
"Kenapa tiba-tiba kau mengatakan nya pada ku, padahal kau selalu bersikap sesuka mu"tanya lia setelah menyadari perubahan davin secara mendadak.
"Hmh, sebenar nya aku sudah mulai mencintai mu sejak aku tahu ketulusan hati mu pada ku, awal nya aku ragu untuk kembali membuka hati ku tapi aku menyadari hal itu setelah rimos memberitahu"jawab davin setelah mengambil nafas panjang.
"Memberi tahu tentang apa tuan"tanya lia penasaran.
"Dia memberi tahu ku bagaiman kau merawat ku dan menghkhawatir kan kesehatan ku"jawab davin dan membuat raut wajah lia seketika berubah.
"Jadi maksud mu jika aku tidak menunjukkan kepedulian ku pada mu kau tidak akan membuka hati mu untuk ku"tanya lia dengan wajah kecewa.
"Tidak, bukan begitu maksud ku lia.."jawab davin tapi davin yang belum menyelesaikan perkataan nya sudah di potong oleh lia.
"Lalu apa"lirih lia yang kembali tidak mampu membendung air mata nya.
"Suatu saat aku akan menceritakan semua nya pada mu tapi untuk sekarang aku belum bisa menceritakan nya"jawab davin dan menghapus air mata lia.
"Baiklah sekarang kau istirahat, wajah mu seperti nya sangat letih"titah davin dengan lembut dan di angguki oleh lia.
"Kenapa tidak cerita sekarang saja"batin lia yabg sudah merebahkan badan nya.
__ADS_1
"Hem, tidur lah"ucap davin yang mengusap lembut kepala lia dan mengecup kening nya.
Lia yang sudah memejamkan mata nya sedangkan davin kembali sibuk dengan laptop nya.
Saat beberapa menit tiba-tiba telepon davin berbunyi dan langsung meraih telepon nya itu.
"Halo"ucap davin.
"Halo bos"ucap rimos lee di seberang telepon.
"Iya ada apa"tanya davin
"Begini bos, ada masalah di kantor"jawab rimos dengan nada yang ragu-ragu.
"Ee, begini bos di kantor sekarang ada seorang wanita yang mencari-cari keberadaan mu"jawab rimos.
"Siapa"tanya davin penasaran.
"Aku tidak tahu bos tapi dia mengaku sebagai klien mu"jawab rimos.
__ADS_1
"Tapi aku tidak pernah merasa bekerja sama dengan seorang wanita"ucap davin yang semakin penasaran.
"Iya bos, tapi dia ngotot untuk bertemu dengan mu"ucap rimos.
"Baiklah kau suruh wanita itu untuk menunggu ku aku akan ke sana"ucap davin.
"Baik bos"ucap rimos dan memutuskan sambungan telepon bersamaan dengan davin.
Davin yang hendak bersiap-siap untuk pergi ke kantor melihat lia yang tengah tertidur pulas memegang tangan nya.
"Aku pergi dulu lia"ucap davin yang melepas genggaman tangan lia dan memberi kecupan hangat di kening lia.
Davin langsung bersiap-siap dan pergi ke kantor, jujur saja jika saat ini davin tengah kesal dan menahan amarah nya setelah mendengar kabar dari rimos.
🍁🍁🍁🍁
Di kantor, tampak seorang wanita tengah mengintograsi rimos tentang keberadaan rimos tapi aneh nya sosok wanita nya memakai penutup wajah hingga wajah tidak terlihat sempurna hanya mata dan kening nya saja saja yang terlihat.
"Apa aku harus mengatakan nya berulang kali sampai telinga mu itu panas agar membuat mu mau mengatakan di mana davin sekarang"ketus wanita itu dengan suara lantang sampai terdengar oleh para karyawan di luar ruangan.
__ADS_1
"Maaf nyonya tapi saya sudah katakan bahwa atasan saya tidak ada di kantor"jawab rimos yang berusaha menahan emosi nya.
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁