MAFIA KEJAM BLASTERAN KOREA

MAFIA KEJAM BLASTERAN KOREA
BAB 71


__ADS_3

"Memang benar"jawab davin singkat namun terasa berat oleh nya bahkan yang mendengar nya pun terasa berat untuk mendengar nya.


Setelah mendengar perkataan davin lisa hanya diam dengan air mata nya yanng kian membasahi pipi nya.


"Lisa.."panggil davin karna melihat lisa hanya diam.


"Lisa mau liat kak lia dulu"jawab lisa lesu dan di angguki oleh davin.


Setelah lisa pergi, davin pun ikut pergi berbarangan dengan rimos yang juga mengikuti davin yang hendak ke ruang kerja nya.


🍁🍁🍁


"Hah panas sekali"ucap seorang wanita yang berdiri di bawah terik matahari tampak sedang menunggu kendaraan di pinggir jalan.


"Oh Ya Tuhan seandai nya saja aku dapat memiliki pujaan hati ku mungkin aku ngga harus panas-panasan seperti ini"ucap nya lagi.


"Hufh, tapi tidak masalah mungkin sebentar lagi aku akan dapat memiliki nya"gumam nya sambil memandangi foto seorang pria di handphone nya.

__ADS_1


"Apa lagi aku sudah datang sekarang dan sebentar lagi bukan hanya bertemu tapi aku akan memiliki nya seutuh nya"ucap nya dengan senyum penuh kebahagiaan.


"Haiss kenapa tidak ada taxi yang lewat aku sudah sangat kepanasan di tambah lagi kulit ku yang putih ini akan menghitam nanti nya hoohh ya ampun coba saja tadi aku membawa mobil saja sendiri mungkin aku tidak akan kepanasan sekarang ini"celoteh nya tampa memperdulikan orang-orang di sekitar nya memperhatikan nya.


"Ck, tidak ada pilihan aku harus meminta jemputan jika tidak aku akan lebih lama lagi berdiri di sini"celoteh nya lagi dan menelpon seseorang untuk menjemput nya...


🍁🍁🍁


Ceklek...


Lisa membuka pintu kamar davin dan lia lalu ia menghampiri lia yang sedang tidur.


"Dan lisa bangga punya kakak ipar seperti kak lia, bukan cuma kak davin yang beruntung memiliki istri seperti kak lia tapi lisa juga sangat beruntung punya kakak ipar seperti kakak, kak lia yang kuat dan lisa yakin kakak akan sembuh"gumam lisa.


Setelah lisa berbicara dan bergumam sendiri dan karna ia juga tidak mau mengganggu lia yang sedang tidur lisa pun akhir nya keluar kamar.


"Lisa.. Bagaimana apa lia sudah bangun"panggil davin dan menanyakan lia saat lisa hendak berjalan ke kamar nya.

__ADS_1


"Kak davin.. Belum kak lia masih tidur lisa keluar karna ngga mau ngganggu tidur kak lia"jawab lisa.


"Baik lah kalau begitu kamu juga istirahat sana tidur siang ya, dan kakak juga sudah memutuskan untuk kamu pindah kuliah kakak harap kamu tidak keberatan"ucap davin sambil tersenyum lepas pada lisa.


"Lisa ngga keberatan sama sekali kak malah lisa senang itu arti nya lisa bisa selalu menemani kak lia di sini kalau kak davin lagi sibuk kerja"ucap lisa.


"Ya sudah lisa ke kamar ya kak.. Ooh iya ehm oppa lee di mana"tanya lisa sambil sedikit nyengir.


"Hehehh, kau ini dia juga sedang istirahat di kamar nya"jawab davin sambil menggusar kepala lisa dengan penuh kasih sayang.


"Sana istirahat"titah davin dan langsung lisa menurut lalu ia pun pergi menuju kamar nya sedangkan davin juga masuk ke dalam kamar.


Belum juga lisa sampai di kamar nya ia langsung menepuk jidat nya dan mengomeli diri nya sendiri.


"Astaga... Aku lupa kenapa aku bisa lupa "ucap nya.


"Hahh sudah lah sebaik nya aku cerita lain kali saja pada kak davin apa lagi dia sekarang pasti sangat lelah"gumam nya dan langsung masuk menuju ke kamar nya..

__ADS_1


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Oke, kita sudahi dulu cerita nya sampai di sini dan lanjut lagi besok...


__ADS_2