
Pabrik Ferrara terowongan bawah tanah
Michael Ferrara dan Manuel Raymundo menggeber motornya di terowongan yang dibuat sejak jaman generasi sebelum Simone dan Michael. Terowongan itu akan menembus ke dermaga di sungai Po dan disana sudah ada kapal boat yang akan membawa mereka ke perbatasan Swiss menuju pegunungan Alpen.
"Apakah mereka tahu soal terowongan ini?" tanya Manuel.
"Tidak. Hanya Keluarga Ferrara yang tahu" jawab Michael.
"Keluarga Italia sama saja dengan keluarga Brazil. Selalu ada tempat rahasia untuk kabur" kekeh Manuel Raymundo.
"Harus itu !"
"Kita harus cepat ! Rocha Ruben sudah menunggu di dermaga sungai Po."
***
Shohei membawa mobilnya bersama dengan Dante dan Antonio sedangkan Sergio dan Giovanni berada di mobil lainnya belakang mereka.
"Memang terowongan itu tembus kemana?" tanya Antonio.
"Sebuah pondok pinggir sungai Po dan ada dermaga disana. Aku rasa mereka akan kabur ke Swiss" jawab Shohei.
"Badut !" panggil Shaun melalui earpiece nya.
"Apa Domba?"
"Aku menemukan ruang bawah tanah nya dan kokainnya sudah hilang !" jawab Shaun.
"Hilang, Bang" sahut Bayu yang memeriksa ruang bawah tanah bersama dengan polisi dan Alessandro. "Tampaknya mereka membawa nya dalam bentuk bendel macam di tembok apartemen Wira dulu." ( Baca Jayde and Wira Stories )
"Dalam bentuk bal maksudnya? Seukuran batu bata?" tanya Antonio.
"Yes. Aku rasa mereka akan membawa nya ke Swiss" jawab Bayu.
"Memangnya ada berapa jalur terowongan dari Pabrik Ferrara?" tanya Dante.
"Hanya satu dan itu mengarah ke area Monviza yang dekat dengan pegunungan Alpen" jawab Shohei yang sudah mempelajari secara mendalam blue print pabrik itu berdasarkan data dari tata Kota dan informasi dari agen Tony Jameson.
"Dan kira-kira siapa yang menunggu disana?" tanya Antonio.
__ADS_1
"Aku kira Rocha Ruben yang disana... Sebab aku tidak menemukan tubuhnya disini. Dia kan satu-satunya agen Federal yang ada karena Jameson kita tahan" ucap Luke.
"Kita sampai dulu. Baru bisa kita lihat" putus Dante.
***
Sebuah pintu gubuk yang terlihat itu pun terbuka dan jika orang tidak jeli, gubuk itu hanyalah kamuflase dari pintu terowongan yang ada di dalam tebing. Dua motor yang dikendarai Michael Ferrara dan Manuel Raymundo pun keluar dari gubuk itu.
Tiba-tiba keduanya harus mengerem motornya karena di dermaga terlihat Dante Mancini dan Antonio Bianchi menodongkan senjata apinya.
"What the hell !" teriak Manuel Raymundo.
"Sorry Dude, agen ABIN mu sudah ke neraka" jawab Dante dingin yang memang tadi sudah menembak Rocha Ruben hingga tewas sedangkan Shohei menembak mati pengemudi kapal speedboat.
"Kamu pengecut jika berani menembak orang yang tidak bersenjata..." ejek Michael Ferrara.
"So, mau berkelahi man to man? Ayo, aku jabani !" tantang Antonio.
"Siapa takut !" Michael melepaskan tas punggungnya dan menghampiri Antonio Bianchi.
"Kamu urus Raymundo, Inferno !" ucap Antonio yang menyimpan Glock nya di belakang punggungnya.
Michael Ferrara melepaskan helmnya dan melemparkannya ke Antonio Bianchi yang mengelak hingga helm itu terbang mengenai ban mobil Range Rover Antonio.
Pria yang biasa dipanggil Tomat itu langsung maju dan meninju wajah Michael yang dibalas dengan pukulan di perut. Keduanya pun saling berkelahi sedangkan Shohei, Giovanni dan Sergio mengawasi boss mereka.
Manuel Raymundo pun melakukan hal yang sama menggunakan helmnya sebagai senjata untuk memukul Dante Mancini yang menangkisnya dengan bahunya. Meskipun terasa sakit terkena pukulan, namun Dante tidak menggubris. Ayah Vicenzo itu langsung menarik tangan Manuel dan memitingnya hingga helmnya terlepas akibat kesakitan.
Melihat helm itu jatuh, Dante lalu mengambil nya dan memukulnya ke kepala Manuel. Pria Brazil terhuyung hingga terjatuh. Disaat dia berbalik, di tangannya sudah menegang revolver hendak menembak Dante namun dia kalah cepat dengan Dante yang sudah menarik pelatuk nya dan menembak pemimpin kartel itu tepat di tengah - tengah dahinya.
Manuel Raymundo pun langsung tergeletak tidak bernyawa setelah peluru dari Glock Dante menembus otaknya. Sergio bergegas menghampiri Bossnya yang baru merasakan sakit akibat terkena pukulan helm di bahu kirinya.
"Damn it ! Sepertinya aku merasa tulang bahuku bergeser !" umpat Dante.
"Nanti kita bawa ke rumah sakit Signor... " ucap Sergio sambil membantu Dante menuju mobil.
Di sisi lain, Antonio dan Michael lebih sengit berkelahi nya hingga di satu kesempatan, Antonio berhasil mencengkram jaket kulit Michael Ferrara dan membantingnya dengan teknik judo.
Michael Ferrara merasa dunia berputar akibat bantingan yang tidak dia perkirakan. Saat tergeletak diatas lantai, dirinya melihat Raymundo sudah terkapar bersimbah darah. Pria Italia itu menatap tajam ke arah Antonio yang sudah dalam posisi siap untuk bertarung lagi.
__ADS_1
"Brengseeekkk kalian !" Michael Ferrara pun bangun dan langsung mencengkram leher Antonio yang kemudian mendorong hingga punggung suami Savrinadeya itu menghantam batang pohon.
Antonio berusaha melepaskan cengkraman Michael di lehernya dengan menendang perut pria itu yang membuat Michael tersedak dan cengkraman nya melemah hingga akhirnya Antonio memberikan tinju di wajah Michael. Pukulan demi pukulan diberikan Antonio ke wajah Michael hingga akhirnya pria itu terkapar.
"Itu buat Deya ! Dan lantai rumahku yang bolong !" bentak Antonio penuh kebencian.
Michael Ferrara hanya bisa menatap lemah ke Antonio. Diam - diam tangan Michael mengambil sebuah pistol kecil dari sepatu boot nya dan saat Antonio berjalan mundur, Michael menodongkan pistol itu ke ayah Alano tersebut. Antonio yang tidak sempat mengambil Glocknya, terpaku melihat senjata kecil yang mematikan itu ditodong ke dirinya.
DOR!
Kepala Michael Ferrara langsung terkulai setelah sebuah peluru menembus pelipisnya membuat Antonio menoleh ke arah peluru itu berasal. Tampak Dante Mancini menodongkan Glocknya ke arah Michael Ferrara.
"Ya ampun Inferno ! Kenapa semua kamu borong !" protes Antonio kesal.
"You're welcome?" balas Dante sebal.
Antonio menggelengkan kepalanya lalu mengambil tas ransel yang dibawa Michael Ferrara dan membukanya. Tampak tumpukan bal kokain berada disana.
"Pantas mereka memilih bisnis kokain karena dekat dengan sungai Po terowongan rahasianya..." gumam Shohei.
"Memang kenapa?" tanya Antonio yang meminta Luke mengirim polisi ke lokasinya.
"Pada tahun 2005, air dari Po ditemukan mengandung jumlah benzoylecgonine yang "mengejutkan", yang diekskresikan oleh pengguna kokain dalam ur*n. Berdasarkan angka-angka ini, konsumsi kokain diperkirakan sekitar 4 kg setiap hari, atau 27 dosis per hari per seribu orang dewasa muda di daerah yang bermuara ke sungai - jumlah yang hampir tiga kali lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya" jawab Shohei membaca artikel dari sebuah website.
"Seriously?" tanya Antonio.
"Yes Signor."
"Damn !"
***
Yuhuuuu Up Malam Yaaaa
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote and gift
Tararengkyu ❤️🙂❤️
__ADS_1