
Istana Brussels Belgia
Pagi ini Vicenzo dan Arsyanendra akan berangkat menuju ke tempat yang dirahasiakan tapi Sean dan Dante tahu karena ipar mereka, Kai Tarrant yang chief NCIS di Honolulu sudah memberikan clue. Bagaimana pun Arsyanendra adalah putra mahkota kerajaan Belgia dan pihak US Navy tidak mau ada kejadian yang tidak diinginkan dan bisa menjadi permasalahan internasional.
Iris dan Violet pun menyempatkan diri terbang ke Brussels untuk mengantarkan pacar masing-masing.
"Semua sudah Sya?" tanya Violet sambil memeriksa tas yang akan dibawa Arsya.
"Sudah Vio."
"Obat-obatan sudah? Kompres? Band-aid? Vicks..."
Arsya mencium bibir Violet. "Sudah semua, Vio..."
Mata ungu Violet mengerjap-ngerjap terkejut dengan sikap tunangannya. "Arsya..."
"Kamu itu cerewet banget. Aku cuma ikut hell week... Bukan acara cari ikan paus !" senyum Arsyanendra lembut.
"Kalau kamu nggak kuat, nggak papa mundur Sya" ucap Violet. Bagaimana pun kuatnya Arsya karena sudah tergembleng militer dari remaja, tapi hell week Navy Seals lain cerita. Entah sudah berapa jadi korban jiwa karena pelatihan gila-gilaan seperti itu.
"Iya. Aku juga nggak maksa kok" senyum Arsyanendra sambil memeluk tunangannya.
***
"Apa ini Iris?" Vicenzo melihat adanya bungkusan di dalam tas kecil. "Jamu?"
"Bukan. Itu coklat. Aku tahu disana berat latihannya jadi aku bawakan coklat yang bisa tahan lama dan tidak mudah mencair. Khas Brazil. Buat stamina kamu. Prince Arsya juga sudah aku berikan jadi kalian berdua punya bekal yang sama." Iris menatap lembut ke Vicenzo. "Kalau tidak kuat, aku tetap sayang kamu kok."
Vicenzo tertawa kecil. "Memangnya patokan kamu sayang sama aku itu keberhasilan aku lolos hell Week?"
"Ya nggak sih Zo..." Iris memegang tangan kekasihnya. "Jangan memaksakan diri ya?"
__ADS_1
"I won't. Kamu tunggu saja di London ... Paling aku pulang dua Minggu lagi. Okay?" Vicenzo mencium kening Iris.
***
Tokyo Jepang, Gedung AJ Corp
Hyde memeriksa semua pekerjaan di AJ-BIANCHI Corp yang sempat dia tinggalkan gara-gara gegeran kemarin. Shohei dan JJ membantu calon pemimpin Yakuza Takara masa depan itu dengan teliti.
"Ini tennant - tennant lama tetap oke pada harga sewa yang baru?" tanya Hyde soal mall milik AJ Corp.
"Mereka tidak masalah, Hyde-chan. Toh naiknya kita tidak banyak, hanya ¥10,000. Bagi mereka yang pendapatan nya untung, kenaikan segitu tidak memberatkan. Apalagi turis-turis dari Asia Tenggara macam Indonesia, Malaysia dan Thailand, lebih suka belanja di mall kita" jawab Shohei.
"Baguslah kalau begitu. JJ, bagaimana dengan supplier untuk fresh market?"
"Barang-barang yang kosong sudah masuk dari para petani dan peternak. Memang akibat kemarin gagal panen, tidak semua bisa kita penuhi permintaan pasar. Barang yang kita impor tidak sebaik produk lokal" jawab JJ sambil membaca iPadnya.
Hyde, Shohei dan JJ masih sibuk dengan urusan mall AJ Corp ketika Keita masuk ke dalam ruang kerja Bossnya.
"Ada apa Keita?"
"Ada dua orang pria dan wanita datang."
"Apakah calon tennant baru?" Hyde menghentikan pekerjaannya dan menatap salah satu pengawalnya.
"Bukan... Mereka memberikan ini..." Keita menyerahkan sebuah foto dan Hyde mengenali bahwa itu adalah salah satu Opa buyutnya.
"Masayuki Al Jordan? Opa buyutku? Apa hubungannya dengan Opa Masayuki?" tanya Hyde.
"Mereka mengaku keturunan Masayuki Al Jordan..."
Hyde, Shohei dan JJ melongo.
__ADS_1
***
Hyde dengan didampingi Shohei, JJ dan ketambahan YangYang serta Keita, menatap dua orang di hadapannya. Dua orang itu seumuran dengan Raihanun dan Hyde bisa melihat kalau mereka kembar.
"Coba jelaskan... Bagaimana bisa kalian datang kemari dan mengaku sebagai cicit dari Opa Masayuki?" tanya Hyde dengan tatapan dingin.
"Namaku Aspen dan ini adik kembar ku, Alaska. Kami baru mengetahui bahwa kami memiliki keluarga di Tokyo dan Dubai saat ibu panti asuhan melakukan pencarian DNA kekerabatan. Kami... Baru tahu kalau kami keturunan Masayuki Pratomo Al Jordan... " jawab Aspen.
"Sebelumnya kalian tinggal dimana?" tanya YangYang.
"Kami tinggal di panti asuhan di Swiss. Kami ... Dititipkan disana sejak bayi dan kami tidak tahu siapa orang tua kami... Dan ibu panti kami melakukan test DNA pada kami dan ternyata setelah dirunut ... Kami masih ada keturunan opa buyut kak Hyde" jawab Aspen lagi.
"Kok DNA Tuan Masayuki Al Jordan masuk ke dalam sistem?" tanya Keita.
"Karena, panjang ceritanya. Intinya adalah, karena Opa Masayuki lah, Opa Mario dan Opa Marco Bianchi membuat Empang piranha hitam" jawab Hyde yang hapal kejadian yang terjadi di keluarganya karena dia salah satu penyusun jurnal keluarganya.
"Bagaimana kalian berdua bisa kemari?" tanya JJ.
"Pemerintah Finlandia dan Swiss rupanya mendapatkan mandat dari Opa Hiroshi Al Jordan jika ada keturunan dari Opa Masayuki Al Jordan, maka semua keuangan nya yang ada di bank Swiss, diberikan pada ahli warisnya tapi entah mengapa anak dari Opa Masayuki yang lahir di Finlandia tidak terdeteksi. Dan saat ibu panti melakukan test DNA, ada notice di pemerintahan Finlandia dan Swiss..."
"Dan kami bisa terbang kemari dengan uang dari Opa..." timpal Alaska.
Hyde menatap kedua orang dihadapannya. "Panggil Akito Shinoda dan Dokter Yuri. Aku ingin melakukan test DNA ulang ke kedua orang ini !" perintah Hyde ke JJ. "Sementara aku harus menghubungi Otousan."
***
Yuhuuuu Up Malam Yaaaaaa
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote and gift
__ADS_1
Tararengkyu ❤️🙂❤️