MAFIA KEJAM BLASTERAN KOREA

MAFIA KEJAM BLASTERAN KOREA
BAB 44


__ADS_3

Setelah lia masuk para bodyguard itu juga masuk ada yang satu mobil dengan lia dan ada juga yang mengiring dari belakang.


Di kantor davin sudah berada di ruangan nya yang di temani oleh asisten nya, dan saat sedang fokus pada pekerjaan nya tiba-tiba ada yang mengetuk pintu di ruangan davin.


Tok...Tok...Tok...


"Masuk"ucap davin.


Orang yang mengetuk pintu itu pun masuk dan ternyata itu adalah sekretaris nya aulia yang membawa beberapa berkas di tangan nya.


"Permisi pak"ucap aulia.


"Iya ada apa?"tanya davin acuh.


"Ini pak ada beberapa berkas yang harus bapak tanda tangani untuk laporan keuangan dari proyek yang perusahaan jalan kan"jawab aulia sembari memperlihatkan berkas-berkas itu.


"Kenapa kau yang mengantarkan ini?"tanya davin.


"Ee... Karna..."jawab aulia bingung karna sebenar nya itu hanya alasan saja untuk nya bisa masuk keruangan davin agar bisa melihat rimos lee secara dekat.


"Hahf, sudah lah kau bisa kembali sekarnag"titah davin sambil memberikan kembali berkas-berkas itu.


"Dan ingat jika kau masih ingin bekerja di perusahaan ku maka profesional lah karna jika kau hanya ingin main-main saja di kantor ku maka kau bisa mengundurkan diri"ucap davin dengan wajah dingin dan itu membuat aulia tertunduk malu karna atasan nya mengetahui niat nya.

__ADS_1


Dan kemudian aulia pergi dengan tertunduk malu apa lagi rimos lee melihat nya dengan wajah tidak senang dan hanya menggeleng-geleng kan kepala.


"Kenapa tidak kau pecat saja dia bos, lagi pula di luar sana masih banyak orang yang lebih bisa di andalkan di kantor ini"tanya rimos.


"Tidak bisa rim dia sudah banyak sekali membantu perusahaan ini bahkan sebagian banyak dari klien kita iut adalah karna diri nya yang mampu dengan mudah membuat para calon klien kita tertarik untuk bergabung dan menjalin kerja sama dengan perusahaan ini"jawab davin sambil memainkan pulpen nya.


"Terserah kau saja lah kalau begitu"ucap rimos pasrah padahal dalam hati nya penuh harap davin akan memecat sekretaris itu.


Dreett...Dreett...Dreett...


Tiba-tiba handpone davin berdering dan davin langsung mengangkat nya.


"πŸ“žHalo, siapa ini"tanya davin karna yang menelpon nya nomor tak di kenal..


Davin yang mendengar nama dan suara itu seketika berubah menjadi masam dan kesal.


"πŸ“žKau, dari mana kau mendapatkan nomor ku"tanya davin dengan ketus.


"πŸ“žTidak perlu kamu tahu aku mendapatkan nya dari mana, tapi aku menelpon mu karna aku ingin bertemu sama kamu bisa kan"jawab legisya santai.


"πŸ“žTidak aku tidak bisa, aku sibuk"tolak davin.


"πŸ“žAku mohon davin hanya sebentar aku ingin membicarakn sesuatu pada mu dan ini sangat penting"ucap legisya.

__ADS_1


Sebenar nya davin ingin menolak nya tapi setelah di pikir-pikir lagi akhir nya davin memutuskan untuk setuju bertemu dengan legisya karna davin juga ingin membicarakan sesuatu.


"πŸ“žBaik lah, kalau begitu kita bertemu di restoran yang berada di dekat kantor ku"ucap davin.


"πŸ“žOkey, aku ke sana sekarang"ucap legisya dengan suara girang.


Tut...tut...tut...


Legisya langsung mematikan sambungan telepon nya.


"Bos untuk apa kau menyetujui nya"tanya rimos heran.


"Aku setuju untuk menemui nya karna ada hal yang ingin aku bicarakan pada nya"jawab davin.


"Tapi bos apa kau sudah memberi tahu tentang legisya pada nona lia"tanya rimos penasaran.


"Belum dan aku juga tidak ingin memberi tahu lia kau tidak ingin dia mengetahui nya"jawab davin.


"Tapi kau tidak bisa menyembunyikan ini bos jangan sampai nanti nona lia bertemu dengan nona legisya dan nona legisya mengenali istri mu"ucap rimos.


"Aku tidak akan membiarkan nya lagi pula lia tidak perlu tahu karna legisya adalah masa lalu ku dan apa yang berhubungan dengan masa lalu tidak bisa kembali di masa depan"ucap davin.


"Baiklah terserah kau saja bos, tapi aku sudah memperingatkan mu jangan sampai kau menyesali nya nanti"ucap rimos.

__ADS_1


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


__ADS_2