
Ia tdk sengaja melihat Anastasia dan Damian di Mall beberapa hati yg lalu, saat ia melihat hal itu ia langsung dikuasai oleh apa cemburu karena melihat orang yg disukainya bersama dgn orang lain.
Ia pun langsung mencari keberadaan Anastasia, ia menemukan kalau Anastasia sekolah di tempat nya sekolah dulu. Jadi ia datang kesana dan berencana membuat Anastasia menjauhi Damian.
" Memangnya siapa kalian, apa kalian pikir bisa melawanku? " ucap Luna sombong.
" Jaga batasan anda, nona. Jgn sampai kami melakukan kekerasan kpd anda. " ancam Cassandra.
" Kalian pikir aku takut, orang-orang rendahan seperti kalian pikir bisa menghentikan ku. "
" Mereka mungkin tdk bisa, tapi aku bisa. " ucap Sherly.
" Hooh, seorang gadis kecil ingin menakutiku. Jgn harap. "
" TUTUP MULUT MU, AKU SUDAH MENAHAN DIRI SAMPAI SEJAUH INI!!.DAN JIKA KAU MASIH TDK TAHU DIRI, JGN SALAHKAN AKU KAU HANCUR!!." bentak Leo dgn emosi.
" Memangnya kenapa? " ucap Luna dgn suara tinggi.
" Asal kau tahu, kakak ku tdk pernah punya kekasih satu pun!!. Dia tdk pernah memiliki wanita lain selain, kak Nana ku!!. JADI, JGN PERNAH MENGAKU KAU KEKASIH KAKAK KU!! "
Apa yg di ucapkan oleh Leo membuat semua orang (-Anastasia dkk) terkejut buka main. kakak? siapa? apa Leo adik dari Damian?, Kira-kira seperti itulah pertanyaan-pertanyaan mereka. Luna juga tak kalah terkejut dgn hal itu, ia tahu jika Damian punya adik, tapi ia tdk pernah bertemu dgn adik Damian.
Bukan hanya karena Leo tdk pernah terekspos media, tapi karena Leo juga selalu sekolah diluar negeri, karena itu tdk ada yg tahu seperti apa Leo.
" A.. Apa yg kau maksud?. Kakak?. Ka.. kau adik Damian? " tanya Luna gugup.
" Benar, lalu apa yg akan kau lakukan. " ucap Leo dingin.
__ADS_1
Semua orang tdk percaya dgn pengakuan dari Leo, mereka tdk menyangka jika adik dari pengusaha ternama itu ada didekat mereka.
" Heh, kau pikir dgn bicara seperti itu aku akan percaya begitu saja?. Asal kau tahu urusan ku dgn wanita itu, jadi jgn ikut campur. " ucap Luna sombong.
" Lalu apa yg kau inginkan? " tanya Anastasia yg selama ini diam dgn kata-kata dingin dan pandangan yg menatap Luna dgn tajam.
" Aku ingin kau meninggalkan Damian, asal kau tahu dia akan menjadi milikku. Kau hanya orang baru disisinya, sedangkan aku sudah bersama nya sejak ia berusia 13 tahun, jadi ku saran kan kau mundur. "
" Huh, asal kau tahu, orang baru yg ada disisinya itu adalah kau. Aku sudah ada disisinya sejak aku berusia 5 tahu dan Damian 8 tahun. Kami bahkan selalu bersama setiap saat, jadi yg seharusnya mundur adalah kau. " Anastasia tersenyum mengejek saat melihat Luna.
Luna yg mendengar hal itu, semakin benci kpd Anastasia. Ia tdk menduga jika Anastasia sudah mengenal Damian lebih dulu dibandingkan dirinya. Saat ia kehabisan akal, ia melihat kalung yg sedati tadi terus digenggaman oleh Anastasia, ia pun langsung merebut kalung itu. Ia melihat ekspresi Anastasia saat ia mengambil kalung itu dan menyimpulkan jika itu berharga baginya.
" Apa yg kau lakukan, berikan kalung itu!! " bentak Anastasia.
" Heeh, sepertinya kalung kristal ini sanagt berharga bagi mu. Bagaimana jika sebuah penawaran, kau tinggalkan Damian dan akan ku kembalikan kalung ini, jika tidak.... " ancam Luna, ia menggantung kata-katanya.
Luna menyeringai kpd Anastasia dkk, ia bahkan tdk memperdulikan tatapan dari orang-orang yg ada disana.
" Aku akan menghancurkan nya. " ucap Luna lantang.
Luna langsung membandingkan kalung itu sampai hancur, ia tertawa terbahak-bahak melihat ekspresi Anastasia yg tdk percaya. Leo dan yg lainnya sudah sangat kesal dan berencana memberinya pelajaran. Tapi langkah mereka terhenti saat melihat ekspresi Anastasia yg sudah berubah menjadi menyeramkan.
Anastasia sendiri tdk tahu lagi apa yg ia rasakan, marah, sedih, bersalah, tdk percaya bercampur menjadi satu. Ia terus memperhatikan kalung yg sudah hancur oleh Luna. Wajahnya merah padam, tangannya mengepal kuat, bahkan sampai tangannya berdarah.
" Gila.... Kau gila.... " gumam Anastasia yg masih bisa di dengar oleh mereka.
Anastasia langsung berjalan kearah Luna dan memukulnya dgn sangat keras, Luna terjatuh dan meringis kesakitan karena lah itu. Anastasia juga menarik krah baju Luna dan menatapnya dgn tatapan membunuh.
__ADS_1
" APA KAU SUDAH GILA!! KAU TAHU BETAPA BERHARGANYA KALUNG ITU!! BAHKAN JIKA KAU MENYERAHKAN SELURUH KEKAYAAN MU PUN TDK BISA MENGGANTINYA. "
Anastasia yg sedah dikuasai oleh emosi membentak nya dgn sangat keras, Luna bahkan bergetar ketakutan karena hal itu. Ia tdk menyangka kalau Anastasia akan samapai seperti itu jika dia menghancurkan kalung itu.
" A.. apa yg ak.. an kau la..lakukan.A.. asal kau ta..hu ayah.. ku ad.. alah sek.. retaris pre.... presiden ka.. u tdk bi.. sa me.. menyakiti.. ku. " ucap Luna terbata-bata karena ketakutan.
" KAU PIKIR AKU PEDULI!!. BAHKAN JIKA AYAHMU PRESIDEN SEKALI PUN, AKU TDK PEDULI!!!. "
Anastasia mengeluarkan sebuah pisau lipat dari sakunya, Luna yg melihat hal itu semakin ketakutan, ia bahkan mencoba memberontak, tapi Anastasia malah mengikatnya menggunakan dasi Sekolah nya. Luna tdk bisa lagi melawan, Anastasia mulai menyayat setiap bagian tubuh Luna, ia bahkan tdk menghiraukan tatapan ketakutan dari setiap makhluk hidup yg ada disana.
Vero dkk dan yg lainnya pun mencoba menghentikan nya, tapi Anastasia malah menatap mereka dgn tajam, itu membuat mereka tdk berani menghentikan Anastasia. Semua orang yg ada disana pun sama tdk berani, mereka hanya melihat apa yg dilakukan Anastasia. Sherly bergegas menelpon kakaknya utk memberitahukan keadaan Anastasia, dan prensais pun bergegas menuju kesana.
Luna menjerit kesakitan karena Anastasia terus menyayat tubuh nya, bahkan darahnya sampai mengenai pakaian dan wajah Anastasia sekalipun tdk membuatnya berhenti. Saat suasana disana semakin memburuk, Vero dkk mendengar seara langkah kaki yg menuju kesana. Pintu kantin pun terbuka dgn sangat keras, dari sana muncullah Damian dan Ryuzen bersama para guru dan kepala sekolah.
Para murid tdk percaya karena Damian ada disini dan ia datang karena Anastasia.
Mereka panik setelah mendengar ada keributan di kantin, dan saat sampai disana beberapa guru menjerit karena melihat hal itu. Damian dan Ryuzen pun ikut panik karena melihat Anastasia yg sudah seperti itu.
" Apa yg terjadi? kenapa dia sampai bisa seperti itu? " tanya Ryuzen yg panik.
" Itu karena wanita itu menghancurkan kalung milik kak Nana. " ucapan Jordan.
" Wanita itu menghancurkan kalung ini. " Sherly menunjukkan kalung yg dihancurkan oleh Luna, sebelumnya ia sempat memungutnya serpihan kalung itu.
" Hanya karena kalung? " ucap Ryuzen.
" Tdk Ryu, ini bukan kalung biasa. Bagi nana kalung ini sangat berharga. " ucap Damian yg tahu apa arti kalung itu.
__ADS_1
" Pokoknya cepat hentikan dia dulu. " ucap Veronica.