Mafia Girl

Mafia Girl
#Lagi?!


__ADS_3

Keesokan harinya,Megan bangun dari


tempat tidurnya dengan langkah gontai.


Ia tak percaya bahwa hampir semalaman


ia menghabiskan waktunya di club dan memakai waktu kerjanya untuk beristirahat. Terbukti saat dirinya terbangun,jarum jam sudah menunjukan pukul 10.15.


Megan sudah siap dengan pakaian kerjanya tetapi ia mengurungkan niatnya sejenak saat sebuah pesan masuk kedalam ponselnya. Ia meraih benda pipih yang tersimpan di atas nakas dan menggeser geser layar Hp-nya.


Gavin:Bos ingin kau ada dirumahnya sekarang


Me:Ayolah?Bukankah kalian sudah tahut bahwa aku juga mempunyai kehudupan


Gavin:Maka tolong jangan katakan itu padaku.Katakanlah hal itu langsung pada bos!


Me:Baiklah aku akan datang


Gavin:Dalam setengah jam!


Me:What?!


Gavin:Kenapa?Ada masalah?


Me:Bahkan aku saja baru bangun tidur.Tidak bisakah kau memberi waktu lebih lama?


Gavin:Dasar!Apakah setengah jam tidak cukup untuk menghilangkan rasa malasmu?


Me:Baiklah,,,,baik aku akan segera datang!

__ADS_1


Gavin:Thank you:)


Megan memutar matanya malas dan segera meninggalkan pesan itu.Jari jemarinya ia gerakan kembali untuk mencari kontak sekretarisnya.


Me:Ariel,hari ini aku tidak bisa datang ke kantor.Jadi kau urus semuannya!


Ariel:Tidak masalah nona


Me:Jika ada sesuatu yang penting,cepat hubungi saya


Ariel:Baiklah


Megan berjalan kembali menuju walk in closet miliknya untuk mengganti pakaian yang ia kenakan.Tangannya mengambil kaos polos berwarna putih dengan celana training pendek.Rambutnya ia rapikan kembali dan diikat menjadi satu di belakang kepala.Hak heels yang hendak ia kenakan,lagi lagi harus ia ganti dengan sepatu sneakers yang berwarna senada dengan celananya,hitam.


Dalam perjalanannya,Megan menghentikan mobilnya terlebih dahulu di depan starbuck untuk membeli coffee expreso dan mufin yang ia gunakan untuk mengganjal perutnya sebagai sarapan.Ia melajukan kembali kendarannya setelah selesai dengan tempat itu.


Megan mengetuk pintu besar yang berada di depannya sebanyak tiga kali setelah menyapa dengan sebuah anggukan kepada empat orang lelaki berotot yang berjaga di depan pintu.Masing masing dari mereka membawa sebuah senjata ditangannya.Pintu pun terbuka lebar saat lelaki bertubuh tinggi dan berkumis tipis menariknya dari dalam.Ia adalah Aydin.Salah satu anggota 'The Beast'


"Hai Nata".Sapa Kenzie dengan senyumannya


"Bagaimana kabarmu,Nat?".Tanya Arion dengan seringaiannya.Megan tahu bahwa lelaki itu tidak pernah menyukai kehadirannya.Andai saja tidak ada peraturan yang Megan pegang,ia pasti sudah menarik dan merobek wajah menjengkelkan itu.


"Apakah kau bodoh sehingga kau tidak bisa menilai apa yang sedang kau lihat ini!". Megan merasa bangga karena lelaki itu langsung menunduk dan menampakkan wajah kesalnya.Terbayar sudah untuk kali ini!


"Aku tidak akan mengatakan hal itu jika kau tidak memulai lebih dulu".Seringaian itupun kini berpindah di wajah Megan.Megan bisa melihat bahwa lelaki itu terlihat sangat kesal padanya.Terlihat jelas bahwa Arion ingin membalas tetapi ia tidak tahu harus menggunakan dengan kata kata apa agar tidak membuat dirinya malu.


Daripada melanjutkan perdebatan yang tidak bermanfaat itu,Megan melanjutkan langkah kakinya kembali.Terus berjalan masuk lebih dalam dan ia bisa melihat Delvin dan Anton yang sedang terbaring malas di ruang tengah. Dengan Tv yang terus menyala tanpa mereka perdulikan sama sekali.Karena mata keduannya itu sedang tertutup rapat.


Megan melanjutkan kembali langkahan kakinya dengan volume yang lebih cepat. Menyusuri koridor dengan setiap ruangannya berada dalam pengawasan penjaga.

__ADS_1


"Aaa,,,!!Kau hampir menumpahkan minuman yang telah aku buat".Rengek Gavin yang saat itu keluar dari dapur.Darimana Megan bisa tahu bahwa akan ada orang yang akan keluar dari sana.Lagipula Gavin sendiri yang salah karena berjalan dengan wajah tertunduk.


"Lain kali perhatikanlah apa yang ada di depanmu.Jangan yang ada di pikiranmu!".


"Dasar kasar!".Cibirnya dengan sajah tertekuk dan cemberut.Baru saja ia memasuki rumah ini,sudah dua kali ia dibuat jengah oleh mahluk yang berjenis sama.Yaitu laki laki.


"Cepat katakan kenapa bos memanggilku?". Tanya Megan yang sudah tidak mau berbasa basi lagi.


"Ikut aku".Gavin berbalik dan menyimpan terlebih dahulu gelas yang ia pegang di atas meja.Berjalan lurus dengan Megan mengekor dibelakang.Dan berhenti saat di depan sebuah ruangan yang dinding dindingnya sendiri terbuat dari kaca tebal.Di dalamnya pun terdapat banyak barang berguna mulai dari ukuran besar sampai ukuran kecil.Itu adalah tempat Gym.Tempat pertama seorang pemula saat mendapatkan sebuah ujian.


Gavin dan Megan berjalan beriringan memasuki ruangan itu.Berjalan mendekat


ke arah bos mereka yang tampak sedang berbincang bincang dengan seorang lelaki berambut coklat.Mereka berdua tidak bisa melihat jelas siapa dia karena dia duduk membelakangi pintu masuk.Mata bosnya langsung saja mendarat ke arah Megan.


Megan POV


"Nata!".Panggil bos kearahku saat ia melihat kedatanganku.Akupun hanya tersenyum tipis dan segera menghentikan langkahku.Berdiri bersisian dengan lelaki yang sedari tadi menemaniku,Gavin.


"Kalau begitu,tolong kamu panggilkan yang lainnya Gav".Ujar bos yang langsung dipatuhi oleh Gavin.Sekarang hanya tersisa aku,bos dan seorang lelaki yang belum menampakan wajahnya itu.


Segera,lelaki berambut coklat itupun membalikkan tubuhnya.Lelaki itupun tampak tersenyum simpul saat tatapannya beradu dengan tatapanku. Membuat sebuah keakraban yang langsung menjalar diseluruh tubuhku.Ahh dan sekarang akupun ingat,dia adalah lelaki yang sama,lelaki dengan bola mata coklat itu.Tetapi kenapa sekarang lagi lagi tampak berbeda?


"Kamu!".Serunya dengan nada melengking. Terlihat jelas bahwa ia sedang berada dalam posisi yang sangat terkejut.Aku menyeringai kearahnya.Melipat kedua tanganku di depan dada dan memperhatikan penampilan lelaki itu dengan seksama.


"Memangnya siapa yang kau harapkan?". Tanyaku masih dengan sebuah seringaian yang aku lontarkan.Wajahnya terlihat tampak cemberut dan tak suka karena respon yang aku berikan padanya.


"Nata perkenalkan dia adalah,Ray Aiden". Kenal bos kepadaku sambil menunjuk ke arah lelaki yang sedang berdiri di depanku itu.


"Dan dia akan bergabung dengan kita". Sambung bos

__ADS_1


__ADS_2