Mafia and Yakuza Brothers

Mafia and Yakuza Brothers
Pantas


__ADS_3

Lasha Tibet


"Jadi elu kagak boleh pulang sama Signor Mancini? Sebenarnya apa sih yang ada di otak elu saat membawa Hummer punya beliau?" omel Shohei ke Shaun yang sedang menikmati highland barely wine, salah satu minuman khas Tibet yang memiliki rendah alkohol di sebuah rumah makan.


"Itu Hummer kan sudah penyok sana sini plus kena tembak waktu kita menyerbu ke pabrik Ferrara jadi aku rasa mending dipakai buat yang lain dan lebih berguna kalau dipakai buat off-road kan? Lagipula, tidak dipakai, nganggur."


"Tapi elu itu kagak minta ijin kan sama Signor Mancini... Itu yang salah Domba !"


"Setidaknya aku memang dengan membawa nama keluarga Mancini..." eyel Shaun membuat Shohei menatap sebal.


"Gue yakin, elu bakalan lama disini supaya jadi biksu !" sungut Shohei kesal.


***


Apartemen Haru di Tokyo Jepang


Hyde dan Nobu pun diijinkan masuk oleh Haru ke dalam apartemen nya. Kana yang masih kesal dengan Hyde, hanya menatap judes ke pria yang memiliki wajah dingin itu.


"Bagaimana Nobu? Kamu bisa mendapatkan rekaman CCTV di apartemen ini?" tanya Hyde yang duduk di lantai seperti khas rumah Jepang lainnya.


"Dapat Hyde-san." Nobu memperlihatkan rekaman CCTV dari tabletnya.


Hyde mempelajari semuanya dan memberikan pada Kana yang sedari tadi kepo dengan apa yang dilihat pria itu.


"Jadi dia memaksa mau masuk, Haru-chan?" tanya Kana ke Haru.


"Benar Sensei. Saya hanya membuka sedikit karena terhalang rantai pintu. Bukan apa-apa, saya diajarkan oleh okasan untuk tidak mengijinkan siapa pun masuk kecuali polisi."


"Tunggu Hyde-kun... Bagaimana bisa kamu mendapatkan rekaman CCTV di apartemen ini?" Kana menyipitkan matanya ke arah Hyde.


"Kalau aku bilang aku pemilik gedung apartemen ini... Kalian percaya?" senyum Hyde membuat Kana dan Haru melongo.


"Eh? Nani ( apa )?" suara Kana terdengar tercekik. "Who are you?"


"Hyde Bianchi atau... Hyde Takara Bianchi" jawab Hyde kalem.


"EEEEHHHHH???" seru Kana dan Haru bersamaan. "Pantas kamu dengan santainya main hack CCTV!" seru Kana.

__ADS_1


"Jadi semua apartemen ini memiliki CCTV di depan pintu masuk..." Hyde menunjuk ke arah CCTV tersembunyi di sudut langit-langit apartemen yang mengarah ke pintu masuk. "Ada peraturan dari pemerintah Jepang saat membangun gedung ini, diwajibkan memasang CCTV di sudut itu untuk mengetahui kondisi para penghuni. Bukan apa-apa, jika dalam tiga hari tidak ada kegiatan penghuni, akan menjadi warning mengingat banyak orang hidup sendirian dan takut suicide."


"Jadi kamu bisa memiliki akses ya..." tanya Kana.


"Jika diperlukan. Sebisa mungkin AJ-MB Corp bekerjasama dengan otoritas pemerintah. Tapi jika tidak ada kasus, kami pun menjaga privasi penghuni" jawab Hyde.


"CCTV nya canggih, Bianchi-san. Bahkan suara pun ada" ucap Haru.


"Jadi ini salah satu bukti yang bisa kamu pakai, Kana-san. Termasuk delapan CCTV yang terdapat di lorong lantai ini. Kita lihat dulu bagaimana besok kamu laporkan ke kepala sekolah dan menunggu keputusannya. Jika memang tidak membuat efek jera, baru kalian melaporkan ke polisi... Masih belum jera juga, jangan salah kan aku melemparkan orang itu ke peliharaan aku" seringai Hyde. Nobu yang mendengar ucapan Bossnya, hanya tertawa kecil.


"Memang peliharaan kamu apa?" tanya Kana.


"Piranha hitam."


***


Lhasa Tibet



Shohei memandang pemandangan gunung Everest yang terlihat dari jendela kamar hotelnya dengan perasaan kagum. Jika tidak ada acara menemani Shaun, ingin rasanya Shohei pergi menjelajahi salah satu gunung tertinggi di dunia yang terdapat di pegunungan Himalaya dan merupakan perbatasan antara Tibet dan Nepal.


Gunung Everest (bahasa Inggris: Mount Everest) adalah gunung tertinggi kedua di dunia setelah Mauna Kea (jika diukur dari permukaan laut). Rabung puncaknya menandakan perbatasan antara Nepal dan Tibet; puncaknya berada di Tibet. Di Nepal, gunung ini disebut Sagarmatha (सगरमाथा, bahasa Sanskerta untuk "Kepala Langit") dan dalam bahasa Tibet Chomolangma atau Qomolangma ("Bunda Semesta"), dilafalkan dalam bahasa Tionghoa 珠穆朗瑪峰 (pinyin: Zhūmùlǎngmǎ Fēng).


Suara ponsel Shohei berbunyi membuat pria Hongkong itu mengangkat nya. Wajahnya tersenyum saat tahu siapa yang menelpon dirinya.


"Moshi-moshi Signor Mancini..."


***


Tokyo Jepang


Kana dan Hyde bersama Nobu sekarang berada di markas Yakuza Takara di daerah apartemen Haru. Kana yang baru pertama kali masuk ke markas Yakuza, hanya bisa melongo karena apa yang jadi bayangannya dengan para orang-orang seram, membawa pedang, senjata api, mabuk dan berjudi... Tidak ada disana !


Kana melihat mereka lebih banyak membaca atau pun membaca grafik saham perusahaan milik keluarga Hyde. Bahkan ada yang memberikan tutorial online tentang bisnis beverage dan pastry.


"Kenapa Kana-san?" tanya Hyde saat Kana tampak bingung dengan kondisi markasnya.

__ADS_1


"Tidak seperti bayangan aku yang bakalan penuh dengan asap rokok, orang-orang mabuk dan ..."


"Jaman sudah berbeda. Anggota kami semua berpendidikan bahkan ada beberapa menjadi tutor kursus macam - macam dan sensei di bela diri. Kami membebaskan mereka bekerja diluar organisasi selama halal dan tidak melanggar aturan .." potong Hyde.


"Halal?" beo Kana.


"Semua anggota disini memiliki banyak diversity keyakinan tapi kalau aku..." Hyde berbisik ke sisi telinga Kana. "Assalamualaikum Kana-san."


Kana membeku. "Wa... Wa'alaikum salam..." balasnya dengan wajah terkejut. "Jadi kamu..."


"Katanya mau menyusun kronologis guru yang melecehkan Haru-chan..." senyum Hyde sambil masuk ke ruang IT. "JJ, bisa bantu menyusun timeline?"


JJ dan tim di ruangan IT itu menoleh dan terkejut melihat Hyde bersama dengan seorang wanita.


"Hyde-kun... Tumben bawa cewek ..." goda JJ.


"Hey, jangan macam-macam. Dia guru bimbingan konseling... Hormat dikit..." tegur Hyde yang langsung keluar aura leadernya membuat Kana respek ke pria dingin itu.


"Baik Hyde-kun..." senyum JJ. "Ini soal apa?"


Hyde menceritakan apa yang diceritakan Kana dan tentu saja para anak buahnya geram mendengar anak di bawah umur hendak dilecehkan.


"Kana-san, apakah hasil rekaman body cam anda ada? Biar kami pelajari juga sebagai tambahan bukti?" pinta JJ.


Kana memberikan copy folder di cloudnya ke akun Cloud Yakuza Takara. Mereka semua lalu melihat semua rekaman dengan teliti bahkan apa yang terlewat oleh Kana, bisa ditemukan Hyde dan JJ.


"Kalau kamu mau laporan ke kepala sekolah, bawa semua bukti-bukti ini yang sudah kita susun secara terstruktur sesuai dengan tanggal dan jam kejadian" ucap Hyde sambil memberikan flashdisk ke Kana. "Ngomong - ngomong, kamu kok bisa main tarik dan dorong pria itu dengan mudah. Apa kamu bisa bela diri?"


Kana tersenyum. "Otousan dan okasan aku adalah tentara Jepang jadi sejak kecil aku sudah diajarkan bela diri dan ikut Aikido tapi berhenti sejak masuk SMA saat otousan ku meninggal."


"Pantaaasss..."


***


Yuhuuuu Up Siang Yaaaaaa


Thank you for reading and support author

__ADS_1


Don't forget to like vote and gift


Tararengkyu ❤️🙂❤️


__ADS_2