MAFIA KEJAM BLASTERAN KOREA

MAFIA KEJAM BLASTERAN KOREA
BAB 59


__ADS_3

"Ohow, ternyata mereka menjemput adik kesayangan rupa nya tapi itu bagus karna aku akan lebih mudah dan leluasa untuk menjalankan rencana ku"ucap legisya yang berada di dalam mobil nya karna rupa nya legisya sudah mengawasi davin dan keluarga nya sejak tadi.


Dreett..dreett..dreet..


"πŸ“žHalo"ucap legisya.


"πŸ“žHalo, bos"ucap suara seorang pria di seberang telpon.


"πŸ“žAda apa kau menelpon ku apa ada hal yang penting"tanya legisya pada orang suruhan nya.


"πŸ“žIya bos aku sudah mendapatkan informasi tentang gadis yang berada di dalam foto itu"jawab nya.


"πŸ“žHm, baiklah temui aku di cafe cofy shop"titah legisya.


Tanpa komunikasi lagi legisya langsung menutup telpon nya dan melajukan mobil nya ke tempat yang akan ia tuju.


***


Di kediaman davin semua sedang duduk di sofa ruang tengah tapi tetap saja meskipun lia berusaha untuk membujuk davin, ia tetap kekeh merajuk dan mendiamkan lia sedangkan rimos dan lisa juga hanya diam dan saling memandangi satu sama lain.

__ADS_1


(Pada marahan ni, sabar ya lia dan juga rimos adik kakak kan biasanya ngga beda jauh tapi berusaha terus).


"Aku akan ke kamar mau istirahat dan kamu juga lisa istirahatl lah di kamar mu"ucap davin dan menyuruh lisa istirahat tanpa memperdulikan lia yang sejak tadi berusaha untuk berbicara pada nya.


"Iya kak, oh ya kak lia juga istirahat ya kakak jyga pasti lelah kan seharian nungguin lisa di bandara"ucap lisa yang juga meminta lia untuk istirahat tapi tidak pada rimos.


"Padahal aku yang menunggu nya seharian di bandara"batin rimos kesal.


Davin yang tidak ingin berlama-lama lagi di ruang tengah langsung pergi menaiki tangga dan menuju ke kamar nya di ikuti dengan lia yang juga menuju ke kamar sedangkan lisa masih memandangi rimos dengan wajah kesal dan cemberut.


"Apa kamu akan duduk di sana saja, cepat istirahat oppa lee pasti juga lelah karna seharian menunggu di bandara dan aku pastikan itu untuk yang terakhir kali nya"ucap lisa dengan melipatkan kedua tangan nya di dada nya.


"Apa maksud mu"tanya rimos bingung.


"Sudah lah aku mau istirahat"ucap lisa dengan memasang wajah nya lesu dan melangkah kan kaki nya ke kamar nya namun saat baru beberapa langkah rimos langsung menghentikan langkah lisa dengan memelukanya dari belakang.


"Apa yang oppa lakukan, lepaskan"ucap lisa dengan pipi merona.


"Tidak, aku tidak akan melepaskan nya"ucap rimos dan menempelkan kepala nya di pundak lisa membuat lisa merasa geli.

__ADS_1


"Aku mau istirahat tolong lepaskan aku"pinta lisa kembali.


"Kenapa kau marah hanya karna hal kecil, aku tidak terlalu serius mengatakan hal itu"tanya rimos lembut.


"Kamu mengatakan itu dengan wajah serius lalu bagaimana aku bisa menanggapi nya dengan lelucon, oppa juga tahu bagaimana perasaan ku dan begitu aku melihat mu aku tidak bisa mengendalikan diri ku sendiri tapi oppa malah memgatakan hal itu pada ku saat di bandara"ucap lisa dengan mata berkaca-kaca.


"Maaf, aku tidak bermaksud untuk menyakiti mu"pinta rimos namun lisa melepaskan tangan rimos yang masih melingkar di perut lisa.


"Aku benar-benar mau istirahat, oppa juga istirahat"ucap lisa sambil mengelus wajah rimos dengan senyum yang bisa di artikan oleh rimos.


"Seperti nya dia masih marah pada ku,aakkh kenapa seperti ini"gumam rimos sambil meremas rambut nya bingung.


"Hihihh, itu hukuman untuk mu oppa lee"gumam lisa yang melihat ke arah rimos dengan tersenyum puas.


Dengan senyum lebar di wajah nya lisa langsung menuju ke kamar nya.


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


***SELAMAT MEMBACA BESTIE***...

__ADS_1


__ADS_2