
"Hem, sebaiknya aku ke dapur saja"gumam lia dan berjalan keluar keluar kamar.
Setelah lia sampai di dapur dan seperti biasa para pelayan sedang sibuk di dapur.
"Kalian masak apa hari ini"tanya lia yang mengejutkan para pelayan itu.
"Ini mau masak semur non"jawab salah satu pelayan itu.
"Oh, ya udah kalau giti biar lia aja yang masak nya"ucap lia.
"Tapi non....."
"eeiits, sudah tidak ada tapi-tapian hari ini biar saya yang masak dan kalian bisa bantu saya kan"ucap lia tersenyum ramah pada pelayan itu.
"Baik non"ucap pelayan itu.
"Oke, kita mulai"ucap lia dan mulai menggerakkan jemari-jemari tangannya.
Satu demi satu lia memasukkan semua bumbu yang sudah di haluskan dan setelah beberapa menit semua masakan yang telah di masak oleh lia dan juga di bantu pelayan yang ada di dapur sudah matang dan hanya menunggu waktu makan malam.
Dan berhubungan waktu sudah sore lia masuk ke kamar untuk melihat apa kah davin sudah bangun atau belum.
"Loh belum bangun ternyata."gumam lia dan berjalan ke arah davin berniat untuk membangunkan nya.
"Tuan..tuan bangun..bangun tuan"lia terus saja berusaha membangunkan davin namun davin masih tetap pulas dengan tidurnya.
"Baiklah mungkin tuan davin masih mengantuk, sebaiknya aku mandi dulu"ucap lia dan berjalan masuk ke kamar mandi dengan membawa handuk nya.
Setelah beberapa menit di di kamar mandi lia keluar dan benar saja davin masih tetap belum bangun juga.
Lia tidak memutuskan untuk membangunkan davin melainkan mengambil pakaian nya di lemari dan langsung pergi ke ruang ganti.
Setelah lia selesai berganti pakaian lia langsung pergi menghampiri davin yang tak kunjung bangun sedari tadi.
"Tuan bangun ini sudah sore, tuan davin"lia yang membangunkan davin sambil memegangi kening davin dan dirasakan nya panas.
"Ya tuhan tuan davin, ternyata kau demam"ucap lia dengan wajah yang panik.
Lia berjalan ke dapur untuk mengambil air dan juga kompres.
__ADS_1
Dengan wajah yang panik lia terbirit-birit lari ke atas dengan membawa air dan juga kompres, pelayan yang melihat lia terbirit-birit ada rasa heran tapi juga menyimpan senyum tipis di wajah nya.
Lia yang sudah berada di kamar dan langsung memasangkan kompres di kening davin padahal sebenarnya lia sendiri baru sembuh dari demam nya tapi karna panik lia sampai lupa akan kondisi nya sendiri.
"Tuan apa kau butuh seorang dokter"tanya lia pada davin karna davin sudah mulai sedikit mengerjapkan mata nya.
"Aakh, kepala ku sakit sekali"lirih davin.
"Baiklah tuan tunggu sebentar saya akan meminta tuan rimos lee untuk ke sini."ucap lia dan meraih handphone nya di atas nakas.
"πHalo tuan rimos, apa kau bisa datang ke sini tuan davin sedang demam sekarang dan kepala nya juga kata nya sakit tolong datang ke sini dan juga dokter nya ya"ucap lia tanpa membiarkan rimos berbicara.
"πBaik nona saya akan segera datang ke sana"ucap rimos di seberang telepon.
"πKau cepat datang ke sini"ucap lia dan memutuskan sambungan telepon nya.
*****
Rimos yang mendapati kabar tentang kondisi davin langsung menelpon dokter dan pergi ke rumah davin segera.
Setelah rimos dan juga dokter nya sampai di rumah davin dan langsung menuju ke kamar davin.
"Masuk"jawab lia.
"Dokter, tolong cepat kau periksa suami saya tadi dia sempat tidak bangun dari tidur nya sejak siang tadi dan tuan davin baru bangun sekarang tapi dia bilang kepala nya sakit."ucap lia dengan wajah yang masih tersulut panik.
Dokter yang mendengar perkataan lka langsung duduk di tepi ranjang dan memeriksa davin.
Rimos yang diam dan tersenyum memerhatikan lia yang sangat panik dan khawatir melihat kondisi davin itu merasa senang.
"Aku tahu dia tulus pada mu davin dan kau harus menyadari hal ini"batin rimos dan tersenyum tipis.
"Bagaimana keadaan suami saya dok apa di baik-baik saja"tanya lia pada sang dokter.
"Pak davin baik-baik saja, hanya saja dia sedikit kelelahan dan harus banyak istirahat dan berikan obat ini dan di minum 3 kali sehari"jawab dokter dan memberikan obat pada lia.
"Terima kasih dok"ucap lia dan di angguki oleh dokter.
"Baiklah, mari dok saya antar"ucap rimos.
__ADS_1
Sebenarnya dokter nya bjsa pergi sendiri tapi karna davin ingin membuat alasan agar davin bisa di rawat oleh lia secara leluasa.
"Eh tuan rimos, saya benar-benar berterima kasih karna tuan sudah mau membantu saya"ucap lia dan tersenyum ramah pada rimos.
"Hem, sama-sama nona kau tidak perlu berterima kasih pada ku karna itu adalah tugas ku sebagai asisten nya bos davin kalau begitu saya permisi."jawab rimos dan pergi dari kamar davin bersama dokter nya.
Setelah rimos dan dokter nya pergi lia langsung duduk di tepi ranjang dan membantu davin untuk bangun.
"Tuan tunggu sebentar di sini saya akan membuatkan bubur"ucap lia dan beranjak dari tepi ranjang.
Davin yang terus diam sedari tadi ternyata memerhatikan lia yang panik karna mengkhawatir kan keadaan nya.
Setelah beberapa menit lia kembali ke kamar dengan membawa nampan yang berisi bubur dan air minum.
"Tuan sekarang tuan makan bubur nya dan setelah itu minum obat"ucap lia.
"Kenapa kau peduli pada ku, apa kau tidak dendam padaku"tanya davin dingin.
"Untuk apa saya membenci anda, tuan adalah suami saya dan apa pun yang tuan lakukan terhadap saya, saya akan menerima nya saya akan menjadikan sikap tuan yang seperti itu kepada saya sebagai tanda sayang"jawab lia dengan senyum manis nya walaupun lia sempat ingin menangis.
Davin yang mendengar jawaban yang di berikan lia terdiam kaku karna tidak pernah menyangka akan mendapatkan jawaban seperti itu.
"Tuan kenapa diam, ayo makan buburnya dan setelah itu minum obat"ucap lia.
"Menurut mu apa aku ini orang yang sangat kejam dan tidak punya hati"tanya davin dengan wajah nya yang datar.
"Awal nya saya pikir juga begitu tapi saya tahu kalau di mata tuan ada banyak sekali kebaikan dan juga cinta dan kasih sayang yang begitu besar, saya tidak tau kenapa tuan bisa bersikap seperti."
"Tapi yang jelas tuan sebenar nya bukan orang seperti itu karna jika tuan adalah orang yang kejam tuan sendiri mungkin tidak akan menyayangi lisa lebih dari diri tuan sendiri"tutur lia sambil menyuapi davin dengan bubur nya.
Dan lagi-lagi davin hanya terdiam kaku mendengar penuturan dari lia.
ππππππππππππππππ
Udah dulu ya nanti aku sambung lagi ceritanya dan semoga kalian semua yang sudah mampir menyukai cerita yang aku buat.
Jangan lupa like, komen, dan vote
Dan hadiahnya πΉπΉπΉπ€π€π€
__ADS_1
..............TERIMA KASIH............