MAFIA KEJAM BLASTERAN KOREA

MAFIA KEJAM BLASTERAN KOREA
BAB 77


__ADS_3

Hari demi hari sudah berlalu kini lia sudah mulai membaik bahkan dokter nya mengatakan bahwa lia kini sudah hampir sembuh.


Mendengar kabar itu davin sangat bahagia begitu juga dengan lia bahkan saking bahagianya davin sampai lupa memberikan kabar ini pada lisa.


Davin yang ingin segera memberitahukan lisa bahwa lia sudah hampir sembuh dihentikan oleh lia.


"Kenapa sayang?kenapa tidak boleh? "tanya davin heran


"Mas lia nggak mau ngasih kabar ini lewat telpon alangkah baiknya jika kita memberitahu lisa saat aku sudah benar-benar sembuh dan kita pulang ke indonesia"jawab lia


"Benar juga"ucap davin setuju.


"Baiklah kalau begitu setidaknya kita jalan-jalan sebentar sambil menikmati hari berdua apalagi selama ini kita tidak pernah menghabiskan waktu bersama"ajak davin sangat semangat


"Hmm"lia hanya berdehem saja dengan senyuman bahagia nya juga.


......


Di indonesia


Rimos yang sudah benar-benar tidak tahu harus kemana dan bagaimana mencari lisa karna sejak malam itu dirinya mencari lisa namun nihil dia tidak bisa menemukan lisa.


Rimos sempat berpikir untuk memberi tahukan hal ini pada davin namun niatnya diurungkan karna takut jika davin panik apalagi jika sampai ditelinga lia pasti pengobatan nya akan dihentikan.


Sampai saat ini rimos masih mencari lisa dengan bantuan anak buahnya, rimos juga tidak ingin melaporkan hal ini kepada pihak kepolisian dia sendiri merasa bahwa lisa pergi karna ingin menenangkan dirinya.


"Dimana kamu sebenarnya? LISA.. "tanya rimos meremas rambutnya.


***


"AAH, LEPASKAN...LEPASKAN AKU, KENAPA KALIAN MENGIKATKU SEPERTI"teriak lisa yang ternyata dirinya sudah terikat oleh tali dengan beberapa pria bertubuh besar dan gagah yang menjaganya.


Dan juga seorang pria yang memakai baju setelan jas dan kemeja hitam.


"SIAPA KALIAN KENAPA KALIAN MENGIKATKU


APA KALIAN TAHU SIAPA AKU? "tanya lisa sambil teriak dan menatap tajam pria bersetelan jas itu.


"HEI,DIAMLAH"teriak pria yang bersetelan jas dan langsung melayangkan tamparan ke pipi lisa hingga membuat lisa langsung meringis dan pipi nya langsung merah membiru.

__ADS_1


*flashback on*


Saat lisa yang di tengah malam itu berjalan hendak pulang kerumah tiba-tiba saja mulut lisa dibekap dan langsung di paksa masuk ke mobil.


"SIAPA KALIAN"tanya lisa namun beberapa pria bertubuh besar tidak menjawab


"AKU BERTANYA APA KALIAN TIDAK MENDENGAR, JAWAB AKU SIAPA KALIAN?"tanya lisa kembali dengan berteriak keras


Namun saat lisa hendak berteriak lagi mulutnya langsung dibekap kembali hingga lisa pingsan.


*flashback off*


"Kau pikir kau ini siapa berani berteriak padaku? Hah"tanya pria yang merupakan saingan bisnis davin.


Lisa yang sudah mendapat tamparan dari pria yang didepannya seolah tak merasa takut dan menatap pria didepannya dengan tajam dan nyalang.


"Berhentilah menatap ku seperti itu karna aku tidak akan takut padamu"pria itu dengan kasar mengangkat dagu lisa namun lisa tak bergeming dia terus menatap nya dengan tajam bahkan semakin tajam.


"Apa kau tahu kenapa aku melakukan ini?karna kau adalah adik dari davin joon kyu dan karena kakakmu dan asisten nya itu aku kehilangan semua klien ku"pria itu semakin berbicara kasar dan meneriaki lisa.


Pria bersetelan jas merupakan saingan bisnis davin yang menyimpan dendam pada davin karna dirinya selalu di kalahkan oleh davin dan itu membuat nya sangat membenci davin.


"Lalu apa hubungannya jika aku adik dari davin joon kyu?"tanya lisa dengan tatapan penuh benci pada pria didepannya.


"Seharusnya kau merasa malu hanya karena perusahaan mu kalah saing dengan perusahaan kakak ku lalu kau menculikku"


"Karna itu tidak akan berpengaruh apapun,KAU MENGERTI"ucap lisa dengan geram.


"dia sangat berisik cepat kalian tutup mulutnya jika dia berteriak maka telingaku akan pecah mendengar teriakan nya yang tidak berguna itu"titah roberts pada anak buahnya dan meninggalkan tempat dimana dirinya menyekap lisa.


"Tidak, jangan berani menyentuhku atau kalian akan merasakan akibtanya nanti"gertak lisa namun sia-sia.


Skip


"Tuan aku sudah menemukan keberadaan nona lisa"ucap salah satu anak buah rimos


"Apa? Dimana? "tanya rimos terlihat senang


"Tuan, nona lisa disekap oleh tuan roberts sanjay"ucapnya lagi yang membuat rimos langsung kaget dan panik.

__ADS_1


"Apa? Bagaimana kau yakin jika lisa disekap oleh tuan roberts sanjay? "tanya rimos nampak tidak percaya.


"Tuan aku tidak sengaja melihat tuan roberts sanjay yang melajukan mobilnya kearah hutan, sebenarnya aku sendiri tahu kenapa aku tiba-tiba ingin mengikuti nya"jelasnya lagi


"Lalu apa yang kau lihat itu benar-benar lisa"tanya rimos kembali dan di angguki oleh anak buahnya


"Baiklah kalau begitu kita kesana sekarang"ucap rimos yang sudah kesal dan mengepal kan kedua tangan nya.


Rimos dan semua anak buahnya bergerak menuju dimana lisa disekap oleh roberts sanjay.


Setelah beberapa menit rimos bersama anak buahnya sampai di hutan dimana disana terdapat gedung tua yang sudah tidak terurus.


"Dengar, sebaiknya kita jangan langsung terburu-buru karna roberts sanjay adalah orang yang sangat berbahaya apalagi dia juga banyak sekali anak buah dan aku yakin di dalam sana sudah banyak penjagaan nya. "ucap rimos dan diangguki oleh semua anak buahnya


Rimos kini bersama dengan anak buahnya menyelinap untuk masuk dan benar saja saat mereka sudah bisa masuk terdapat beberapa anak buah roberts yang berjaga juga lisa yang terus berusaha melepaskan diri disana.


Seketika rimos yang melihat lisa diikat langsung geram dan kesal dengan tatapan yang tajam dan nyalang.


Saat semua anak buah roberts lengah rimos bersama anak buahnya langsung menghajar satu persatu anak buah roberts.


"Bug"


"Bug"


"Bug"


"Bug"


Rimos dengan amarah yang sudah membara tanpa ampun memukuli salah satu anak buah roberts sedangkan anak buah yang lainnya saling baku hantam dengan anak buah roberts


Rimos yang berhasil melumpuhkan anak buah roberts langsung menghampiri lisa yang masih diikat dan mulutnya yang masih dibekap.


"Kamu tidak apa-apa?apa ada yang luka? "tanya rimos khawatir dengan lisa yang sudah dipelukannya.


"Aku tidak apa-apa"lisa langsung melepaskan pelukan nya


Namun rimos kembali membara saat melihat pipi lisa yang merah membiru dia lantas memukul anak buah roberts yang sudah tak berdaya itu.


"BERANINYA KAU MEMUKULNYA"rimos berteriak dan kembali memukuli salah satu anak buah roberts hingga dia pingsan lisa yang melihat itu kaget dan meminta rimos untuk menghentikan nya.

__ADS_1


__ADS_2