MAFIA KEJAM BLASTERAN KOREA

MAFIA KEJAM BLASTERAN KOREA
BAB 75


__ADS_3

Di kediaman davin


Saat ini lisa sedang melamun di ruang tengah, rimos yang melihat itu langsung menghampiri lisa dan duduk di sebelah nya


"Kenapa mekamun? "tanya rimos dengan menggenggam tangan lisa


Lisa yang melihat itu langsung terdiam.


"Eh tidak papa"jawab lisa


"jangan bohong aku tahu kamu sedang memikirkan sesuatu. Apa itu tentang kakak iparmu? "tanya rimos sambil menatap kedua mata lisa yang menjadi sayu.


Setelah terdiam sejenak lisa mengatakan apa yang ia pikirkan, mendengar hal itu rimos langsung membawa lisa kedalam dekapan nya.. Sontak saja lisa menangis sesunggukan.


"Tenanglah nona lia pasti akan sembuh kita berdo'a saja yang terbaik untuknya"ucap rimos berusaha menenangkan lisa.


"Tapi aku merasa sedikit takut"


"Apa yang kamu takutkan? "tanya rimos


"Kamu tahu bukan jika mantan kekasih kakakku sekarang dia berada diindonesia?"rimos mengangguk


"Aku takut jika nanti dia akan merusak hubungan kakakku bersama kak lia"ucap lisa yang juga sepertinya merasa nyaman didalam dekapan rimos.


"Dia tidak akan berhasil melakukan apapun jika itu untuk merusak rumah tangga kakak mu, karna aku tahu betul bagaimana davin mencintai nona lia bahkan davin pernah mengatakan padaku jika dia tidak bisa juga hidup tanpa nona lia"ucap rimos


"Sudahlah jangan terlalu dipikirkan, saat ini davin dan nona lia pasti sudah sampai"lanjut rimos lagi.


"Tapi ada yang aneh"ucap rimos

__ADS_1


"Apa? "tanya lisa penasaran


Rimos mengangkat dagu lisa dan mendekatkan wajah nya ke wajah lisa. "Sepertinya kamu sangat nyaman di dekapan ku ya? "tanya rimos yang berhasil membuat wajah lisa merona


"Jika oppa lee tahu kenapa masih ditanya"


"Bahkan oppa lee sendiri tahu bagaimana perasaan ku terhadap mu"ucap lisa dengan memegangi pipi rimos seketika saja lisa berhasil membuat rimos salah tingkah


"Sekarang aku mau bertanya padamu dan aku minta oppa lee jujur"ucap lisa


"Apa kamu juga mencintai ku? Apa kamu juga memiliki perasaan yang sama sepertiku?"tanya lisa dengan serius


Rimos tertegun mendengar pertanyaan lisa ia langsung melepaskan dekapan nya terhadap lisa, lisa yang melihat itu langsung terdiam dan seolah mengerti apa jawaban rimos


Saat rimos gugup menjawab lisa langsung memotong nya.


"Tidak papa, aku bertanya seperti itu karna aku hanya ingin memastikan saja karna aku tidak mau terlalu barharap apalagi kamu tidak pernah membalas perlakuan ku pada mu"ucap lisa kecewa namun rimos yang mendengar hal itu lebih dari apa yang dirasakan lisa karna rimos sendiri menyadari bahwa ia sudah mencintai lisa.


"Aku mencintaimu lisa bahkan aku sangat mencintaimu tapi aku rasa ini belum saatnya aku belum bisa mengungkapkan perasaan ku ini"


"Maafkan aku"ucap rimos yang menundukkan kepalanya


......


Hari demi hari berlalu kini lia sudah beberapa kali menjalani kemoterapi sebenarnya dokter disana menyarankan dua hal yaitu dengan operasi dan kemoterapi namun di saat itu pula dokternya menjelaskan jika lia di operasi maka itu akan sangat berbahaya karena apapun bisa terjadi namun jika menjalani kemoterapi mungkin sembuh nya akan lama tapi busa membantu perlahan-lahan untuk menghilangkan kanker tersebut.


"Mas davin pasti letih, lia ambilkan minum dulu ya"ucap lia namun saat lia baru beberapa langkah tangannya langsung di hentikan oleh davin.


"Sayang aku tudak mau minum"ucap davin

__ADS_1


"Kenapa?"tanya lia karena melihat saat ini davin tengah gusar.


"Aku takut, aku takut kehilangan mu, aku tidak mau kehilangan mu, aku tidak akan pernah bisa tanpa mu"lirih davin lia yang merasa sangat sakit jika melihat davin seperti ini bahkan lia juga ikut menangis melihat suaminya menangis.


"Sayang.. Kenapa bicara seperti itu aku akan selalu bersama mu tidak akan pernah meninggalkan mu, kita akan terus bersama-sama sampai akhir hayat"ucap lia dan mencium kening suaminya dengan sangat dalam


Lia sekarang sudah berada di dapur mengambil segelas air minum


"Sayang kenapa cuma satu gelas?"tanya davin heran


"Kamu minum duluan saja nanti aku akan minum setelah kamu"jawab lia dengan senyumnya.


Davin meminum air itu namun ia tidak menghabiskan nya setelah melihat davin selesai minum lia langsung mengambil gelas bekas davin minum dan meminum sisa airnya yang tinggal setengah lagi.


Lagi-lagi davin tertegun melihat itu.


"Sayang kenapa minum dibekas gelasku?"tanya davin heran


"Kenapa?apa tidak boleh rasulullah saja sering melakukan ini beliau selalu minum dibekas gekas istrinya"jawab lia dengan senyum melihat suaminya terdiam


"Tapi itukan seorang suami yang melakukan nya"


"Kenapa?apa seorang istri tidak boleh melakukannya?"tanya lia dan kini davin benar-benar terdiam paku.


(Hai-hai teman-teman maaf aku baru lanjut lagi bab nya sebenarnya jujur aja aku nggak yakin mau ngelanjutin karna udah lama juga aku nggak up, karna waktu selesai ujian terakhir sekolah aku kira bakal bisa fokus buat ceritanya tapi nggak taunya aku juga malah sibuk banget.


Jujur aku nggak yakin buat ceritanya takut nanti nggak ada yang ngelirik tapi do'a in aja semoga aku sekarang bisa menyempatkan waktu buat lanjut ceritanya)


(Oh ya aku juga mau promosi nih sekalian aku alhamdulillah juga sekarang mau nerbitkan karya baru aku, semoga kalian pembaca setia nggak kecewa dan tetap mau ngedukung aku.

__ADS_1


MAKASIH)


__ADS_2