
Setelah kepergianmu Aria, ruangan itu kembali sunyi, ia memilih duduk disofa yg ada disana. Damian juga terfokus kpd handphone nya saat ia mendapat pesan dari perusahaan. Saat itu ia kembali mendengar kutukan di pintu, setelah itu masuklah Stev keruangan itu dan menghampiri nya.
" Tuan Damian, apa Lady baik-baik saja? " tanya Stev.
" Iya dia hanya perlu istirahat. " ucap Damian.
" Maaf karena aku datang terlambat. " sesal Stev.
" Sudahlah jgn terus seperti itu, apa ada yg ingin kau sampikan?. "
" Ah, benar. Awalnya saya ragu karena kondisi Lady seperti ini, karena itulah saya memilih menunjukannya kpd anda. "
Stev mengambil sebuah leptop dan menaruhnya dimeja, ia langsung membuka file yg ada disana dan menunjukkan nya kpd Damian. Damian sendiri merasa heran karena Stev terlihat berjaga-jaga jika Anastasia tiba-tiba saja bangun, tapi ia juga penasaran dgn apa yg ingin Stev tunjukkan.
" Sebenarnya apa yg ingin kau perlihatkan? kenapa kau terus berjaga-jaga seperti itu?" tanya Damian penasaran.
" Sebelumnya Lady meminta saya utk merentas keamanan dari rumah keluarga itu. Saya mendapatkan beberapa hal yg menarik, tapi saya tdk menemukan rekaman CCTV dari ruang bawah tanah, karena CCTV disana sudah dirusak dan memori nya tdk bisa ditemukan. Saya menyimpulkan bahwa Lady yg merusak dan mengambil rekaman itu. Saya juga menemukan siaran konferensi pers dari keluarga itu, tapi saya ragu utk menunjukkan nya kpd Lady. " jelas Stev panjang lebar.
" Bagus itu, coba kulihat. " ucap Damian antusias.
Stev pun langsung menunjukkan siaran konferensi pers itu kpd Damian, sesaat kemudian ekspresi Damian pun langsung berubah seketika. Stev juga menyadari hal itu, karena itulah ia khawatir jika Anastasia akan mengamuk setelah melihat itu, mengingat sekarang Anastasia tdk boleh tertekan dan tdk boleh menimbulkan emosi yg tdk stebil.
Damian sendiri terus memperhatikan rekaman-rekaman yg didapatkan oleh Stev. Ia mengepalkan tangannya dgn kuat saat mendengar setiap pengakuan dari keluarga itu yg tdk sesuai dgn kenyataan. Ia sangat marah karena keluarga itu telah membuat Anastasia begitu menderita.
" Apa hanya ini? " tanya Damian.
" Lady juga meminta saya mengumpulkan bukti tentang pembunuhan yg dilakukan oleh putri sulung keluarga itu, dan korupsi yg dilakukan tuan Julian. " ucap Stev.
" Bagus, utk sementara jauhkan ini dari Nana. Bilang saja aku yg menerimanya, dan jgn biarkan ia melihat semua ini. "
" Baik tuan, kalau begitu saya permisi. Saya harus kembali ke perusahaan. "
Damian hanya mengangguk mengiyakan ucapan Stev, Stev pun kembali ke perusahaan. Damian berjalan kearah Anastasia dan kembali menatapnya.
" Sepertinya karena ini Kau terus menerus seperti ini. Aku tdk akan membiarkan mereka begitu saja, aku akan membantumu utk menyingkirkan keluarga itu Nana." ucap Damian.
__ADS_1
* Skip keesokan paginya disekolahkan.
Saat ini seisi sekolah terus membicarakan kedekatan Damian dan Anastasia, mereka juga bertanya-tanya apa hubungannya dgn pemilik perusahaan diamond. Mereka begitu terkejut dgn kedatangan Damian dan Prensais kemarin.
Vero dan yg lainnya pun sedang berkumpul dikelas mereka, kecuali Cassandra dan Sherly yg pergi menemani Anastasia dirumah sakit. Mereka terus mendengar gosip tentang Anastasia di seisi sekolah. Beberapa siswi dikelas mereka pun memberanikan diri utk mendekat dan bertanya kpd Vero dan yg lainnya.
" Anu... Boleh kami bertanya? " siswi A.
" Katakan saja. " ucap Jordan datar.
" Itu... anu.. apa hubungan Anastasia dan tuan Damian? "
" Haah, kenapa kalian ingin tahu? " tanya Veronica.
" Itu... kami hanya ingin bertanya. " siswi B
" Kami penasaran karena Anastasia sangat saket dgnnya. " siswi C.
" Dengar ya, Anastasia itu tunangan Damian. Jadi sudah wajar jika mereka dekat kan? "
Ucapan Veronica membuat seisi kelas menjadi gempar, mereka tdk menduga kalau hubungan Anastasia dan Damian sejauh itu.
" Haduh,,, kalian ini kepo banget sih, Anastasia dan Sherly itu putri keluarga Chornelia, jadi kalian harusnya tahu apa hubungan mereka. Kenapa Kalian jadi seperti reporter begini sih?." ucap Leo kesal.
Mereka pun baru sadar dgn apa yg mereka tanyakan, padahal mereka sudah tahu jawabannya tapi masih bertanya kpd mereka.
" Lalu... apa Leo benar-benar adik tuan Damian? "
" Iya. " ucap Leo datar.
" Dah ah, ke atap yuk. Bosen aku dikelas gak ada nana, toh guru nya juga gak ada. " ajak Veronica.
" kami setuju. " ucap Katania dan Adrian kompak.
Mereka pun pergi meninggalkan kelas dan pergi ke atap mereka dgn orang-orang nya yg masih penuh tanda tanya, mereka menangerti kenapa Anastasia sangat suka atap. Disana sunyi, sejuk dan pemandangan nya indah, karena itu mereka berlama-lama disana.
__ADS_1
" Menurut kalian, bagaimana reaksi nana jika tahu ia menjadi bahan gosip disini? " tanya Katania tiba-tiba.
" Haah, apa yg kau bicarakan? mana mungkin nana peduli? " jawab Veronica.
" Besar juga ya. "
" Iya, iyalah. sikap udah kaya freezer gitu ditanya, wkwkwk.... " ucap Jordan sabil tertawa.
" Ditambah wajah datarnya yg tdk pernah hilang itu. " ucap Leo. Ia pun tertawa bersama dgn Jordan.
" Kalian ini, kalau kena banting baru tahu rasa. " ucap Adrian.
" Hahah.... gak mungkin. " ucap keduanya kompak.
* Tempat lain, rumah sakit tempat Anastasia dirawat.
" Hacih.... "
Anastasia tiba-tiba saja bersin saat ia sedang asyik membaca buku miliknya, Cassandra dan Sherly juga terkejut karena Anastasia tiba-tiba bersin.
" Wah, ada apa nih... " batin Anastasia.
" Kau kenapa nana? " tanya Cassandra.
" Mungkin ada yg membicarakan ku. " ucap Anastasia santai.
" Hahaha.... Ada- ada saja. " ucap Sherly yg sedang mengupas apel.
" Iya, palingan yg lagi ngomongin itu dua bocah curut (Leo dan Jordan), mereka ke suka ngegibahin orang. " ucap Cassandra.
" Curut?.... "
Sherly sama sekali tdk mengerti dgn ucapan Cassandra, ia tdk tahu siapa yg Cassandra maksud. Anastasia yg melihat itu pun terkekeh saat melihat ekspresi Sherly yg sedang bingung.
" Maksudnya Leo dan Jordan. " ucap Anastasia.
__ADS_1
" Ouh.... " Sherly hanya berohria dan langsung tertawa karena panggil yg diberikan Cassandra kpd mereka.
Tdk lama kemudian pintu ruangan itu terbuka dan masuklah dua pria tampan, yg tdk lain dan tdk bukan adalah Zaroon dan Justic.