
Kamar khusus Shohei
"Jadi yang ini dicampur dengan perbandingan 2 - 1 terus akan menjadi berpendar?" tanya Shohei ke Raihanun lewat panggilan video.
"Iya senpai. Itu akan jadi warna kuning sedangkan yang satu akan jadi hijau nyi Roro kidul" jawab Raihanun sambil membuat formula dan menunjukkan pada Shohei.
"Nice Nyunyun-chan..." Shohei pun mulai membuat dan dimasukkan ke dalam plastik kecil-kecil.
"Menurut rencana kalian mau nyerbu kapan?" tanya Raihanun.
"Besok malam. Yang jelas besok pagi, aku akan masuk kesana Nyunyun-chan."
"Senpai, bagaimana kamu bisa masuk sana?"
Shohei hanya menyeringai.
***
Keesokan Harinya... Sore Hari
Semua orang di mansion melongo melihat dandanan Shohei yang sangat Membagongkan. Hyde dan Vicenzo tertawa terbahak-bahak melihat pengawal yang biasa dipanggil badut, memakai kostum seperti itu.
"Kamu ngapain pakai baju itu?" tanya Bayu yang tidak bisa menghilangkan rasa geli nya.
"Kan aku sudah bilang, aku akan masuk dari pintu depan. Lucio, sudah bawa yang aku pinta?" tanya Shohei yang melihat Lucio datang membawa keranjang kayu yang biasa dipakai restauran China atau Jepang atau Korea.
"Sudah. Bakpao babi sudah siap!" Lucio membawakan dua keranjang kayu itu. "Ayo Lucio, kita berangkat. Kalian bersiap-siaplah" ucap Shohei sambil membawa backpack di punggungnya.
***
Markas Kartel Brazil
Lucio sudah bersiap di balik rimbunan pohon dan bisa melihat banyak CCTV disana dan penjaga. Pria itu bersyukur mendapatkan baju kamuflase rancangan Jang Geun-moon yang bisa berubah seperti bunglon. Perlahan pria itu merangkak menuju tembok yang dibilang Shohei dan Shaun mudah dibobol.
"Shohei, aku sudah di posisi. Giliranmu" ucap Lucio.
***
Ruang IT Mansion Oliviera
Semua orang menahan nafas saat melihat Shohei berjalan sedikit membungkuk lalu mendekati dua penjaga disana.
"Satelit Jang Corp sangat awesome" ucap Eduardo. "Tak heran kami para rekan bisnis Mrs Jang sangat puas.."
Bayu dan Alessandro hanya saling berpandangan sambil tersenyum.
***
Shohei mendatangi kedua penjaga di pintu utama dengan badan sedikit membungkuk.
__ADS_1
"Xiānshēng nǐ xiǎng yào jiǎozi ma ( anda mau bakpao tuan )?" tawar Shohei dengan membawa keranjang kayunya. "Oink oink ..."
Dua penjaga itu tertawa melihat dandanan Shohei macam orang China tua. "Esse homem é muito fofo ( pria ini sangat lucu )!"
Shohei mendengar terjemahan dari Lucio di earpiece nya yang warnanya sama dengan warna telinga nya.
"You... Try" Shohei membuka tutup keranjangnya dan harum bau bakpao dengan isi daging babi cincang membuat siapa pun pasti lapar apalagi menjelang sore.
"Wow, Cheira muito bem ( baunya enak )." Pria itu mengambil satu bakpao dan memakannya. "Muito delicioso ( enak sekali )."
"Ei! Que cheiro bom é esse ( Hei! Bau apa itu enak sekali )?" tanya salah seorang penjaga dari atas.
"Pão de Carne ( bakpao babi )."
"Coloque o cara engraçado! Faz muito tempo que não como pãezinhos de porco ( Suruh pria lucu itu masuk ! Sudah lama aku tidak makan bakpao babi )."
Shohei pun digeledah dan dipersilahkan masuk. Pria itu berjalan sambil mengawasi sekeliling nya.
"Shaun, bisa kamu hack CCTV nya?" bisik Shohei ke Shaun yang berada di dalam mobil.
"Selama receiver kamu aktif, bisa. Kamu berhati-hati lah, badut."
Shohei pun masuk ke dalam ruangan yang penuh dengan para anggota kartel. Dia menghitung ada sekitar 50 orang disana.
Si Badut Menyamar
"Novel BDSM itu?" ucap Lucio yang membuat Shaun terbahak.
"50 orang Lucio. Shohei kan otaknya rada miring" kekeh Shaun. "Tunggu berarti kamu baca juga?"
Lucio hanya terdiam.
"Aku anggap iya" cengir Shaun.
Shohei lalu membuka dua keranjang itu dan bau bakpau lezat tercium disana. Pria itu melayani banyak pengawal dengan membagikan bakpao termasuk yang berada di atas tembok.
"Sekarang Lucio" bisik Shohei saat para penjaga pintu barat timur lengah. Pria Hongkong itu lalu bertingkah macam aktor film China dengan melakukan gerakan kungfu dengan bahasa Mandarin yang Shaun tahu pasti isinya mengumpat dan mengatai semua pengawal itu dengan sebutan kebun binatang.
Aksi Shohei itu membuat para pengawal tertarik dengan pria penuh aksi kocak tersebut. Hiburan tersendiri bagi para pengawal yang merasa jenuh termasuk pengawal yang berjaga di tembok.
"CCTV aman" ucap Shaun. Lucio bergegas menuju bawah tembok dan sedikit tendangan, tembok itu ambrol. Lucio yang badannya kecil pun bisa menerobos masuk sambil membawa dua backpack hitam. Setelahnya buru - buru dia menutup lubang itu dengan kumpulan daun kering yang menumpuk disana. Baju kamuflasenya sangat berguna karena tubuhnya sama dengan tembok.
"Sekarang kamu berlari 200 meter ke arah Utara, disana ada kamar mandi tidak terpakai. Kamu sembunyi disana" ucap Shaun.
Lucio pun berlari cepat menuju tempat yang disebutkan Shaun dan bergegas masuk kesana disaat Shohei melakukan entertainment dengan gaya kungfunya.
__ADS_1
"Aku sudah di dalam kamar mandi yang baunya macam kambing" ucap Lucio. "Akan aku cek CCTV yang ada di rumah induk. Karena aku melihat ada dua kabel berbeda."
"Good. Aku tetap pada CCTV luar" ucap Shaun.
Lucio mulai membuka MacBook nya dan menjalankan router canggih milik Oliviera lalu menghack CCTV dalam rumah. Dengan telaten pria itu melihat satu persatu dan dia melihat tidak ada Kefkan atau pun Manuel Raymundo.
"Guys, two most wanted tidak ada disini !" ucap Lucio.
"Apa kamu sudah memeriksa semua kamar?" tanya Bayu.
"Sudah. Kosong. Bahkan tinggal peracik narkoba dengan sepuluh pengawal di dalam. Tapi di ruangan Manuel, Kefkan semua kamar... Kosong !"
"Mereka kemana?" tanya Eduardo terdengar di earpiece masing-masing.
"Shohei, berikan bakpau di pabrik. Kita masuk malam ini !" perintah Shaun.
"Oke."
***
Satu jam kemudian para pengawal itu pun terlelap karena bakpau yang di bawanya ada obat biusnya yang bisa membuat orang tidak bangun 24 jam. Shohei pun menuju ke kamar mandi tempat Lucio berada dan berganti pakaian. Keduanya mematikan semua CCTV dan mulai masuk ke dalam rumah utama.
"Pintunya pakai kode" bisik Lucio yang sudah memakai baju hitam-hitam.
Shohei mengeluarkan alat yang langsung mendeteksi nomor pin pintu ruang kerja Manuel. Keduanya pun mulai mencari tahu mereka berada dimana dan saat mereka membongkar meja, Shaun berseru ke arah mereka berdua.
"Guys ! Sembunyi ! Ada dua mobil Van berisikan pasukan baru. Dan jumlahnya banyak !"
"Damn it ! Kita dikepung !" seru Lucio.
"Be cool. Kita keluar sekarang !" Shohei dan Lucio keluar pelan pelan dan bergegas menuju lubang yang ditutup Lucio sebelumnya.
"Aku melihat Kefka !" seru Shaun. "Dia ada di Range Rover belakang mobil pickup.
"Kalian semua bersiaplah! Ini bakalan brutal !" ucap Bayu.
"Memang kalian dimana?" tanya Shohei.
"Di belakang mu Badut !" ucap Hyde..
***
Yuhuuuu Up Malam Yaaaa gaaaeeessss
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote and gift cards
Tararengkyu ❤️🙂❤️
__ADS_1