Mafia Girl

Mafia Girl
eps 40


__ADS_3

Esok paginya, Leo pergi kearah kamar Anastasia. Ia ingin membangunkannya utk mengajaknya pergi sekolah, karena pintu kamar Anastasia tdk dikunci ia pun langsung masuk kesana.


Yg tdk disangka dan tdk diduga Leo berteriak saat melihat kakaknya tidur bersama Anastasia. Damian yg merasa terganggu dgn teriakan Leo pun membuka matanya, ia melihat Leo yg mematung di depan pintu kamar sambil menatapnya.


" Kenapa kau menatapku seperti itu?. " tanya Damian.


" Kak, apa kau tidur disini?. " tanya balik Leo.


Mendengar itu Damian pun melihat samping nya dan melihat Anastasia yg masih tertidur dgn pulas, ia pun tersenyum saat melihat Anastasia yg tertidur seperti anak kecil.


" Menurutmu? " tanya Damian tersenyum kearah Leo.


" Apa yg kalian lakukan semalam? " tanya Leo antusias, entah mengapa itu membuatnya bersemangat.


" Tdk ada. " ucap Damian datar.


" Oh... " Leo yg merasa kecewa kehilangan semangat nya.


Tdk lama kemudian, Albert dan Claudia berlari kearahnya dgn wajah yg panik, mereka kesana karena mendengar teriakan Leo. Bahkan saking terkejut nya mendengar teriakan itu, Claudia yg sedang memasang membawa wajan yg akan ia gunakan di dapur.


" Leo, ada apa nak? " tanya Claudia khawatir.


" Ah, tdk. Aku hanya terkejut melihat Kak Damian tidur disini. " ucap Leo santai.


" Ya ampun, kau ini membuat kami khawatir saja. " ucap Claudia kesal.


" Ku kira apa yg terjadi. " ucap Albert.


Keributan itu membuat Anastasia terbangun dari tidurnya, dan bingung karena mereka ada dikamar Anastasia.


" Selamat pagi, ada apa? " tanya Anastasia yg baru saja bangun karena keributan itu.


" Tdk ada, kepala Leo hanya terbentur pintu. " dusta Damian.


" Hah, kau baik-baik saja, Leo. " tanya Anastasia khawatir.


" Jgn khawatir kak, aku baik-baik saja. Tapi mataku tdk. " ucal Leo.


" Apa hubungan?. " Anastasia memiringkan kepalanya tanda tdk mengerti.


Claudia terkekeh melihat wajah bingung Anastasia yg polos, ia tdk pernah menyangka Anastasia bisa seperti itu.


" Sudah, sudah. Kalian bersiaplah lah, lalu sarapan. Apa kau akan sekolah, nana?. " tanya Claudia.


" Iya ibu. " ucap Anastasia dgn senyumannya.


" Kau yakin, dgn kondisi seperti itu. " tanya Albert.


" Aku tdk apa, ayah. " Anastasia meyakinkan Albert utk mengijinkan nya pergi sekolah.

__ADS_1


" Baiklah. "


Anastasia senang karena Albert mengijinkannya utk pergi sekolah, ia pun segera bersiap, dan pergi sarapan bersama. Setelah selesai iya pun pergi kesekolah diantar Damian, sebenarnya ia bisa pergi bersama Leo tapi Damian memaksanya. Saat sampai didepan sekolah, Anastasia melihat teman-temannya menunggu disana.


" Terima kasih sudah mengantar ku, kak. Nanti ingat utk datang ke monsion ku. " ucap Anastasia.


" Tentu saja. Tapi sebelum kau turun, apa tdk mau memberiku hadiah. " ucap Damian tersenyum kearahnya.


" Oh, iya. "


Anastasia pun mengecup bibir Damian sekilas dan bergegas pergi kearah teman-temannya. Damian yg diperlakukan seperti itu mematung, ia tdk menyangka Anastasia melakukannya. Ia pun tersenyum melihat Anastasia yg sudah pergi menjauh, dan ia pun pergi meninggalkan sekolah itu.


" Nana, bagaimana kondisi mu?. " tanya Veronica.


" Aku baik. " jawab Anastasia singkat jelas dan padat.


" Yah, sikap dinginnya kumat. " ucap Jordan.


" Memang kenapa?. " tanya Anastasia.


" Tdk apa-apa sih, tapi kenapa kau tdk pernah ceria disekolah? " tanya Katania.


" Tdk tahu. "


" Dasar irit ngomong. " gerutu Veronica.


Anastasia hanya tersenyum mendengar gerutuan Veronica, ia tahu teman-temannya mengkhawatirkan nya. Ia senang karena bisa mendapatkan sahabat seperti mereka. Saat sampai Kelas Anastasia langsung duduk di tempat nya, dan yg lain nya pun berkumpul setelah menyimpan tas mereka.


" Sudah nona, mereka sedang menunggu di ruang penyiksaan. " ucap Adrian.


" Siapa yg kakak maksud? " tanya Leo.


" Kau akan segera tahu. "


" Ngomong-ngomong aku ingin tahu kenapa kak Damian tidur dikamar kakak? " tanya Leo.


" Apa!!. " ucap mereka kompak.


Wajah Anastasia merah seketika, ia pun melirik Leo dgn tatapan yg tajam. Kenapa Leo tdk mengenal waktu utk bertanya, membuat Vero dkk, Jordan dan Adrian terkejut setengah hidup. Mereka juga menjadi pusat perhatina dikelas karena mereka berteriak saat mendengar hal itu.


" Nana, apa itu benar?. " Cassandra berbisik karena menyadari situasinya.


" Haah, iya. " Anastasia menghela nafas karena hal itu.


" Wow, apa yg telah kalian lakukan? " bisik Veronica.


" Tdk ada, hanya tidur bersama. " ucap Anastasia datar.


" Kakak yakin hanya itu?. " tanya Jordan menggoda Anastasia.

__ADS_1


" Jordan!! "


" Hehehe.... Maaf hanya bercanda. "


Jordan hanya cengengesan setelah mendapatkan tatapan tajam dari Anastasia. Tdk lama kemudian bel pelajaran pun berbunyi, mereka pun kembali ke tempat masing-masing. Bu Wanda pun masuk ke kelas mereka.


" Anak-anak hari ini kita kedatangan murid baru. " ucap bu Wanda.


Ucapan bu Wanda membuat seisi kelas (-Anastasia dkk) menjadi heboh.


" Wah, Kira-kira siapa yg?. "


" Cewe apa cowo?."


" Gimana ya sifatnya?. "


" Cantik atau ganteng ya?. "


Kira-kira seperti itulah yg dibicarakan oleh mereka. Bu Wanda pun mempersilahkan murid baru itu masuk.


" Silahkan masuk dan perkenalkan dirimu. " ucapnya.


Saat itu masuklah seorang gadis cantik, ia membuat Anastasia dkk mematung tdk percaya dgn apa yg mereka lihat. Gadis itu adalah Sherly, adik Anastasia. Seisi kelas pun kembali heboh dgn kehadiran nya.


" Sherly?. " batin Anastasia dkk.


" Halo semuanya, namaku Sherly Zaffriana Chornelia. Salam kenal. " ucap Sherly


" Anu... Apa kau adalah nona muda keluarga Chornelia?. " tanya salah satu murid.


" Benar. " ucap Sherly.


" Lalu mengapa nama mu hampir sama dgn Anastasia?. "


" Oh, itu karena..... Dia adalah kakakku. "


Semua orang (-Anastasia dkk) tercengang mendengar hal itu, mereka tdk menduga kalau Anastasia adalah anggota keluarga Chornelia. Pantas saja Anastasia sangat berwibawa, keributan itu berhenti ketika Anastasia menggebrak mejanya, membuat semua mata manusia yg ada disana menatapnya.


BRAAKK...


" Rahasiakan siapa kami, jika tidak kalian akan tahu akibatnya. " ancam Anda dingin.


" Ba.. Baik. " all.


Tatapan dingin Anastasia membuat semua orang merinding karenanya, mereka tdk mau memprovokasi Anastasia dan memilih patuh, karena Anastasia jiga tdk menyulitkan mereka. Sherly yg melihat itu semakin kagum dgn kakaknya, ia sangat ingin mengenai kakaknya lebih jauh lagi.


Setelah itu Sherly pun dipersilahkan duduk dan pelajaran pun dimulai. Saat bel istirahat berbunyi, semua orang berhamburan keluar dari kelas mereka, begitu pun dgn Anastasia dkk yg dia tambah Sherly.


" Kak, kau ikut ke kantin ya. " ucap Sherly.

__ADS_1


" Tentu. " ucap Anastasia


Mereka pun pergi ke kantin bersama, selama diperjalanan mereka terus diperhatikan oleh murid-murid yg ada disana. Apalagi sekarang ada Sherly yg nyatanya adalah seorang artis bersama mereka. Anastasia seorang saja sudah membuat seisi sekolah terpesona kpdnya, apalagi ada Sherly yg seorang artis bersama mereka.


__ADS_2