
Hari sudah menjelang sore semua orang yang berada di mansion davin sudah bangun bahkan rimos lee juga hendak pamit pulang ke rumah nya.
"Baik lah kalau begitu aku pulang ke rumah ku"ucap rimos.
"Ya kamu memang harus pulang ke rumah mu lagi pula tidak baik berlama-lama di rumah orang"ledek lisa.
"Huus.. Lisa kamu tidak boleh bicara begitu"tegur lia dan di tanggapi oleh lisa dengan cengiran.
"Gadis ini benar-benar menjengkelkan"omel rimos dalam hati nya.
"Ehm tidak papa nona kalau begitu saya pergi , vin aku pulang"ucap rimos pada lia dan juga pamit kepada davin.
"Hem hati-hati"ucap rimos.
"Emang nya mau ke mana harus hati-hati banget kayak nya kan cuma mau pulang ke rumah"cela lisa namun davin dan lia hanya menggelengkan kepala mereka mendengar perkataan lisa namun berbeda dengan rimos yang memberikan senyuman manis nya pada lisa.
"Ya sudah aku pergi"pamit rimos dan melangkah berjalan keluar mansion rumah davin.
"Lisa kamu kenapa ngomong begitu"tegur lia kembali.
__ADS_1
"Ya lisa sengaja mau ngerjain oppa lee habis nya kemarin-kemarin dia buat lisa kesal, hehehh"ucap lisa sambil menggaruk kepala nya.
"Lain kali tidak boleh seperti itu"tutur lia dengan lembut.
"Hehehh, iya ya"ucap lisa.
Davin yang hanya diam dan memerhatikan kedua wanita yang berada di depan nya karna merasa terharu melihat kedekatan dan kehangatan antara mereka.
"Ooh iya kak davin lisa mau bicara sesuatu"ucap lisa.
"Mau bicara apa"tanya davin.
"Iya tapi ngga di sini"jawab lisa.
Setelah lia pergi ke dapur lisa langsung menarik tangan davin menuju ke taman belakang.
"Katakan mau bicara apa sampai-sampai lia tidak boleh tahu"tanya davin penasaran.
"Iya lisa mau bilang soal legisya, karna tadi pas lisa dan oppa lee mau pulang mobil kita hampir ketabrak sama mobil nya"ucap lisa.
__ADS_1
"Dan dia ada di indonesia"ucap nya lagi.
"Kakak sudah tahu bahkan kakak sudah bertemu dengan nya karna dia datang ke kantor ku saat itu"ucap davin yang membuat lisa menggeleng kepala dengan ekspersi wajah yang bisa di artikan sendiri oleh davin.
"WHAT?.. Terus kenapa kak davin ngga bilang ke lisa"tanya lisa.
"Ya karna aku tidak mau membahas nya lagi pula dia hanya masa lalu untuk ku"jawab davin santai.
"Iya tapi lisa minta sama kak davin buat rahasiakan soal ini jangan sampai kak lia tahu tentang dia karna lisa ngga mau bakal ada perselisihan nanti nya"pesan lisa dengan sangat pada davin.
"Hem iya"jawab nya singkat namun dapat membuat lisa sedikit merasa lega.
Selesai usai bicara berdua davin dan lisa kembali ke ruang tamu namun davin juga pergi ke dapur untuk melihat lia.
"Sayang apa yang kamu lakukan"ucap davin dan langsung menghampiri lia yang sedang memotong sayur mayur di dapur.
"Letakkan itu dan hentikan ini kamu tidak boleh terlalu lelah kamu harus banyak istirahat"ucap davin yang tidak setuju dengan aktivitas yang lia lakukan.
"Tapi mas ini tanggung sudah hampir selesai lagi pula aku bosan tidak mengerjakan apa pun di rumah"rengek lia namun davin tidak mau mendengar nya dan memaksa lia untuk keluar dapur.
__ADS_1
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
Oke lah sampai di sini dulu ya dan jangan lupa untuk bantu dan dukung terus kembangkan karya ku dengan vot like dan komen serta follow juga ya.