Mafia and Yakuza Brothers

Mafia and Yakuza Brothers
Tenang, Aku Bawa Cadangan


__ADS_3

Rumah Keluarga Bianchi


Kehadiran Iris dan Vicenzo, disambut hangat oleh Luke dan Rin apalagi Iris sangat ramai anaknya membuat suasana menjadi meriah. Yukihiro yang awalnya tetap cool, akhirnya bisa menimbrung dengan Iris. Dan ini adalah gadis kedua di luar circle keluarga yang bisa membuat ABG dingin itu mencair setelah Kana Kitajima, kekasih kakaknya.


Seperti siang ini, mereka semua akan ke RR's Meal bersama dengan Raihanun dan Raiden Park untuk berkumpul tapi Vicenzo tidak menemukan kekasihnya.


"Kemana Iris ?" tanya Vicenzo ke Hyde yang baru datang menjemput Kana dari kampusnya.


"Mana aku tahu... Kan aku pergi jemput Kana."


Vicenzo pun berjalan ke halaman samping dan melihat Iris sedang mengajar Yukihiro bahasa Portugis.


"Ya ampun, aku cariin kemana-mana, ternyata disini" senyum Vicenzo.


"Ini lho Yuki minta diajari bahasa Portugis. Katanya bahasa yang dia ga paham terus aku diajari bahasa Jepang" jawab Iris santai.


"Bang Vic jadi ketemuan sama duo Park?" tanya Yukihiro.


"Kenapa? Kamu nggak mau ikut?" senyum Vicenzo.


"Nope. Daripada aku emosi sama Dendeng."


Iris menatap Vicenzo dan Yukihiro bergantian dengan tatapan bingung.


"Nanti kamu akan tahu sendiri" ucap Vicenzo seolah tahu apa yang ditanyakan Iris melalui mata coklatnya.


***


RR'S Meal Asakusa Tokyo


Raihanun tampak asyik dengan iPadnya sedangkan Raiden bermain dengan rubiknya. Tadi mereka diantar oleh sang ayah, Shinichi Park, yang tahu mereka akan bertemu dengan kakak-kakaknya yang datang dari Italia dan Inggris.


"Mbak Nyun..." panggil Raiden.


"Hhhmmm..." sahut Raihanun.


"Mbak Nyun serius nanti kalau kuliah nggak di Tokyo?"


"Kamu tuh gimana sih Deng... Mbak Nyun tahun depan dikirim ke Swiss pas masuk SMP. Kamu tahu, tidak ada SMP yang mau menerima mbak Nyun disini soalnya catatan kriminal mbak panjangnya ngalah - ngalahin tembok China tahu nggak..." jawab Raihanun cuek. "Lagipula di Swiss kan dekat Perancis ada Mbak Mita, Italia ada para kakak Mafioso, Belanda ada mbak Vio, Belgia ada mbak Alisha, mas Arsya, mas Varo, Jerman ada mas Arya dan mas Ben. Kurang apa coba ?"


"Jangan bikin ulah mbak. Nanti mas Arsya bisa ngamuk..." celetuk Raiden.


"Lha daerah kekuasaan mas Arsya kan cuma Belgia, nggak mungkin sampai Swiss lah."


"Terus, mbak Nyun mau kuliah disana sekalian?"


"Ya iyalah, Dendeng ! Swiss itu ada kampus tekniknya yang bagus. Sudah jelas Mbak Nyun gak bakalan kuliah di Todai. Kasihan Appa nanti bisa kena marah Dekan dan Rektor... "

__ADS_1


"Tumben mbak Nyun mikir sampai sana ... " gumam Raiden.


"Dengar Dendeng, nakal itu di daerah yang bukan daerah kekuasaan keluarga kamu soalnya kamu bakalan menambahkan jaringan kekuasaan disana. Sekarang, nggak ada yang berani sama Mbak Nyun di sekolah. Soalnya bakalan tahu, nasibnya akan menjadi hitam, hijau atau pink..." seringai Raihanun.


"Terus Oma Moon sudah ambil formulanya mbak Nyun?" tanya Raiden.


"Sudah dong ! Uang hak paten juga sudah masuk ke rekening mbak tapi nggak boleh diambil..." jawab Raihanun sambil manyun.


"Kenapa?"


"Kata okasan, buat celengan kalau aku bikin ulah dan harus bayar ganti rugi..."


***


Keempat orang dengan fisik good looking memasuki restauran yang merupakan milik keluarga klan Pratomo dan sekarang diawasi oleh Emi Takara Bianchi dan Rin Bianchi.


"Selamat datang Bianchi-san... Raihanun-chan dan Raiden-chan sudah menunggu di ruang VIP" sapa pelayan itu sambil mengantarkan Hyde dan Vicenzo bersama Kana dan Iris.


Keempatnya melihat dua kakak beradik yang sedang asyik dengan kesibukan masing-masing.


"Woi... Nggak mau ketemu mas Enzo?" panggil Vicenzo membuat keduanya mendongakkan kepalanya.


"Mas Mafiosoooo" seru Raihanun dan Raiden bersamaan lalu berdiri dan segera memeluk Vicenzo.


"Mas, jadi pergi sama Mas Arsya ke Hell Week?" tanya Raihanun dengan wajah penuh tanya.


"Kalian serius mau hell week?" tanya Hyde.


"Serius lah ! Wong Padre dan Oom Sean oke meskipun Madre dan Tante Zee marah-marah" cengir Vicenzo. "Eh iya, kenalkan, Iris Oliviera, pacarnya mas Enzo."


Raihanun dan Raiden saling bersalaman dengan Iris.


"Tetap cantik Nyunyun !" ucap Raihanun dengan dagu terangkat.


Iris tertawa. "Iya, cantik Nyunyun..."


"Bener kaaaannnn !" ucap gadis cilik itu.


"Ampun deh !" gumam Hyde.


***


"B*m cat?" tanya Kana bingung.


"Iya. Jadi Nyunyun itu memang kreatif dan untuk membalas pembully, dia memakai b*m cat. Tak dinyana malah berguna" senyum Vicenzo.


"Mas Arsya yang pakai selain Shohei-kun dan sekarang sudah dipatenkan sama Oma Moon" timpal Raihanun.

__ADS_1


"Jang Geun-moon, Iris" terang Vicenzo.


"Ah iya" senyum Iris.


"Siapa itu Hyde-kun?" tanya Kana.


"Oma ku, orang Korea yang punya perusahaan pembuatan senjata dan alat-alat spionase di New York" jawab Hyde.


"Wow ..." ucap Kana.


"Nyun, kata Tante Kedasih, kamu mau dikirim ke Swiss?" tanya Hyde.


"Iya oppa. Appa sudah mendaftarkan aku masuk asrama di Swiss tahun depan usai aku lulus SD."


"Kenapa kamu harus dikirim ke Swiss?" tanya Iris.


"Soalnya tidak ada SMP di Tokyo yang mau menerima aku ini sebagai muridnya saking panjangnya daftar kenakalan aku di sekolah. Aku kan tinggal lulus SD doang jadi semua guru di sekolah aku menabahkan diri beberapa bulan lagi..." jawab Raihanun santai.


"Bagaimana kamu bisa sesantai ini, Nyunyun-chan?" tanya Kana yang gemas dengan adik Hyde yang cueknya minta ampun.


"Karena bumi itu luas, Kana-niichan. Jika aku tidak bisa diterima di Tokyo, masih ada banyak sekolah yang mau menerima aku dengan segala kelebihan aku..." jawab Raihanun dengan percaya dirinya.


"Oh astagaaaa...." gelak Iris dan Kana bersamaan. Satu sisi mereka gemas dengan Raihanun tapi di sisi lain, mereka mengakui jika Raihanun memiliki kepercayaan diri yang tinggi berarti dia tahu dia punya kelebihan lebih dari orang lain.


Tiba-tiba ...


PRAAAKKKK !!!


Kelimanya menoleh dan melihat rubik yang dipegang Raiden sudah pecah berantakan membuat semua orang melongo.



"Ooopsss" ucap Raiden.


"Astagaaaa ! Dendeeennggg !" teriak Hyde dan Vicenzo.


"Tenang... " Raiden mengambil rubik lainnya dari dalam tas. "Aku punya cadangannya."


***


Yuhuuuu Up Malam Yaaaaaa


Thank you for reading and support author


Don't forget to like vote and gift


Tararengkyu ❤️🙂❤️

__ADS_1


__ADS_2