
"Tapi yang jelas tuan sebenar nya bukan orang seperti itu karna jika tuan adalah orang yang kejam tuan sendiri mungkin tidak akan menyayangi lisa lebih dari diri tuan sendiri"tutur lia sambil menyuapi davin dengan bubur nya.
Dan lagi-lagi davin hanya terdiam kaku mendengar penuturan dari lia.
"Sudah habis"ucap lia dan meletakkan mangkuk ke atas nampan dan mengambil obat yang di beri oleh dokter.
"Ini minum obat nya"titah lia dengan lembut.
Setelah selesai minum obat lia langsung pergi menuju dapur untuk menaruh nampan di piring kotor nya dan kembali lagi ke dalam kamar.
"Apa tuan butuh sesuatu"tanya lia dan davin hanya menggelengkan kepalanya lalu tidur.
ππππ
Rimos lee yang sudah berada di kantor setelah mengantarkan dokter itu pulang dan memantau semua karyawan yang masih sibuk dengan tugas mereka masing-masing bahkan ia juga harus tetap menghandle proyek yang baru saja di kerjakan.
Karna davin sedang sakit jadi rimos lah yang menggantikan davin untuk sementara waktu.
"Halo baby"ucap aulia manja yang berpapasan dengan rimos.
"Iiich, tidak punya akhlak"gerutu rimos dengan wajah datar nya.
Aulia yang melihat rimos tak menghilanghkan kesempatan ia berpikir keras bagaimana cara menarik perhatian pria tampan korea itu.
Dan dapatlah sebuah ide yang dia pikir akan dapat menarik perhatian rimos bahkan aulia sudah mengembangkan senyum licik nya.
Saat semua karyawan sudah berpulangan kini tinggalah rimos dan aulia.
Rimos yang masih berada di kantor karna masih banyak berkas-berkas yang harus ia analisis sebelum di berikan kepada atasan nya sedangkan aulia dengan sengaja beralasan lembur karna ada kerjaan yang lupa ia kerjakan.
Setelah rimos keluar dari ruangan kerja davin dan hendak pulang , aulia yang melihat itu juga bergegas merapikan semua berkas-berkas yang ada di meja nya.
"Ehheem..."aulia berdehem di belakang rimos tapi tidak di gubris oleh nya.
"Apa kamu bisa membantu ku"tanya aulia yang sudah berjalan sejajar dengan rimos.
"Apa"jawab rimos singkat.
"Apa kamu bisa mengantar aku ke apartemen ku, soalnya aku ngga bawa mobil."
"Tidak bisa"ucap rimos dingin.
"Tapi kenapa jalan kerumah mu dan ke apartemen ku kan satu arah"ucap aulia.
Rimos tak memperdulikan ucapan aulia dan langsung menuju ke parkiran.
Namun saat rimos sudah melajukan mobil nya di jalan raya ia melihat aulia yang berjalan kaki seorang diri.
Entah kenapa terselip rasa kasihan di hati rimos tapi rimos masih ragu untuk menawari wanita itu tumpangan.
"Aku yakin dia akan mengantar ku kali ini"gumam aulia yang masih berjalan dengan sengaja seperti orang kesakitan karna kakinya yang memakai hak hils.
__ADS_1
Mobil rimos yang sudah berada di samping aulia berdiri, keluar dari mobilnya dan melihat-lihat ke sekeliling jalan.
"Hahahah, rencana ku seperti berhasil"batin aulia dengan senyum manis nya.
"Sebentar"ucap rimos dan pergi menuju ke pengkolan ojek karna di dekat dia berhenti kebetulan ada beberapa tukang ojek yang menokrong di pengkolan itu.
"Maaf mas, pak, bisa bantu saya"tanya rimos pada beberapa tukang ojek itu.
"Iya kenapa mas"jawab salah satu tukang ojek yang usia nya sekitar 40 tahunan itu.
"Bapak bisa tolong ikut saya sebentar"ucap rimos dan di angguki oleh nya.
"Nah pak tolong bapak antarkan temen saya ke apartemen nya dan ini ongkos nya"ucap rimos dan memberikan uang ongkos pada ojek itu.
"Aapaa.."ucap aulia dengan sedikit berteriak.
"Apa kamu tidak salah menyuruh tukang ojek ini mengantar ku"ucap aulia dengan ekspresi wajah yang bisa di artikan.
"Iya, karna saya tidak bisa mengantar mu jadi kau naik ojek saja"ucap rimos dengan senyum smirk nya.
"Pak tolong antar dia, jika dia tidak mau maka tinggal kan saya"ucap rimos dan langsung masuk ke dalam mobil nya dengan melajukan mobil nya dengan kecepatan sedang.
"Mari mbak silahkan pakai helm nya"ucap ojek itu dan memberikan helm ada aulia.
Aulia yang sudah benar-benar kesal dan tersulut emosi karna sikap rimos sempat ingin menolak untuk menaiki motor ojek itu tapi karna sudah tidak ada kendaraan beroda empat yang lewat akhirnya dia terpaksa menaiki motor ojek itu.
"Aku kira akan mudah berhasil ternyata tidak, dia adalah orang yang benar-benar sulit untuk di taklukan lihat saja nanti kau akan bertekuk lutut di hadapan ku rimos lee."gerutu aulia dalam hati.
****
Sekarang sudah malam tapi davin belum membersihkan diri nya sejak sore jadi lia berpikir akan membantu davin membersihkan tubuh nya menggunakan handuk kecil yanv sudah di basahi dengan air hangat dingin.
"Apa kau pikir aku ini sedang sekarat sampai kau harus melakukan ini pada ku"ucap davin kesal namun nada suara yang rendah.
"Bukan begitu tuan"ucap lia takut karna wajah davin yang sudah berekspresi.
"Hhaaah, sudah lah kau tidak perlu melakukan nya aku ingin mandi"ucap davin dan hendak beranjak dari kasur nya namun di hentikan oleh lia dengan memegang lengan davin.
"Kenapa kau menghentukan ku"cetus davin kesal.
"kau tidak boleh mandi dulu tuan kau masih demam apa lagi ini sudah malam akan sangat tidak baik bagi kesehatan mu"ucap lia dengan tenang dan berusaha menahan kegugupan nya.
"Aku sudah biasa"ucap davin datar.
"Justru itu kebiasaan mu yang mandi malam-malam begini harus kau hilangkan, karna itu tidak baik"ucap lia.
"Dan jika bisa kau juga merubah bahkan menghilangkan sikap mu yang kejam itu"lanjut lia dalam hati.
"Kali ini tolong tuan menurut pada saya, begini-gini saya adalah istri tuan"ucap lia sedangkan davin hanya diam.
"Heeeeeeemm...."davin berdengus kasar dan lia hampir kelepasan senyum dibibir nya karna mendengar davin berdengus kasar di hadapan nya.
__ADS_1
"Aahk, baiklah sekarang tuan ganti baju aku akan ambilkan"ucap lia dan membuka lemari davin.
"Ini"ucap lia dan memberikan pakaian itu pada davin.
"Tuan davin ngapain buka kancing baju"ucap lia sambil menutup mata nya dengan ke dua tangan nya.
"Apa aku hanya ingin berganti pakaian"jawab davin terkekeh geli.
"Iya ta-tapi kan bisa di ruang ganti"ucap lia.
"Kau bilang kau adalah istri ku jadi harus nya tidak masalah bukan."ucap davin dengan senyum jahil.
"Ii-iya, tapi"lia terbata-bata di tambah lagi dia refleks dan menampar davin tanpa sengaja karna kaget tangan davin yang hendak melepaskan tangan lia yang masih menutup mata.
"Aaakkhh...."lirih davin kesakitan, lia yang refleks men*mpar davin menutup mulut nya dengan kedua telapak tangan nya.
"Ma-maaf tuan saya tidak sengaja"ucap lia merasa bersalah dan sudah bergeming takut.
"Berani sekali kau menπmpar ku"ucap davin sambil memegangi pipi nya yang sudah memerah akibat t*mparan dari lia apa lagi wajah davin yang putih mulus maka terkena dengan benda keras pasti akan memerah.
"Maaf saya tidak sengaja tuan saya tadi refleks"lirih lia dengan mata yang sudah berkaca-kaca.
Davin yang melihat lia seketika ada rasa kasihan karna lia yang sudah siap menumpahkan air mata nya.
"Hei, kenapa kau ingin menangis aku yang kau tampar dan aku yang merasakan sakit nya lalu kenapa mata mu itu. hem!"ucap davin dan menatap lia dengan lembut.
"Aku tidak marah padamu, kau tidak perlu takut pada ku"ucap davin.
"Saya minta maaf tuan"ucap lia dan menundukkan wajah nya.
"Jika di pikir-pikir kau sudah berkali-kali minta maaf pada ku"ucap davin tersenyum tipis dan memegang dagu lia lembut agar dapat melihat nya.
Lia yang melihat davin tersenyum tipis bahkan lia hampir tidak bisa melihat senyuman itu.
"Kau tidak perlu takut padaku, mungkin awal nya aku ingin membuat mu menderita bahkan setelah menikah dengan mu pun aku juga berniat seperti itu, tapi lisa meminta ku untuk tidak melakukan hal yang akan membuat nya kecewa padaku meskipun dia sendiri tidak mengetahui niat ku".
"Dan bukan cuma karna lisa tapi aku juga sudah melihat bagaimana kau dengan tantemu itu, kau berbeda dari wanita itu bahkan dia berkata dan bersikap kasar padamu kau tetap menyayanginya dan peduli padanya meski kau merasakan sakit di hatimu."ucap davin panjang lebar.
"Apa maksud mu tuan kenapa kau berkata seperti itu"jujur saja lia bingun dengan apa yang davin katakan padanya barusan.
"Selama ini aku sudah mengawasimu dan dari sana aku tahu tentang dirimu"ucap davin dengan menghela nafas panjang.
ππππππππππππππππ
Udah dulu ya nanti aku sambung lagi ceritanya dan semoga kalian semua yang sudah mampir menyukai cerita yang aku buat.
Jangan lupa like, komen, dan vote
Dan hadiahnya πΉπΉπΉπ€π€π€
..............TERIMA KASIH............
__ADS_1