MAFIA KEJAM BLASTERAN KOREA

MAFIA KEJAM BLASTERAN KOREA
BAB 74


__ADS_3

Lia yang benar-benar tidak menyangka bahwa davin sekarang ini sedang menahan dan berusaha membendung air mata nya namun hal itu sia-sia saja karna davin sudah menjatuhkan air mata nya.


Hingga lia pun juga tidak ikut tidak dapat membendung air mata nya, lia memeluk davin dan habis lah davin menangis di pelukan lia namun lia berusaha untuk menenangkan davin dan membelai rambut nya.


"Maaf.. Maaf kan lia mas"ucap lia


"Kenapa minta maaf?"tanya davin yang telah melepaskan pelukan nya


"Seharusnya aku yang minta maaf selama ini aku tidak memperhatikan mu dengan baik, aku tidak bisa menjadi suami yang baik,aku tidak bisa.."


"Dengarkan aku mas..ucap lia sambil menatap lekat wajah suaminya


"Apa mas davin tidak mau melihat ku bahagia, apa mas tidak mau melihat ku berjuang melawan penyakit ini, apa mas davin akan menemaniku?"lia melontarkan beberapa pertanyaan dan davin dengan cepat menjawab nya.


"Aku ingin melihat mu bahagia, aku akan menemani mu berjuang melawan penyakit mu, dan aku akan selalu menemani mu bahkan jika perlu aku akan mengikuti mu kemana pun kamu pergi"ucap davin lalu mencium kening istri nya dengan dalam


"Tapi jangan pernah kamu mengatakan bahwa kamu akan pergi meninggalkan ku sendiri dan meminta ku untuk menikah lagi"


"Apa kamu mengerti?"tanya davin dan di angguki oleh lia


Melihat lia menangis kembali davin langsung mendekap lia kedalam pelukan nya.


***


Skip time


Saat ini lia sudah berada di dalam kamar ditemani davin tentunya davin yang sejak tadi tidak melepaskan pelukan nya membuat lia sedikit terasa nyeri karna melihat davin membendung air mata nya.


"Mas davin..

__ADS_1


"Hm, ada apa sayang?"tanya davin yang langsung melihat wajah istrinya


"Tolong jangan menangis dan bersedih karna aku, jika kamu menangisi wanita seperti diriku maka.. "belum selesai lia berbicara davin langsung menutup mulut nya dengan jari telunjuk nya


"Jangan katakan"


"Dengarkan aku sayang, aku akan berusaha agar kamu bisa sembuh dan aku akan meminta rimos untuk menyiapkan keberangkatan kita besok lusa"ucap davin


Lia tertegun


"Memangnya kita mau kemana mas? "tanya lia penasaran


"nanti kamu juga akan tahu"


"Sekarang kamu harus istirahat"ucap davin.


"Tapi mas akan menemani ku kan? "tanya lia dan di angguki oleh davin


Di kediaman legisya


"huh, menyebalkan sekali


entah kapan aku bisa dengan leluasa menyingkirkan si lia itu"ucap legisya kesal


"Tapi tidak apa aku akan memikirkan rencana yang lain tapi untuk sekarang mungkin aku harus diam dulu"ucapnya lagi


***


Hari demi hari tekah berlalu dan kini davin dan lia sudah terbang ke luar negeri meskipun sebenarnya lia tidak tahu alasan davin mengajak nya keluar negeri bahkan di kondisi nya yang sekarang lia masih sempat-sempat nya memikirkan adik iparnya tapi lia akhirnya lega karna rimos bersedia menemani lisa selama davin dan dirinya di luar negeri.

__ADS_1


Kini davin dan lia sudah mendarat dan mereka bahkan


sudah menyewa sebuah apartemen untuk mereka tinggal sementara di USA. Bahkan sekarang lia sudah mengetahui tujuan davin mengajak nya ke usa,yaitu untuk berobat dengan dokter spesialis di USA.


"Sayang sekarang kamu istirahat karna aku tidak mau melihat mu bekerja lagi sekarang, jika kamu membutuhkan sesuatu bilang saj pada ku"


"Kamu mengerti?"tanya davin


Lia terdiam sejenak.


"Mas tapi sekarang lia harus beres-beres"rengek lia.


"Sayang aku tadi bilang apa?kamu harus istirahat dan aku tidak mau dibantah untuk kali ini!"


"Mengerti!" lia mengangguk sambik tersenyum


Saat davin hendak turun dari atas kasur tiba-tiba saja lia menarik tangan davin hingga davin hampir saja menindih istrinya itu.


"Sayang..jika kamu menarik aku seperti tadi maka aku akan.."belum sempat davin memperingati dirinya lia dengan santai mencium pipi kiri dan kanan davin belum sempat davin ingin bicara lia juga langsung mengecup bibir davin dengan lembut hingga kali ini davin benar-benar di buat salah tingkah dengan perlakuan lia bahkan sekarang ini wajah davin memerah semerah tomat.


"Kalau mas davin mau aku istirahat, mas davin juga harus istirahat karna kita juga baru sampai jadi aku tidak mau mas davin beres-beres sendiri nanti kita kerjakan bersama"ucap lia.


Seketika davin terdiam.


(Hai-hai teman-teman maaf aku baru lanjut lagi bab nya sebenarnya jujur aja aku nggak yakin mau ngelanjutin karna udah lama juga aku nggak up, karna waktu selesai ujian terakhir sekolah aku kira bakal bisa fokus buat ceritanya tapi nggak taunya aku juga malah sibuk banget.


Jujur aku nggak yakin buat ceritanya takut nanti nggak ada yang ngelirik tapi do'a in aja semoga aku sekarang bisa menyempatkan waktu buat lanjut ceritanya)


(Oh ya aku juga mau promosi nih sekalian aku alhamdulillah juga sekarang mau nerbitkan karya baru aku, semoga kalian pembaca setia nggak kecewa dan tetap mau ngedukung aku.

__ADS_1


MAKASIH)


__ADS_2