
~Author : Rencananya 'Mafia kejam blasteran korea ini mau author bikinin season 02 nya kira-kira pada setuju ngga. komen dibawah ya 👇👇
Malam sudah berganti pagi dan kini lia, lisa dan davin sudah berada di meja makan yang hening tidak ada percakapan apapun.
"Lisa, kenapa matamu bengkak? Apa kamu menangis semalaman?"tanya davin menghancurkan keheningan di antara mereka
"Tidak apa-apa semalam aku hanya tidak bisa tidur jadi tidurnya kemalaman mangkanya mata lisa jadi bengkak"ucap lisa berbohong.
"Tapi kenapa matamu bengkak seperti orang yang menangis semalaman?"tanya davin kembali tidak percaya dengan jawaban lisa.
"I_iya lisa tidak bohong"jawab lisa sedikit gugup.
Entah kenapa lisa tidak berani berkata jujur pada kakaknya kejadian semalam apa lagi jika kakaknya tau dia menangis karena siapa dan mengapa maka kakaknya itu akn marah besar nantinya.
"Lalu kenapa kamu tidur kemalaman?apa yang membuat kamu begadang? "selidik davin namun saat melihat wajah lisa lia menghentikan davin.
"Mas davin sudahlah, wajar saja jika lisa bergadang karna dia pasti belajar semalaman apa lagi lisa juga akan menghadapi sidang skripsi belum lagi lisa juga pasti ingin mendapatkan nilai yang bagus"ucap lia sambil menatap adik iparnya.
"Benarkah begitu? "tanya davin dengan melihat ke arah lisa.
Lisa mengangguk.
Saat mereka melanjutkan makannya tiba-tiba salah satu pelayan menghampiri mereka dan mengatakan sesuatu yang membuat davin dan lia terkejut.
***
Skip time
Diruang tengah tampak semuanya terdiam begitu juga dengan lisa karena mendengar keputusan rimos yang akan kembali ke korea.
"Rimos apa kau yakin akan kembali ke korea lalu bagaimana dengan perusahaan apa kau tidak memikirkan itu?"tanya davin dengan melihat rimos.
"Maaf bos,sekali lagi saya minta maaf "jawab rimos yang tidak bisa mengatakan apa pun selain maaf dan sesekali melihat lisa yang sudah membendung air matanya.
"Dengar rimos jika kau mengatakan ini jauh-jauh hari mungkin aku bisa membantu mu untuk menyelesaikan masalah mu disana dan kamu tidak perlu menetap disana"
"Apa lagi jika kamu pergi maka bukan hanya aku dan perusahaan saja yang kehilangan dirimu tapi seseorang yang juga sangat mencintaimu"lanjut davin sambil melihat lisa yang sudah bercucuran air mata.
__ADS_1
Begitu juga rimos melihat lisa dengan sayu.
Namun keputusan nya tidak bisa lagi dirubah,dirinya tetap akan kembali ke korea.
"Baiklah jika itu memang sudah keputusan mu aku tidak bisa berbuat apa-apa"
"Tapi setidaknya bicaralah kepada lisa,yakinkan dia karena aku tidak ingin melihat adikku menangisimu apa lagi kau sendiri tahu jika lisa sudah lama menyukaimu, jadi sekarang ini hatinya pasti hancur mendengar mu akan kembali dan tak akan kembali ke sini"pinta davin dengan sangat karna melihat lisa yang langsung pergi meninggalkan mereka bertiga.
Rimos mengangguk dan menyusul lisa ke atas.
"Mas sebenarnya ada apa?kenapa rimos tiba-tiba ingin kembali ke korea dan tidak akan kembali?apa masalahnya?"tanya lia yang sudah penasaran ditambah lagi dirinya khawatir melihat lisa bersedih.
___
Mendengar ucapan davin membuat lia terkejut.
"Jadi itu sebabnya dia tidak akan kembali?"tanya lia lagi dan di angguki oleh davin.
***
Dikamar lisa.
"Lisa.. "panggil rimos dengan suara beratnya.
"Pergilah, kamu ingin pergi bukan cepat pergi jangan temui aku"celoteh lisa dengan sesunggukan.
"Maafkan aku tapi sungguh aku juga sebenarnya tidak menginginkan ini tapi aku harus tetap pergi"ucap rimos.
"Tapi aku juga tidak bisa pergi dengan perasaan yang seperti ini apalagi jika kamu menangis seperti ini. "lanjut rimos dan mendekap lisa.
Lisa hanya diam dan menangis sejadi-jadinya di dekapan rimos.
"Jika kamu pergi lalu bagaimana dengan ku?"tanya lisa.
"Apa aku boleh ikut dengan mu?"tanya nya lagi.
"Tentu saja tidak bisa, kehidupan mu sekarang ada di sini keluarga mu juga ada di sini bagaimana mungkin kamu ikut dengan ku"jawab rimos pelan.
__ADS_1
"Sedangkan aku memang seharusnya ada disana karna keluargaku ada di sana dan mereka meminta ku untuk kembali sekarang, lagi pula aku juga sudah lama ada disini dan meninggalkan keluargaku di sana, dan sekarang saatnya aku kembali "jawab rimos lagi.
Lisa melepaskan dekapan rimos dan menatap rimos dengan sangat dalam.
"Baiklah aku akan mengizinkan mu pergi tapi kamu harus mengatakan bagaimana perasaan mu padaku.apa kamu menyukai ku sama seperti aku menyukai mu atau malah sebaliknya?aku ingin jawabanmu yang pasti "tanya lisa dengan masih menatap rimos.
Rimos tertegun mendengar hal itu namun akhirnya ia mengungkapkan perasaan nya, lisa yang mendengar ungkapan rimos tentu saja merasa sangat bahagia namun hanya sesaat karena rimos hendak pergi selamanya dari kehidupan nya.
"Aku harus pergi sekarang! Dan ingatlah satu hal jika kita memang berjodoh maka kita pasti akan bertemu dan bersatu kembali namun apa bila sebaliknya maka kamu akan mendapatkan pria yang terbaik dan lebih baik dari pada aku! "ungkap rimos dan meninggalkan kecupan yang sangat dalam dikening lisa.
"Dan ingatlah juga bahwa aku akan menunggu mu disini karena aku yakin kamu pasti akan datang lagi padaku dan membawaku bersamamu. "ucap lisa dan memeluk rimos dengan erat.
"Tapi jangan terlalu lama menunggu ku karna takut jika aku tidak akan kembali. "ucap rimos dengan suara beratnya.
Saat rimos sudah berdiri dan meninggalkan kamar lisa lagi-lagi lisa menghentikan rimos yang hendak keluar dan membuka pintu kamar.
"Kenapa seperti ini aku tidak bisa melepasmu. tolong jangan pergi. Kamu boleh marah padaku karena sikapku kemarin-kemarin taoi sungguh aku melakukan itu karna aku marah dan kesal dengan padamu"celoteh lisa yang sudah berhambur memeluk rimos dari belakang.
"Lisa tolong jangan seperti ini, aku harus pergi dan aku tidak ingin kau menangis karena aku"ucap rimos yang sudah berhadapan dengan lisa.
"Aku harus pergi sekarang lisa"ucap rimos karena lisa yang menahan rimos dengan memeluknya.
"Tapi aku tidak mau kamu pergi"ucap lisa yang masih terisak menangis.
Sejujurnya rimos tidak tahan dan rasanya dia juga ingin menangis tapi dirinya menahan itu hingga akhirnya rimos bisa melepas pelukan lisa.
"Oppa lee"panggil lisa.
Sejenak rimos tertegun mendengar lisa memanggil nya dengan panggilan sayang seperti itu tapi karna tidak mau goyah dengan keputusan nya rimos langsung pergi tanpa menoleh ke arah lisa yang masih menangis.
_____
2 tahun kemudian...
Dua tahun telah berlalu kini semua nya sudah kembali ke keadaan semula davin dan lia kini tinggal menunggu 3 tiga bulan lagi untuk menanti lahirnya sang buah hati ke dunia.
(Novel ini aku tamatin ya tapi tenang aja kalian masih bisa baca cerita novel aku yang judulnya "Wanita Sang Pemimpin"
__ADS_1
Novel ini masih menceritakan kisah davin dan lia juga kok tapi kali ini ceritanya lebih condong dan fokus ke kisah Lalisa,Rimos,Legisya,dan sederet nama lainnya ðŸ¤).
By. By. Sampai ketemu di novel "Wanita Sang Pemimpin"👋👋