Mafia and Yakuza Brothers

Mafia and Yakuza Brothers
Sean dan Dante Pening


__ADS_3

Cafetaria Tokyo University


Hyde segera minum air putihnya sambil menepuk-nepuk dadanya sedangkan pelaku yang membuatnya tersedak hanya tersenyum manis membuat Yakuza itu gemas luar biasa.


"Kamu kacau deh !" sungut Hyde setelah sudah bisa bisa bernafas dengan baik.


"Lho... Aku bilang apa adanya Hyde-kun. Tapi kalau kamu sampai tersedak, ya maaf bukan salahku..." senyum Kana manis membuat Hyde memicingkan matanya.


"Cewek aneh !" gumam Hyde sambil meminum es lemon tea nya.


"Hyde-kun..." panggil Kana lagi.


"Nani? Jangan bikin kalimat aneh-aneh lagi !"


"Kita kencan yuk!"


Hyde tersedak kedua kalinya.


***


Turin Italia


Vicenzo sedang memeriksa pembukuan perusahaan wine nya ketika sebuah pesan masuk ke dalam ponselnya. Wajahnya tampak senang karena apa yang dia tunggu-tunggu akhirnya datang juga.


Setelahnya pria itu menghubungi seseorang tanpa memperhatikan jam berapa disana. Setelah deringan ketiga, akhirnya teleponnya diangkat juga.


"Kalau ini bukan urusan hidup mati, mending matikan saja telponnya !" sungut pria di seberang yang muncul di layar MacBook Vicenzo.


"Malam Mas Arsya... Ini urusan hidup dan mati kok..." cengir Vicenzo.


"Apaan !" jawab Arsyanendra galak.


"Kita diundang Navy Seals tahun depan untuk ikut Hell Week."


Arsyanendra melongo. "APA? Hell Week?"


"Yup. Ini surat undangan sudah masuk dan resmi Vicenzo Bianchi Mancini dan Your Highness Prince Arsyanendra Schumacher Léopold diundang ikut hell Week Navy Seals... Berangkat yuk!" ajak Vicenzo antusias.


"Tunggu, kok bisa kamu minta kita ikut hellweek? Yang benar saja kamu Zo !" sungut Arsya kesal. Memang dia adalah orang militer, bahkan Arsya bisa menerbangkan pesawat dan helikopter, punya mata 20/20 yang dibutuhkan menjadi seorang sniper tapi Navy Seals' Hellweek itu lain cerita !


Hell Week' merupakan fase pertama dari serangkaian pendidikan dan pelatihan dasar (diklat) yang harus dilewati untuk bisa diterima di US Navy Seal. 'Hell Week' bisa juga disebut sebagai puncak pendidikan untuk para kandidat US Navy Seal, karena dalam latihan ini para kandidat dilatih di luar batas kemampuannya.


Dikutip dari laman www.navy.mil, latihan ini dilakukan selama lima setengah hari. Selama menjalani latihan, para kandidat hanya diperbolehkan tidur kurang dari 4 jam. Pekan neraka ini menguji kekuatan fisik, mental, rasa sakit, tahan terhadap dingin, kerjasama tim, sikap, dan kemampuan bekerja di bawah tekanan, juga kurang tidur.

__ADS_1


*Sumber Kompasiana*


"Aku mencari info dari Oom Kai dan bilang ada jadwal Hell Week khusus dan aku akhirnya mendaftar aku dan kamu, mas. Kan mas Arsya orang militer di Belgia jadi seru kan?" ucap Vicenzo. "Yah hitung-hitung obat stress kemarin."


Arsya memegang pelipisnya. "Zo, kalau mau hilangkan stress ya nggak gini juga ! Ini namanya nambah stress tahu nggak!"


"Mas Arsya takut?" tantang Vicenzo.


"Takut apa?" Mata biru Arsya berkilat tajam. Jiwa kompetitif nya terusik mendengar ucapan meremehkan dari adik sepupunya.


"Mas Arsya nggak berani ikutan hell week..." seringai Vicenzo.


Rahang Arsya mengeras. "Siapa bilang aku tidak berani ikut Hell week ! Bring it on !"


"Yes !" seru Vicenzo senang.


"Memang kapan itu Zo?"


"Bulan Januari tahun depan."


***


Sementara itu di Markas NCIS Honolulu Hawaii


Kai Tarrant melongo ketika membaca nama kedua keponakan istrinya mendaftar Hell Week Navy Seals khusus kaum sipil dan bukan angkatan laut Amerika Serikat. Memang Vicenzo lah yang membayar semuanya tapi saat itu Kai mengira Vicenzo hanya iseng tapi ternyata serius!


"Yes Jenderal" sapa Kai Tarrant. "Benar Sir... Pangeran Arsyanendra dan sepupunya Vicenzo Mancini mengambil tempat di Hell Week tahun depan khusus orang sipil meskipun Pangeran Arsya juga orang militer Belgia."


Kai terdiam saat Jenderal itu berbicara padanya. "Sir, with all due respect, mereka sudah tahu konsekuensinya..." jawab Kai pada akhirnya.


Setelah berbicara beberapa saat, akhirnya Jendral tersebut mematikan panggilannya. Kai melihat jam seluruh kota-kota besar di dunia untuk mengetahui jam di Brussels sekarang. Bukan apa-apa, Sean harus tahu kalau anaknya hendak ikut Hell Week.


Masih harus menunggu empat jam lagi aku untuk bisa menghubungi Sean di jam yang tepat. Kai pun langsung menghubungi istrinya.


"Yvonne, kamu tidak akan percaya apa yang sedang terjadi..." ucap Kai setelah istrinya menerima panggilannya.


***


Tokyo Jepang


Hyde menatap judes ke gadis yang berjalan di sebelahnya dengan santai.


"Seriously Kana-san, apa mentang-mentang kamu lebih tua dari aku jadi kamu bisa seenaknya mengajak kencan begitu?" omel Hyde yang mengajak Kana pulang bersama karena gadis itu tadi naik kereta Futsu atau MRT.

__ADS_1


"Lho aku itu orangnya jujur apa adanya. Bukan apa-apa Hyde-kun, toh aku ngajak kamu kencan bukan ngajak kamu bunuh orang.." cengir Kana sambil menerima helm dari Hyde.


Entah mengapa tadi saat berangkat, Hyde membawa helm cadangan karena siapa tahu dia bertemu dengan Raihanun, adiknya, yang sering mendapatkan hukuman di sekolah dan biasanya akan bersama Shinichi di Todai. Dan ternyata helm cadangannya berguna.


"Awas kalau kamu ajak aku bunuh orang !" jawab Hyde sambil memasang kaitan di helmnya.


"Ish, nggak lah ! Aku anak baik-baik kok..." senyum Kana manis sambil membenarkan tas punggungnya.


Hyde pun naik ke atas motor Ducati nya yang diikuti Kana dan langsung gadis itu memeluk pinggang Hyde. Tak lama Hyde menstater motornya dan keduanya pun pergi meninggalkan area parkir Tokyo University.


***


Markas NCIS Honolulu Hawaii Empat Jam Kemudian


Sean melongo saat Kai menghubungi dirinya via video call. "Apa Kai ? Arsya dan Vicenzo mau ikutan Hell Week khusus orang sipil Januari tahun depan? Siapa yang bikin perkara?"


"Vicenzo. Entah kenapa beberapa hari lalu, Enzo bertanya kapan ada Hell Week khusus civilian dan aku bilang Januari diadakan lagi karena ada demand dari adrenalin junkie. Dan saat pendaftaran dibuka, Enzo mendaftarkan dirinya dan Arsya..." jawab Kai.


Sean memegang pangkal hidungnya yang mancung. "Astagaaaa dasar anaknya Dante !" umpatnya gemas. "Ini mereka berdua sudah lolos pendaftaran awal?"


"Sudah dan Jenderal angkatan Laut kemarin juga memastikan apakah Arsya beneran ikut. Aku bilang iya."


Sean mendengus kasar. "Dasar adrenalin junkie tuh berdua ! Kai, aku tidak masalah mereka ikut karena jika dilarang, pasti bakalan nekad. Tapi aku minta tolong, pantau keadaan mereka berdua ! Aku tidak mau mendengar ada kecelakaan atau apapun pada Arsya maupun Vicenzo ! Tunggu, apakah mafia Turin itu tahu anaknya nantang Hell Week?"


"Belum."


Sean terbahak. "Biar aku yang bilang sama dia."


***


Ruang Kerja Dante Mancini Turin Italia


Giliran Dante yang melongo. "You can't be serious, Sean !" ucap Mafioso Turin itu.


Sean memperlihatkan surat pendaftaran Vicenzo ke Navy Seals di layar monitor dan Dante langsung menepuk jidatnya.


"Dios MiO ( Ya Tuhan )!"


***


Yuhuuuu Up Malam Yaaaa


Thank you for reading and support author

__ADS_1


Don't forget to like vote and gift


Tararengkyu ❤️🙂❤️


__ADS_2