MAFIA KEJAM BLASTERAN KOREA

MAFIA KEJAM BLASTERAN KOREA
BAB 62


__ADS_3

"Sampai kapan aku sembunyikan penyakit ini dan tidak mungkin aku bisa menyembunyikan hal ini lebih lama lagi apa lagi sekarang ada lisa dan mas davin juga sekarang sering berada di rumah"pikir lia dalam hati nya dan menangis dalam diam sambil menahan rasa sakit nya.


"Apa ini rambut ku rontok nya semakin banyak, apa ini arti nya usia ku sudah tidak lama lagi dan ini sudah jalan selama 1 bulan, ya tuhan tolong beri aku waktu sedikit lagi untuk bisa menjadi istri yang baik untuk suami ku jangan biarkan aku meninggalkan kesedihan di dalam hidup nya"gumam lia dan berlari ke balkon karna takut davin mendengar isak tangis nya.


Hiks...hiks...hiks...


Hiks...hiks..hiks...


"Mas davin maaf kan lia mas lia udah sering bohong ke mas dan lia juga udah buat mas davin kesal"batin lia sambil memamdangi davin dari balkon.


Setelah akhir nya lia merasa sudah tenang dan baik lia kembali ke ranjang dan memutuskan untuk tidur.


"Selamat malam mas"ucap lia sambil mengusap kening davin dengan lembut.


🍁🍁🍁


Ke esokan hari nya cahaya pagi matahari sudah menyinari kamar davin dan lia lewat sela-sela gorden.


Namun tampak nya itu membuat davin sangat nyenyak tidur dengan selimut lembut nya sedangkan lia sudah tidak ada lagi di sebelah davin.


***


"Kau sudah bangun"ucap rimos pada lisa yang sudah duduk di ruang tengah.

__ADS_1


"Belum aku masih tidur"ucap lisa asal dan berhasil membuat rimos melihat nya dengan wajah yang tak bisa di artikan.


"Kenapa melihat ku seperti itu, apa tidak lihat aku sudah bangun dan berdiri di sini tapi masih di tanya"ucap lisa.


Tampak lisa ingin tersenyum dan terbahak-bahak tapi ia berhasil menahan nya karna tidak mau usaha yang telah ia lakukan dari kemarin hanya berlangsung satu hari saja.


"Ngomong-ngomong kak davin dan kak lia belum bangun ya?"tanya lisa melibat ke arah rimos dan rimos menaikkah bahu nya sebagai arti jawab nya.


"Hahhh, sudah lah ayo kiar sarapan tapi kalau ngga mau sarapan ngga papa biar aku sendiri saja"ucap lisa yang mengajak rimos sarapan namun baru saja rimos ingin membuka mulut nya untuk bicara lisa langsung menyabar nya.


Setelah lisa berjalan ke arah meja makan dengan senyum yang terpampang jelas di wajah lisa karna ia berhasil mengerjai rimos.


Tap...tap...tap...


Hoooaaamm..


"Kak davin baru bangun"tanya lisa seperti tidak percaya.


"Kenapa apa ada yang salah"tanya davin sambil menggaruk-garuk kepala nya.


"Ngga papa, oh iya kak lia belum bangun kak"tanya lisa penasaran.


"Mungkin, karna di kamar dia tidak ada"jawab davin apa ada nya.

__ADS_1


"Tapi kak, kalau kak lia ngga ada di kamar terus dia di mana karna kak lia juga ngga ada di ruang tamu trus di dapur juga seperti nya ngga karna kalau kak lia ada di daour pasti kak lia sibuk menyiapkan makanan di meja makan"ucap lisa bingung.


"Mungkin ada di taman belakang, sudah lah aku mau mandi"ucap davin.


"Kak davin kenapa sih, sama istri ngga ada rasa peduli sedikit harus nya kak davin itu khawatir, panik kalau tau istri nya ngga ada di rumah bukan nya acuh"ucap lisa kesal dengan sikap davin.


"Lisa, mungkin saja di ada di taman belakang karna lia itu orang yang sangat rajin mungkin saja dia sedang menyiram tanamam di belakang atau juga mungkin dia sedang berada di kamar bibi karna bibi saat ini sedang demam"tutur davin.


"Aakh tunggu, apa kau sedari taman belakang"tanya lisa pada seorang pelayan yang kebetulan masuk ke dalam dari belakang.


"Tidak nona, dari tadi saya menyiram tanaman dan tidak nona lia di sana"jawab nya dan langsung pergi.


"Kak davin dengar kak lia ngga ada di taman belakang"ucap lisa yang mulai kesal.


"Hufh, baik lah aku akan cek di kamar bibi sebentar"ucap davin.


Setelah 2 menit kemudian davin kembali ke menemui lisa dan rimos dengan wajah yang bingun dan cemas.


"Bagaimana kak"tanya lisa dan davin menggeleng-geleng kepala.


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Hayo kira-kira lia kemana pasti nya ngga kabur ya dari rumah davin, hahahahhh

__ADS_1


......See you di cerita ku selanjut nya.....


__ADS_2