
Davin dan rimos kini tengah siap-siap u tuk pulang, namun apa lah daya ketika rimos hendak mengikuti langkah davin yang keluar kantor aulia menghentikan rimos dengan menggandeng lengan rimos tapi langsung di lepas kasar oleh rimos lee.
"Pak rimos tolong antar saya pulang"pinta aulia dengan manja dan rimos memutar bola mata nya malas.
"Pulang sendiri, kau punya kaki untuk berjalan dan mata mu juga masih sehat untuk bisa melihat jalan dan menuju ke tempat tujuan mu"ucap rimos dengan dingin dan saat rimos ingin melangkah kan kaki nya aulia lagi-lagi menghentikan nya dengan memeluk nya.
"Hei, dasar kau apa kau sudah tidak punya rasa malu dengar kan aku baik-baik jangan pernah berani mendekati ku karna aku merasa jijik jika berada di dekat wanita seperti mu"tegas rumos dengan tatapan tajam dan mendorong aulia dengan keras.
Tanpa memperdulikan aulia, rimos langsung pergi meninggalkan nya menyusul davin yang mungkin telah menunggu nya.
"Iicchh, lihat saja suatu saat aku akan mendapatkan mu apa pun cara nya hari ini kau mungkin menolak ku dan merasa jijik kepada ku tapi nanti kau akan bertekuk lutut memohon pada ku"ucap aulia kesal dan menghentakkan kaki nya ke marmer.
Di tempat area parkir mobil davin sudah berada di dalam mobil menunggu rimos lee.
"Maaf bos membuat mu menunggu"ucap rimos yang telah masuk ke dalam mobil davin karna memang rimos akan ikut ke rumah davin dan kebetulan juga mobil nya sedang berada di bengkel untuk di service.
"Hmm, memang nya kenapa kau lama sekali?"tanya davin sambil mengangkat kedua alis nya.
"Bukan apapa bos hanya masalah sedikit saja"jaab rimos yang tidak ingin davin tahu.
"Baik lah.... Cepat jalan"ucap davin dan menyuruh rimos untuk melajukan mobil nya dan di angguki oleh rimos.
Sedangkan di tempat lain tampak legisya sedang berada di apartemen nya dengan segelas kopi.
__ADS_1
"Bagaimana cara nya agar aku bisa bertemu dengan istri davin itu bahkan aku sendiri tidak tahu bagaimana wajah wanita itu, yang mungkin tidak ada apa-apa nya di banding kan dengan ku"ucap legisya dengan sombong membandingkan diri nya dan istri davin yaitu lia.
Legisya mengambil handphone nya di meja dan menekan sebuah kontak yang tidak bernama.
"πHalo"ucap legisya saat orang yang ia telpon sudah menjawab panggilan nya.
"π Iya halo"sahut seorang bersuara pria di seberang telepon nya.
"πAku ada pekerjaan untuk mu"ucap legisya dengan wajah licik nya.
"πAku mau kau cari orang yang bernama adelia istri dari davin joon kyu pemilik perusahaan ternama dan terkenal itu"ucap legisya yang memberikan sebuah penawaran.
"πOk, tapi imbalan nya juga harus ada DP nya"ucap pria itu.
"πMasalah itu tenang saja aku akan membayar mu berapa pun yang kau mau asal kau cari informasi tentang wanita yang bernama adelia itu dan juga foto nya karna aku membutuhkan foto nya"ucap legisya.
Dan legisya langsung memutuskan sambungan telpon nya secara sepihak.
"Sebentar lagi aku akan menghancur kan dan merebut mu kembali ke pelukan ku davin joon kyu"ucap legisya dengan senyum jahat nya.
***
Di mansion rumah davin....
__ADS_1
Lia sedang duduk santai di ruang tengah dan tengah melamun hingga lia terkejut saat bibi aminah yang memanggil nya dengan sedikit berteriak.
"Non liiaa"ucap aminah dengan sedikit berteriak.
"wuuh, bibi kok bibi ngomong nya teriak gitu emang lia tuli apa"ucap lia sambil menggaruk tengkuk leher nya yang tidak gatal.
"Ya habis nya non dari tadi bibi panggil-panggil tapi nggak nyaut-nyaut malah ngelamun"ucap aminah.
"Emang nya non lia ngelamun apa "tanya aminah
"Hehh, ngga bukan apapa bi"jawab lia
Saat aminah ingin bertanya lagi tiba-tiba ada yang membuka pintu dan ternyata itu adalah davin dan di ikuti oleh rimos di belakang nya.
"Mas davin udah pulang"ucap lia dan meraih tangan davin untuk menyalimi nya sedangkan davin mencium kening lia hingga membuat dua manusia di depan mereka malu sendiri meliaht adegan itu.
"Bagaimana kau sudah bertemu dengan tante mu itu"tanya davin sambil mengusap lembut pipi lia.
Aminah yang melihat lia dan davin sangat menikmati moment pertemuan kepulangan davin dari kantor permisi ke dapur dengan alasan membuatlan kopi sedangkan rumos juga permisi ke kamar mandi.
"Aku akan ceritakan tapi tidak di sini di kamar saja"jawab lia.
"Hmm, baiklah ayo kita ke kamar"ajak davin dan merangkul bahu lia sambil mengecupi kening lia.
__ADS_1
Davin dan lia pun pergi ke atas menuju ke kamar mereka sedangkan rimos di biarkan begitu saja oleh davin yang sedang berada di kamar mandi
ππππππππππππππππ