk sambil tersenyum manis.


"Nyunyun sayang mas Arsya banyak-banyak" ucap Raihanun tapi tiba-tiba ponsel gadis cilik itu terjatuh. "DENDEEEENNGGGG !" jerit Raihanun.


"Nggak sengajaaaa !" balas Raiden membuat Arsyanendra terbahak sedangkan Alano hanya memegang pelipisnya.


"Maaf your highness, memang seperti itu sehari-hari..." ucap Shohei merasa tidak enak pangeran Belgia itu mendengar keributan antara dua kakak beradik Park itu.


"Santai saja Shohei, macam di rumah nggak seperti itu" jawab Arsya sambil menepuk bahu pengawal Hyde itu.


__ADS_1


Visualnya Nyunyun dan Dendeng dewasa


***


Milan, Italia... Mansion Moretti


"Jadi mas angin topan sudah ke Piedmont?" tanya Sakura sambil menyerahkan pot kopi ke Raveena dan Leia.


Semua orang sedang berada di meja makan untuk menikmati sarapan. Ashley Moretti langsung memeluk manja Hyde, kakak sepupunya yang lama tidak dia temui.


"Rupanya ada yang membocorkan rencana kami yang melakukan decoy tapi mereka mengira rombongan aku yang membawa Deya karena aku mengikuti mobil Van dari belakang" ucap Dante sambil menyesap kopinya.


"Piedmont Susa Valley aman kan Dante?" tanya Alessandro.


"Yakin aman. CCTV canggih dan persenjataan lengkap ada disana. Aku sudah memberitahukan pada Sammy dan Bee" jawab Dante.


"Lagipula ada Bayu kok..." timpal Alexis. "Setidaknya ada tiga dokter disana yang merawat Savrinadeya jadi Tomat bisa tenang."


"Kapan akan diadakan upacara pemakaman? Padahal yang dimakamkan Mikaela kan?" tanya Sakura.


"Besok."


"Ya harus datang dan ikut gegeran dong ! Enak saja aku nggak ikutan !" balas Sakura judes.


Ashley dan Asher hanya bisa menggelengkan kepalanya. "Oom Dante, Oom Alexis, kalian membangunkan macan tidur okasan... " protes Asher, putra bungsu Alessandro dan Sakura.


"Heh dengar ya, sebelum kalian brojol, okasan sudah terbiasa ikut gegeran. Sejak punya kalian, bar-barnya okasan seperti terpasung, tahu nggak !" pendelik Sakura.


"Yang bilang terpasung siapa okasan... Wong tiap hari anaknya dididik brutal dan bar-bar... " gumam Ashley sambil manyun.


"Kalau nggak gitu, kamu akan diragukan menjadi keturunan Pratomo, tahu nggak !" balas Sakura.


"Mas Hyde, aku dibawa ke Jepang deh... Pusing aku disini." Ashley menatap kakaknya.


"Maaf Ash, mas Hdye sudah cukup pusing dengan double R disana, tidak ada tempat buat double A ... " seringai Hyde membuat gadis ABG itu cemberut.


***


Piedmont Susa Valley

__ADS_1


Savrinadeya tersenyum saat Blaze membawakan makan siangnya ke kamar.


"Sorry Deya, makanannya hasil masakan Bayu yang hanya bisa steak dan mashed potatoes" ucap Blaze.


Savrinadeya tertawa kecil. Tidak apa-apa, mbak. Asalkan buatan kakak sendiri, pasti aku makan.


Ibu Alano itu memakan pelan - pelan daging steak yang sudah dipotong-potong oleh Bayu agar memudahkan dirinya untuk makan pelan-pelan.


"Deya, kamu tidak tahu bagaimana mbak Bee sangat takut saat tahu kamu mengalami infeksi... Mbak Bee tidak menyalahkan dokter Xavier karena memang pecahan proyektil peluru itu sangat kecil dan mengenai pembuluh darah besar kamu. Dan itu sumber infeksinya." Blaze menatap adik sepupunya yang paling kalem di generasi keenam.


Memangnya aku salah apa mbak? Sampai aku ditembak? Idris terluka dan Mikaela meninggal? Tanya Savrinadeya dengan bahasa isyarat.


"Deya, apakah kamu ingat Yunita Laksono?" tanya Blaze pelan-pelan.


Savrinadeya mengangguk. Bukankah dia sudah meninggal di penjara Kuala Lumpur?


"Dia punya anak laki-laki, Deya."


Savrinadeya terkejut. Dengan siapa?


"Carlos Guilherme, salah satu kapitan kartel Brazil. Deya, kamu ingat kan saat Leia kecelakaan 25 tahun lalu yang berhubungan dengan Harland Rochester? Dendam lama kembali datang tapi kali ini dengan pimpinan Kefka Guilherme. Kefka adalah anak Yunita dan Carlos. Kedua orangtuanya sudah meninggal, Carlos dihukum gantung sedangkan Yunita meninggal karena sakit demam berdarah saat Kefka berusia sepuluh tahun."


Kefka dirawat oleh siapa?


"Kefka saat usia setahun, diambil oleh Harland Rochester dan dibawa ke Brazil karena paman kefka, Raymundo tidak bisa punya anak dan dia membutuhkan penerus. Jadi Kefka lah penerus kartel Brazil. Dia punya agenda tersendiri Deya. Pertama, membunuh mu karena menurut nya, kamulah penyebab ibunya dipenjara dan meninggal, kedua membunuh kami semua keluarga Turin demi mengambil alih semua tanah kekuasaan kami untuk distribusi narkoba mereka yang gagal 25 tahun lalu..." papar Blaze membuat Savrinadeya menatap tidak percaya.


"Oh my... " Savrinadeya tidak habis pikir kenapa masih ada dendam padahal keluarganya sudah tidak memikirkan para kartel itu.


"Jadi Deya, kartel Brazil bekerja sama dengan keluarga Ferrara yang memang terjadi gesrekan dengan Dante dan Tomat. Kita berhadapan dengan orang-orang berbahaya, Deya. Dan semalam itu baru permulaan dari gegeran yang bisa pecah... Jangan kamu harapkan bantuan Polizia Turin Italia karena mereka sudah dibeli ..."


***


Yuhuuuu Up Sore Yaaaaaa


Thank you for reading and support author


Don't forget to like vote and gift


Tararengkyu ❤️🙂❤️ ( revised 25 08 23 )

__ADS_1


__ADS_2