
Turin Italia
Agen Tony Jameson melihat gadgetnya yang dia dapatkan dari kantor CIA, tidak berfungsi. Gadget yang bisa melacak keberadaan Vicenzo Mancini dan Hyde Bianchi itu tiba-tiba tidak bisa digunakan.
"What the hell !" umpatnya. "Dasar Jang Corp ! Katanya tidak akan rusak !"
Agen Rocha Ruben menoleh ke arah rekannya. "Kenapa?"
"Aku kan mendapatkan alat untuk melacak keberadaan dua anak itu tapi tiba-tiba rusak." Agen Tony Jameson terkejut adanya pesan di gadgetnya.
You're a traitor and you will be burn.
Agen Tony Jameson bingung, siapa yang memberikan pesan. What? Tapi tidak ada yang tahu kode gadgetnya. Wajah Tony Jameson memucat. Apakah aku ketahuan oleh Jang Geun-moon?
***
New York
Kericuhan dan kehebohan terjadi di kantor CIA karena banyak agen mereka tidak bisa menggunakan gadgetnya terutama agen - agen yang masuk red flag. Para pengawas, pemimpin operasi pun tidak bisa berbuat apapun karena mereka yang sudah berusaha mengembalikan program peralatan gadget tapi tidak berhasil.
Dan Jang Geun-moon pun tersenyum saat pemimpin CIA menghubungi dirinya secara pribadi.
"Yes Chief?" jawab Jang Geun-moon. "Oh, saya juga punya banyak hal yang ingin saya bicarakan. Dan jangan mencoba membohongi saya karena saya memegang semua kartu as negara ini."
Benjiro Smith dan Giordano Smith yang sedang makan malam, hanya bisa menggelengkan kepalanya saat mendengar istri dan ibu nya keluar jiwa mafianya.
"Eomma, aku harap cucu Eomma meniru gaya mu. It's so cool !" ucap Valerie Smith, istri Giordano yang sedang hamil.
"Yakin lah Val, dia menuruni gen Smith" senyum Benjiro.
Giordano bertemu dengan Valerie saat memberikan kuliah umum di almamaternya MIT dan mahasiswi pasca sarjana jurusan IT itu tampak antusias dalam kuliahnya. Dan setelah itu menjadi sejarah. Giordano sangat suka dengan Valerie yang cerdas dan receh macam ipar-iparnya yang perempuan.
__ADS_1
"Dengar itu Gio... Our boy is gonna be badass!" cengir Valerie membuat Giordano hanya tertawa kecil.
"Kan mirip kamu juga sayang. Kamu kan juga badass... Itu mengapa aku jatuh cinta padamu..." senyum Giordano.
***
Turin Italia, Seminggu Kemudian
Vicenzo dan Hyde melihat Agen Tony Jameson berjalan keluar dari sebuah pub. Wajahnya tampak kusut dan bisa terlihat jika dia dalam kondisi mabuk.
"Kamu sudah siap?" tanya Vicenzo.
"Siap." Hyde menyiapkan sebuah alat suntik berisikan obat bius andalan keluarga Jang.
"Shaun? Shohei?" Vicenzo menghubungi dua pengawalnya.
"Siap."
Vicenzo dan Hyde pun turun dari mobilnya lalu berjalan mendekati Agen Tony Jameson. Tony sendiri terkejut melihat dua orang incarannya datang menghampirinya dan berusaha mengambil pistolnya namun Hyde lebih cepat dan langsung menyuntikkan obat bius ke leher agen CIA itu.
"Bawa ke markas !" perintah Vicenzo.
"On it." Shaun pun pergi sambil membawa Agen Tony Jameson dan semua orang disana memilih untuk tutup mulut karena tidak mau terlibat dengan keluarga Mancini.
***
CIA Headquarters, Langley, McClean Virginia
Jang Geun-moon dengan Benjiro Smith, Giordano Smith, Travis Blair dan Nelson Blair datang menghadap para petinggi CIA. Dan disini mereka berada di ruang pertemuan dan suhu disana terasa menegangkan.
Setelah semuanya duduk, Direktur CIA tampak emosi dan memaki - maki Jang Geun-moon bersikap tidak profesional karena membuat alat spionase mereka tidak berguna. Kelima orang anggota keluarga Pratomo itu hanya menatap dingin ke direktur tersebut.
__ADS_1
Beraninya memaki Eomma aku! - Giordano hampir membalas tapi tangan Nelson menahannya.
"Anda sudah selesai direktur?" ucap Jang Geun-moon dingin. "Sekarang giliran saya. Gio, tolong..."
Giordano membawa MacBooknya dan memasang di layar monitor. Semua orang melihat catatan CIA tentang keluarga Pratomo. Bahkan ada tanggalnya secara detail termasuk saat akan terjadinya percobaan pembunuhan terhadap Dante Mancini dan Sergio.
"Anda lihat... Direktur sebelum anda menurunkan dosa ke anda. Bagaimana bisa kejadian belum terjadi sudah kalian ramalkan ? Lalu ini..." Jang Geun-moon memperlihatkan direktur CIA bertemu dengan Simone Ferrara dan Harland Rochester. "25 tahun yang lalu, kami membantu anda tapi apa hasilnya? Kalian mengkhianati kami ! Oh tenang saja, kami menyimpan banyak rahasia anda. Dan jika anda ingin kami mengabaikan atau tidak membongkar intelijen kalian selama ini ke China atau Russia, misal nya..."
Wajah - wajah petinggi CIA itu tampak panik.
"Oh tenang, dosa-dosa kalian, kami tahu semua. Anda, memiliki gundik di China karena kantor anda tugas disana. FYI, gundik anda adalah agen rahasia China. Sudah berapa rahasia bocor dari bibir anda? Ngomong-ngomong..." Jang Geun-moon memperlihatkan sebuah video yang menunjukan salah satu petinggi itu sedang berhubungan dengan gundiknya di belakang klub. "Ckckckck... Seriously?" ejek Jang Geun-moon.
Pria itu menatap ke asistennya. "Aku kira kamu sudah menghapusnya !"
"Sekali masuk data, tidak ada yang hilang. Selamanya akan ada disana dalam bentuk apapun..." ucap Benjiro Smith dingin.
"Dan anda ma'am..." Jang Geun-moon menatap ke arah petinggi CIA yang berjenis kelamin wanita. "I don't care your orientation dengan sebutan pronouns yang menurut saya ridiculous dan mental health issue. Tapi tampaknya anda mengalami penyakit mental. Seriously, bagaimana bisa anda dress up seperti ini tapi anda melakukan child abuse?"
Wanita berdarah Korea Selatan itu memperlihatkan bagaimana petinggi wanita tersebut menyiksa anaknya bahkan dimasukkan ke dalam kandang anjing.
"Ba... Bagaimana kamu..." Wanita itu tampak pucat melihat perilakunya beberapa tahun lalu.
"Aku menemukan putrimu yang mengalami trauma. Really ? How ironic karena kamu adalah direktur Psychology and Trauma." Jang Geun-moon memajukan tubuhnya. "Ternyata kamu lah yang seorang psikopat dan sosiopat."
"Masih banyak aib kalian yang belum kami ungkapkan. Intinya ... " Benjiro memperlihatkan daftar semua anggota keluarga Pratomo yang masuk dalam harus dibunuh. "Saya atas nama keluarga besar, akan menuntut anda karena sudah melakukan daftar pembunuhan yang tidak masuk akal hanya karena oknum CIA tidak mau ada yang kehilangan sumber pendapatan dari kartel Brazil. Bahkan dua keponakan saya pun masuk daftarnya?! Anda tidak hanya berhadapan satu keluarga tapi juga negara. Dubai dan Belgia tidak akan diam jika anda semua masih mengejar keluarga kami. Dimana harusnya kalian berada? Negara atau isi dompet? Jika anda semua tidak melakukan penarikan perintah, maka kami semua akan maju ke Senat dan kongres. Akan kami beberkan semua kebusukan anda semua jika perlu semua petinggi di negara ini ! Jangan menyenggol jika tidak mau disenggol. Are we clear?"
***
Yuhuuuu Up Malam Yaaaa
Thank you for reading and support author
__ADS_1
Don't forget to like vote and gift
Tararengkyu ❤️🙂❤️