
" Sebenarnya..... kami keluarga Anastasia, keluarga kandung nya. " ucap Prensais.
Mendengar itu membuat mereka yg ada disana terbelalak kaget, mereka tdk pernah tahu siapa keluarga Anastasia, karena Anastasia, Leo, maupun Damian tdk memberitahu mereka.
Yg mereka tahu adalah Anastasia berasal dari negara K. Damian juga terkejut mendengar hal itu, ia tdk menyangka kalau Anastasia adalah anggota keluarga Chornelia.
" Tunggu... tunggu dulu, kalian adalah keluarga, Nana?. " tanya Veronica.
" Iya itu benar. " ucap Sherly.
" Tapi bukankah nana berasal dari K. Jadi seharusnya orang tuanya juga ada dinegara K. " ucap Katania.
" Iya, kisahnya memang berawal dari sana. " ucap Clara.
* Flashback on
17 tahun yg lalu. Di hari kelahiran Anastasia.
Ia lahir dibulan maret, hari pertama musim semi. Saat itu Aria tengah mendampingi Clara melakukan persalinan disalah satu rumah sakit dinegara K. Setelah proses yg panjang, anak kedua mereka pun lahir, Clara dibawa ke ruang rawat utk memulihkan dirinya.
" Selamat, tuan. Anak anda berjenis kelamin perempuan, dan dia sangat cantik. " ucap salah satu perawat.
" Terima kasih, bolehkah aku menggendong nya?. " tanya Aria.
" Tentu saja, tuan. "
Perawat itu pun memberikan gadis kecil itu kpd Aria, ia terlihat sangat senang karena mendapatkan putri yg sangat cantik.
" Lihatlah sayang, dia sangat cantik, matanya juga persis seperti mu. " ucap Aria.
" Benarkah, lalu nama apa yg akan kau berikan?. " tanya Clara.
__ADS_1
" Hemm... Bagaimana jika, Anastasia. Anastasia Zaffrina Chelsea Chornelia. "
" Itu nama yg sangat bagus. " Clara tersenyum senang karenanya.
Ditengah pembicaraan mereka, tiba-tiba saja pintu ruangan tempat mereka berada terbuka. Dari sana masuklah seorang pria kecil yg sangat tampan, dia adalah Prensais yg berusia 5 tahun. Ia mendekati kedua orang tuanya dan melihat seorang bayi kecil dlm gendongan ayahnya.
" Ayah, apa dia adikku?. " tanya Prensais.
" Tentu, dia adalah adik perempuan mu. Lihatlah. " ucao Aria.
Ia membaringkan Anastasia didlm box nya, agar Prensais bisa melihat adiknya. Prensais melihat Anastasia yg sangat lucu menyentuh pipi nya dgn lembut, membuat Anastasia tersenyum kearahnya. Melihat adiknya yg tersenyum karena nya membuat Prensais ikut tersenyum.
" Dia sangat mirip dgn ibu, siapa namanya? " tanya Prensais.
" Namanya Anastasia Zaffrina Chelsea Chornelia. Kelak, kau harus melindunginya ya, sayang. " ucap Clara.
Prensais hanya menganggukan kepalanya mengiyakan ucapan sang ibu dan kembali memandang Anastasia.
Aria dan Clara sangat senang melihat putranya yg sangat antusias dgn kelahiran adiknya. Mereka berharap kalau prensais akan selalu melindungi dan menyayanginya.
BRAAKK...
Tiba-tiba saja pintu ruangan itu kembali terbuka dgn keras, dan masuk lah segerombolan orang berbaju hitam, dan menodongkan senjata kpd mereka. Disana juga hadir pria yg tdk asing bagi mereka, siapa lagi kalau bukan, Julian Alexander Akashia.
" Apa-apaan ini? Apa yg kau lakukan, Julian? " tanya Aria.
" Hanya sedikit pembalasan, ambil anak itu. " ucap Julian.
Seorang pria pun berjalan mendekati Anastasia dan mengambilnya. Prensais yg tdk rela adiknya diambil mencoba melawan, tapi ia didorong dgn sangat keras dan terjatuh.
" Prensais!! kau baik-baik saja. " tanya Aria.
__ADS_1
" Tdk!! Aku mohon jgn bawa putriku, Julian!!. " ucap Clara berderai air mata.
" Jika saja dari awal kau memilih bersamaku, aku tdk mungkin melakukan ini Clara. Mulai sekarang dia akan tinggal bersama ku, dan jika kau mencoba mengambilnya, aku akan membunuh anak ini. " Ancam Julian, ia berjalan keluar dari ruangan itu.
" Tdk Julian tunggu!! Kumohon jgn bawa putriku!! Tunggu!!. " teriakan Clara membuat langkah Julian terhenti.
" Jika kau ingin membawanya kau harus tahu, namanya Anastasia Zaffrina Chelsea Chornelia!!. Kumohon jgn ganti namanya!!Berikan dia kasih sayang, jgn sakiti dia!! " teriak Clara kpd Julian yg berada diluar ruangan.
Julian kembali melangkahkan kakinya, ia bahkan tdk menjawab satupun perkataan dari Clara dan keluarga nya. Sedangkan diruangan itu keluarga Chornelia begitu kehilangan, apalagi Clara yg histeris karena kehilangan putrinya.
* Flashback off.
Cerita itu membuat semua orang yg ada disana diam seribu bahasa, mereka terus memandangi keluarga Chornelia yg sedang menceritakan kisah menyedihkan itu. Tdk ada kebohongan yg terlihat dari keluarga itu, hanya ada kesedihan, penyesalan dan kebahagiaan karena bisa menemukan putri mereka yg hilang.
" Kemudian apa yg terjadi? " tanya Cassandra.
" Kami berusaha menemuinya, tapi selalu ditolak keluarga itu. Kami bahkan pernah berniat mengambil Anastasia secara diam-diam, tapi mereka mengetahuinya. Mereka juga mengancam akan benar-benar membunuh Anastasia jika kami berusaha menemuinya lagi. Karena itu kami terpaksa meninggalkan negara K dan kembali kenegara S. Tdk ada yg tahu siapa aku sebenarnya dinegara K, karena itu kami bisa meminta seseorang yg kami kenal menjadi salah satu pelayanan disana dan melaporkan setiap hal yg terjadi. " jelas Aria.
" Awalnya kami berpikir jika mereka mengurung Anastasia, dan tdk mengijinkannya keluar. Karena ia tdk pernah terlihat dikediaman itu, tapi sebenarnya ia berada dirumah tuan lin. Kami terlambat mengetahuinya dan orang yg kami kirim pun hilang tanpa jejak. " ucap Clara.
" Kami kehilangan sumber informasi tentang keadaan Anastasia. Dan kami baru saja menemukan nya beberapa waktu lalu saat salah satu anak buah kami tdk sengaja melihat nya dinegara ini. " ucao Aria.
" Karena itulah, kalian mencoba mendekati nya. " ucao Ryuzen.
" Tapi, kenapa tdk langsung menemuinya saja. Bukankah itu lebih baik. " ucap Veronica.
" Kami tdk bisa melakukan itu. Kami tdk tahu apa yg sudah dikatakan oleh keluarga itu tentang kami kpd Anastasia. Kami tdk ingin membuat Anastasia merasa dimanfaatkan, karena dia adalah CEO perusahaan terkenal. " ucap Prensais.
" Lagi pula, belum tentu kak Anastasia mau menerima kami. Karena trauma nya tentang keluarga, kecuali ia sudah mengenalnya dgn baik. " ucao Sherly.
" Aku mengerti. Aku akan mencoba bicara dgn nya tentang ini, semoga dia.... " ucapan Damian terpotong karena suara pintu yg terbuka dgn sangat keras.
__ADS_1