MAFIA KEJAM BLASTERAN KOREA

MAFIA KEJAM BLASTERAN KOREA
BAB 49


__ADS_3

Lia hanya diam tidak menggubris perkataan davin dan setelah davin melihat wajah lia ternyata lia tertidur dengan pipi nya yang basah karna air mata nya.


"Ternyata kau tidur"ucap davin dan mencium kening lia lalu menggendong lia menunu ke kasur dan menidurkan nya.


"Tidur yang nyenyak sayang"ucap davin dan "cup" davin mencium bibir lia lalu berpindah ke kening nya.


Setelah davin selesai menidurkan lia ke kasur davin keluar kamar dan turun ke bawah karna davin baru ingat bahwa dia meninggalkan rimos di ruang tamu.


"Rim..."panggil davin namun tidak di jawab oleh nya.


"Dia tidur"ucap davin dengan kedua tangan yang ia masukkan ke saku celana nya.


"Kasian juga dia karna aku sudah lama meninggalkan nya sendirian di sini."ucap davin.


"Rim... Rim bangun"davin berusaha membangunkan rimos dan tidak butuh waktu lama rimos menggelit dan bangun sambil mengucek-ngucek mata nya.


"Hooaaamm, bos ada apa"tanya rumos dengan menguap.


"Tidak ada, ini sudah malam cepat kau mandi dan malam ini sebaik nya kau menginap di sini karna ada pekerjaan yang harus kita selesaikan malam ini juga"ucap davin.


"Iya, kalau begitu di mana kamar ku"tanya rimos setelah mengiyakan ucapan davin.


"Di tempat biasa"jawab davin santai dan pergi meninggalkan rimos yang masih duduk di sofa.


"Siapkan makan malam nya ya dan untuk rimos juga tapi untuk istri saya tidak perlu di siapkan karna dia sedang tidur"titah davin pada pelayan yang berada di dapur dan di angguki pelan oleh pelayan itu.


Davin menoleh ke arah rimos yang belum juga beranjak dan malah kembali tidur di sofa, melihat hal itu davin berdecak kesal dan menghampiri rimos.


"Heh, bangun"davin membangunkan rimos dengan mengayunkan bahu davin kasar.


"RIMOS LEE BANGUUUNNN...."kali ini davin berteriak tepat di dekat telinga rimos hingga membuat rimos sontak langsung terbangun.


"Bos apa kau pikir aku ini tuli hingga harus berteriak seperti itu"ucap rimos kesal.


"Itu salah mu sendiri aku meminta untuk mandi dan kau malah tidur"ucap davin tersenyum miring.


"Cepat mandi sana dan makan malam bersama jika kau tidak mandi maka kau tidak akan mendapat jatah makan malam di rumah ku"ancam davin namun tidak di gubris oleh rimos.


"Bos tidak punya hati"gumam rimos dan masih bjsa di dengar ileh davin.


"Kau bilang apa tadi"tanya davin dengan tatapan tajam.


"Tidak, tidak ada"rimos mengelak dan langsung pergi dari hadapan davin tanpa menghiraukan davin yang menatap nya tajam.


Kini berbalik davin yang duduk di sofa dan memainkan handphone nya tapi saat davin ingin memainkan sebuah game tiba-tiba handphone nya berdering dan langsung mengangkat telpon video call dari lisa.


"📱Lisa ada apa kamu telpon kakak"tanya davin yang tanpa basa-basi langsung bertanya pada sang adik.

__ADS_1


"📱Lisa cuma mau ngasih kabar besok lisa bakal ke indonesia dan sekarang lisa sedang menyiapkan keperluan untuk pulang"jawab lisa cemberut.


"📱Ooh begitu, tapi kenapa wajah mu cemberut"tanya davin.


"📱Ya habis nya kak davin, bukan nya nanyain kabar adik nya sehat kah atau bagaimana kah tapi malah nanya lisa ngapain nelpon kak davin."jawab lisa.


"📱Bagaimana kabar mu hmm, apa baik-baik saja"tanya davin.


"📱Telaat"jawab lisa kesal.


"📱Iisshh, kata nya tadi tanya kabar adik nya baik apa bagaimana ini sudah di tanya jawab nya telat bagaimana"ucap davin dan mengaruk kepala nya dengan gusar.


"📱Sudah lah, bagaimana kabar kak lia"tanya lisa yang mengalihalan pembicaraan.


"📱Dia baik sekarang sedang tidur istirahat di kamar"jawab davin.


"📱Kamu tidak sekalian menanyakan kabar kakak mu"tanya davin namun lisa bukan nya menanyakan kabar sang kakak malh menanyakan kabar sang pujaan hati nya.


"📱Bagaimana kabar oppa lee"tanya lisa yang tidak menghiraukan pertanyaan davin dan itu membuat davin malas untuk menjawab nya.


"📱Baik"jawab davin dengan malas.


"📱Trus sekarang oppa lee ada dimana di rumah nya atau..."tanya lisa tapi saat davin hendak mengatakan nya rimos langsung datang dan menyela nya.


"📱Di sini"jawab rimos yang menyela davin dan itu membuat davin merasa jengkel tapi tidak dengan lisa yang malah bersorak gembira melihat rimos lee.


"📱Kenapa oppa lee ada di sini"tanya lisa yang berpaling memandangi rimos tanpa memperdulikan kakak nya.


"Dasar adik tidak tahu sopan santun"gerutu davin dalam hati nya.


Saat rimos hendak menjawab justru kini berbalik davin yang menjawab nya dan itu sukses membuat lisa dan rimos bercebik kesal.


"📱Ada urusan pekerjaan maka nya dia ke sini dan menginap"jawab davin dengan enteng tanpa memperdulikan wajah lisa dan rimos yang cemberut.


"📱Sudah lah, lisa kakak tutup telpon nya jika kamu sudah sampai di indonesia kabari kakak sesuai permintaan kamu sebelum nya kakak akan jemput kamu di bandara bersama lia"ucap davinn.


"📱Iyah"jawab lisa malas.


Tanpa aba-aba davin langusng memutuskan telpon nya scara sepihak sedangkan rimos yang mendengar lisa akan pulang teeus saja memandangi davin dan itu membuat davin tidak nyaman.


"Hei, kau jangan memandang ku seperti itu


Aku takut"ucap davin.


"Takut kenapa bos"tanya rimos mengernyitkan dahi nya.


"Takut jika kau menaksir ku... Hahahahhhh... Hahhahh"jawab davin dan tertawa terbahak-bahak sedangkan rimos kembali mencebikkan bibir nya dan berdecak kesal.

__ADS_1


"Ck, sejak kapan dia bisa menjadi komedi sebelum nya dia sangat angkuh, dingin dan datar tapi sekarang jangan melucu bahlan dia tertawa"gerutu rimos dalam hati nya dan menggeleng-gelengkan kepala nya setelah davin meninggalkan nya.


"Heh, jangan duduk saja di sana cepat ke sini makan malam"teriak davin.


"Bahkan dia berteriak seperti anak kecil saja"gerutu rimos dan beranjak dari sofa.


Davin dan rimos kini berada di meja makan, tetapi rimos melihat-lihat ke setiap sudut mansion rumah bos nya itu namun ia tidak melihat keberadaan istri bos nya.


"Bos nona lia tidak ikut makan, aku harap kau tidak...."tanya rimos dan langsung di sela oleh davin.


"Tidak apa, dia sedang tidur maka nya tidak ikut makan"jawab davin dan kembali melanjutkan makan nya.


"Aku kau melakukan..."ucap rimos dan kembali di sela oleh davin.


"Sudah cepat kau habiskan makanan mu dan tunggu aku di ruang kerja ku"ucap davin.


Rimos hanya bercebik dengan makanan yang di mulut nya.


"Bi"panggil davin


"Bi aminah"panggil nya lagi.


Aminah yang merasa di panggil nama nya langsung menghampiri davin yang berada di meja makan.


"Iya tuan"jawab aminah.


"Eeem, bi tolong bibi siap kan makanan untuk lia nanti biar saya yang membawa nya ke kamar."pinta davin dan di iya kan oleh aminah.


Setelah aminah pergi ke dapur rimos bingung dan mengangkat kedua alis nya.


"Kenapa"tanya davin.


"Bos kenapa kau ingin membawa kan makanan itu ke kamar"tanya rimos.


"Memang nya kenapa kalau aku membawakan makanan untuk istri ku sendiri, tidak boleh"jawab davin sewot.


"Bukan begitu bos, tapi aku senang jika kau mau membuka hati mu kembali apa lagi untuk wanita seperti nona lia"ucap rimos dengan nada suara serius.


"Hmm"ucap davin yang hanya berdehem saja.


"Tuan davin, ini makanan nya sudah bibi siapkan"ucap aminah yang sudah membawakan nampan berisi piring nasi beserta lauk pauk nya dan juga segelas air.


"Makasih bi"ucap davin dan di angguki oleh aminah.


Davin menyudahi makan nya dan beranjak sambil membawa nampam itu ke kamar nya sedangkan rimos masih sibuk mengunyah dan menghabiskan makanan nya.


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁

__ADS_1


__ADS_2