
Saat ini Veronica sedang menatap malas apa yg ada di hadapan nya, ia tengah melihat Cassandra mengajari Sherly beladiri. Ia juga merasa aneh sih, kenapa Sherly tiba-tiba saja minta di ajari beladiri. Tapi saat di tanya, dia bilang kalau dia tdk mau terus di goda cowok-cowok Fakboy sekolah, makanya dia belajar bela diri.
" Emang ada hubungan nya, ya. Belajar beladiri sama buat para cowok playboy kapok. " batin Veronica.
" Tentu saja ada Vero. " ucao Katania yg tiba-tiba ada di belakang nya.
" Eh buset, ngagetin tau.. " gerutu Veronica.
" Siapa suruh melamun kaya gitu. " ucao Katania yg langsung duduk di samping Veronica.
Veronica hanya mendengus kesal karena Katania mengagetkan nya, tapi moodnya langsung baik karena ditawari cemilan oleh Katania.
" Ngomong-ngomong kok bisa tahu apa yg ada di pikiran ku, sih? " tanya Veronica.
" Iya taulah, orang aku juga mikirnya kaya gitu. " jawab Katania.
" Lalu? "
" Iya tentu ada hubungannya, Vero. Jika Sherly meu membuat para fakboy berhenti gangguin dia, maka tinggal banting aja kan. "
" Benar juga. "
Mereka berdua pun tertawa membayangkan jika Sherly yg lembut itu membanting cowok-cowok yg gangguin dia. Tdk lama pun Anastasia turun dari kamarnya dan berjalan melewati mereka.
" Nana, mau ke mana? " tanya Katania.
" Mall, mau ikut? " tanya balik Anastasia.
" Mau. " ucap mereka berdua kompak.
Mereka pun langsung bangkit berdiri dan menghampiri Anastasia.
" Cass, Sherly, Mau nitip gak? " tanya Veronica.
" Aku mau eskrim, kak. " jawab Sherly.
" Aku mh terserah. " jawab Cassandra
" Oke. "
Veronica pun bergegas utk pergi bersama dgn Anastasia dan Katania, kali ini mereka hanya memakai mobil yg biasa di pakai Vero dkk. Ia dari pada satu satu kan cuma tiga orang.
Mereka melaju di jalanan kota dgn diiringi canda dan tawa diantara mereka, setelah beberapa menit berkendara mereka pun sampai di Mall yg biasa dikunjungi oleh mereka.
Mereka pun masuk bersama ke sana, tapi Anastasia memutuskan utk berpisah bersama mereka di dalam sana.
" Kalian, pergilah beli barang yg kalian butuhkan, dan ambil ini. " ucap Anastasia yg menyerahkan daftar belanjaannya dan juga kartu gold nya.
" Kau mau ke mana? " tanya Katania.
" Ke suatu tempat, tenang aja masih satu Mall kok. Kita kumpul lagi nanti, bye. " ucapnya sambil pergi dari sana.
Mereka hanya menatap Anastasia yg semakin menjauh dari mereka, tapi ya jika Anastasia punya urusan mereka juga punya, yaitu belanja.
" Ya udah, kita lihat apa saja yg akan di beli Nana dulu. " ucap Veronica membuka catatan itu. " Buset, banyak bener. " ucapnya saat melihat catatan Anastasia.
" Iya, untungnya dia memberi kita kartunya. " ucap Katania.
" Iya udah, ayo. "
Mereka pun mulai berbelanja semua yg tercatat di sana dan juga apa yg mereka butuhkan, disisi lain Anastasia pergi ke sebuah kedai yg menjual kopi, hanya kopi.
Krincing.... Suara bel pintu saat Anastasia masuk ke dalamnya, ia melihat hanya beberapa orang saja yg ada disana.
" Selamat datang di kedai kami, apa yg ada pesan? " ucap Barista yg ada di sana tersenyum ramah kpd Anastasia.
__ADS_1
Anastasia menatap Barista itu sebentar, pria berumur sekitar 15 tahun, mungkin dia bekerja sambilan di sana. Tapi menurut anak buahnya pria itu sudah disana lama, ada kemungkinan dia adalah anak atau pemilik kedai itu sendiri, ia kemudian melangkah mendekati nya.
" Aku ingin secangkir teh hijau dgn kue spons. " ucap Anastasia datar, sedikit berbisik juga sih.
Jika ada yg mendengar ucapan Anastasia pasti sudah mentertawakan nya, mana mungkin dia meminta teh dan kue di kedai kopi. Tapi tdk dgn kedai kopi itu, dan apa yg di pesan Anastasia bukanlah hal yg seperti itu.
Barista itu sedikit tertegun dgn permintaan Anastasia, sudah pasti dia tahu apa yg diminta gadis itu. Ia pun tersenyum kembali dan meminta Barista lain utk menggantikannya, sedangkan dia membawa Anastasia menuju apa yg ia pesan.
Anastasia hanya mengikuti pria itu masuk ke area kedai itu lebih dalam lagi, mereka masuk ke dlm ruangan yg seperti gudang dari luar. Tapi saat mereka masuk pria Barista itu langsung menekan sebuah tombol tersembunyi di dinding itu.
Seketika lantai ruangan itu bergerak turun menuju tempat yg di inginkan nya.
" Bagaimana anda bisa tahu kata kunci itu, Nona? " tanya Barista itu tetap tersenyum kpd Anastasia.
" Aku tahu semua tentang kedai ini. " ucap Anastasia datar.
" Begitu kah? Iya baiklah, kalau begitu aku yg akan menjadi pemandu anda, nona. Nama ku Kriss." ucapnya.
Saat itu juga mereka berhenti turun dan sebuah pintu terbuka utk mereka.
" Kau bisa memanggilku Lady Sia." ucap Anastasia keluar dari sana.
Pria bernama Kriss itu kembali tertegun, tentu ia tahu siapa yg diucapkan oleh gadis itu. Tapi ia tdk menyangka akan bertemu dgnnya seperti itu, ia pun berjalan mengikuti nya.
Di sana Anastasia harus menunjukkan kartu undangan nya kpd penjaga terlebih dahulu, ia mengeluarkan sebuah kartu gold sama seperti kartu yg ia berikan kpd Vero sebelumnya, namun fungsi nya berbeda.
Setelah itu penjaga itu membungkuk hormat dan memberikannya jalan serta mangawalnya ketempat yg disediakan.
" Anda benar-benar sangat hebat, tdk ku sangka bisa bertemu dgn anda Lady. " ucap Kriss.
Anastasia hanya membalas nya dgn deheman kecil, meski begitu Kriss tetap tersenyum kpdnya. Karena ia tahu jika Anastasia bukanlah orang yg mudah di capai.
Saat akan masuk ke tempatnya, Anastasia mengambil sebuah topeng dan memakai nya, ia juga memberikan satu kpd Kriss.
" Pastikan kau menjaga identitas ku dimana pun, dan kau tdk boleh menunjukkan identitas mu jika bersama dgn ku di tempat seperti ini. " ucap Anastasia.
Mereka pun masuk kesana dan melihat acara lelang disana, tentu saja itu adalah pelelangan gelap yg terjadi di bawah mall mewah yg ada di negara S. Disana ada banyak orang-orang yg mengincar benda-benda yg bagus utk di bawa pulang, tentu saja bukan hanya Anastasia mafia yg ada di sana.
Ia melihat ada banyak anggota mafia yg turut hadir, termasuk dgn mafia 10 besar dunia saat ini. Ia bahkan melihat Damian yg mengikuti pelelangan ini dan menatapnya terkejut. Ia hanya tersenyum kearahnya dan melambaikan tangannya.
" Anda mengenalnya, Lady? " tanya Kriss.
" Tentu saja, dia adalah king mafia. Orang no 1 yg paling ditakuti dunia, dan juga tunangan ku. " ucap Anastasia.
" Anda bertunangan dgn king mafia? " tanya nya terkejut dgn pernyataan Anastasia.
" Iya."
Setelah itu pelelangan pun dimulai, beruntung sekali Anastasia berada di lantai dua, jadi ia tdk perlu bersusah payah melihat apa yg dilelang.
" Lady, bagaimana menurutmu dgn kalung berlian itu. Apa anda tdk tertarik? " tanya Kriss.
" Tdk, aku punya yg lebih baik. " jawab Anastasia.
Saat ini masih tdk ada barang yg bisa menarik perhatiannya, hanya beberapa perhiasan dan juga gadis-gadis malang yg dijual di sana.
" Membosankan. " gerutunya. " Ngomong-ngomong Kriss, berapa lama kau bekerja di sana? " tanya Anastasia.
" Ah, itu sekitar dua tahun lebih. Aku harus memenuhi kebutuhan hidup ku, orang tua ku dibantai oleh kelompok Black Eye waktu aku berumur 12 tahu. Sejak itu aku harus bekerja utk memenuhi kebutuhan ku sendiri. " ucapnya tertunduk.
Anastasia melihatnya, mata Kriss mulai berkaca-kaca jelas itu adalah masa-masa yg sulit utk anak semuda Kriss.
" Bagaimana jika kau ikut dgn ku, tinggalkan pekerjaan mu yg sekarang dan jadi bagaimana dari kami, kau bisa menyebut ku kakak. " ucapnya
" Be.. Benarkah? " tanya Kriss.
__ADS_1
Anastasia hanya menganggukkan kepalanya kpd Kriss, itu membuat nya tersenyum bahagia. Pada akhirnya dia bisa merasakan lagi bagaimana punya keluarga, ia sangat bahagia karena Anastasia mau menerimanya.
" Terima kasih, Lady. " ucap Kriss.
" Panggil aku kakak. " ucap Anastasia menatap Kriss tajam.
" Ba.. Baiklah kak. " ucap Kriss yg masih canggung utk mengatakan nya
Anastasia hanya tersenyum kemudian membelai rambutnya, itu juga membuat Kriss terkejut melihat senyuman Anastasia, tapi ia juga merasa sangat di sanyangi, ia pun berjanji kpd dirinya sendiri kalau dia akan melindungi Anastasia.
" Ngomong-ngomong Black Eye sudah mati loh. " ucap Anastasia datar.
" Apa?! " tanya balik Kriss yg terkejut.
" Iya, mereka menculik ibuku tanpa tahu siapa anaknya, langsung ku bantai saja. " ucap Anastasia.
" O.. Oh begitu. " ucap Krisis.
Pembicaraan mereka berakhir ketika pembawa acaranya menawarkan sesuatu yg membuatnya tertarik, ia pun tersenyum senang melihat apa yg ditawarkan disana.
" Baiklah semuanya, kali ini saya menawarkan senjata yg bagus. Senjata senjata ini adalah paket lengkap tentu saja harus dibawa semua, sebuah katana yg kuat dan indah dan juga senjata api baru yg dikeluarkan oleh pemerintah utk tentara mereka.
Tapi karena kami mendapatkan sponsor yg memberikan ini utk ditawar di sini. Lihatlah semua kotak berisi kan senjata api ini, kalian bisa mendapatkan nya dgn harga yg dimulai dari 500 juta dolar. " ucap pembawa acara itu.
" 600 juta. " tamu no 20
" 650 juta. " tamu no 45
Dan harga mereka terus naik sampai ke puncak.
" Kau tdk tertarik Damian? " tanya Zaroon yg menemani Damian.
" Tdk, kita punya yg lain. Tapi sepertinya kucing itu menginginkan nya. " ucap Damian yg terus menatap Anastasia yg antusias melihat itu.
Damian terus tersenyum melihat tingkah lucu yg diperlihatkan Anastasia saat melihat kumpulan senjata itu. Anastasia sendiri memang antusias, dia menginginkan senjata- senjata itu utk koleksi nya.
" Ini dia yg kutinggu-tunggu. " ucapnya senang.
" 1 Milyar. " tamu no 32
" 10 Milyar dolar. " ucap Anastasia.
Penawaran itu langsung membuat gaduh tempat itu, siapa yg berani menawar semua senjata itu 10 milyar dolar. Itu adalah jumlah uang yg sangat fantastis, tdk mungkin orang sembarangan yg menawarkan nya.
" Siapa yg berani melawan ku itu. " geram tamu no 32,dia adalah mafia no 4 dunia.
" Tenang lah jika kau masih ingin hidup. " ucap pria yg ada di samping nya, dia mafia no 3 saat ini.
" Apa maksud mu? " tanyanya geram.
" Dia Queen mafia, apa kau mau dihancurkan olehnya. Apalagi dia sekarang sangat dekat dgn King mafia, mungkin mereka punya hubungan kusus mengingat mereka selalu beraksi bersama. " ucap nya.
" Ughh... " pria itu hanya pasrah dan tdk menawarkan lagi, dia masih ingin kepalanya tetap terhubung dgn tubuhnya.
Kekejaman Anastasia dlm menyingkirkan lawannya memang sangat terkenal, yaitu memisahkan kepala dari tubuhnya. Apalagi Eksekusi nya yg menjadi penyiksaan yg peling ditakuti di dunia bawah, membuatnya tdk ada yg berani melawan.
------------------------------------------------------------------------
Nama : Kriss Martin.
Umur : 15 tahun.
Sifat : Ceria, Baik, penurut.
__ADS_1
Ket : Adik baru yg di angkat Anastasia.