
"Wah gila,tumben Kak Arjuna,keren banget rambut nya cuy" puji Ratu yang terpesona melihat Arjuna dengan rambut yang masih basah dan acak-acakan. Farza yang melihat itu menjadi diam terpaku dan menatap Arjuna dari kejauhan.
Permainan pun dimulai Nathan dan Ariel juga bergabung dengan Arjuna dan kawan-kawan nya karena mereka juga anggota basket di sekolah.
"Kak Arjuna keren juga ya" ucap Maya terkesima melihat Arjuna.
"Iya, dia memang keren, tapi gue heran kenapa gak ada satupun yang dia suka,padahal cewek-cewek di sini cantik-cantik" kata Audy sambil menguyah snack di tangan nya.
Dari kejauhan,sesekali Arjuna selalu mencuri pandang Farza yang terus menerus memperhatikan nya bermain basket.Dan sesekali mengulas senyuman nya kala mata mereka saling bertemu, begitu juga dengan Arjuna sebaliknya.
"Napa sih senyum-senyum gitu Zaa, terpesona liat Ka David" tanya Ratu yang melihat sahabat nya senyum-senyum sendiri.
"Apaan sih Ratu...." jawab Farza salting.
"Emang elo beneran suka sama kak David Zaa" tanya Audy yang berada di sebelah Bella.
"Apa sih kalian ini, siapa sih yang suka sama kak David" jawab Farza.
"Kirain elo udah bisa lupain kak Andra elo itu" Ratu menimpali.
"Ya,mau gak mau gue harus lupain dia lah Ra,kan dia bukan jodoh gue"
"Sanggup nih lupain Kak Andra...?" goda Audy sambil terkekeh.
"Ya, harus sanggup lah,lebih cepat lebih baik kan, agar gue juga bisa cepat jatuh cinta sama calon tunangan gue" ucap nya tersenyum sambil melihat Arjuna dari kejauhan. Bella yang menyadari ada yang berubah dari sahabat nya itu pun mengikuti arah mata Farza yang terus memperhatikan Arjuna.Bella yang sudah bersahabat lama dengan Farza, sangat tau betul sahabat nya ini seperti apa.
Arjuna... Arjuna... Arjuna.... teriakan para siswa perempuan membuat Bella tersadar dari lamunan nya.
"Aduh panas banget ya ni kuping" kata Farza kesal karena teriakan para siswa lain.
"Kenapa Zaa" tanya Bella semakin penasaran dengan tingkah laku sahabat nya itu.
"Gak ada yang lain apa ya selain Arjuna" ucap nya dengan sedikit kesal.
"Kan emang kak Arjuna itu keren, tampan dan mempesona Zaa" jawab Maya bersemangat.
"Lagian kenapa elo yang emosi Zaa, yang di sorakin Kak Juna,Zaa,bukan Kak David" ucap Bella sambil menaik turunkan kedua alis nya dengan tatapan yang mengintimidasi.
__ADS_1
#Duh,kenapa kaceplosan gini sih,bisa-bisa di Bella minta penjelasan nih# batin Farza,karena dia tau betul Bella adalah orang yang paling peka.
Bel pulang berbunyi, semua siswa meninggalkan lapangan basket, hanya tinggal beberapa murid saja. Farza dan sahabat nya juga masih duduk santai menunggu yang lain nya alias Arjuna dan teman-teman nya.Tak lama kemudian Arjuna dan yang lain pun datang mendekati Farza, Bella, Audy, Ratu dan Maya.
"Gimana Zaa penampilan kita tadi keren gak" tanya Dino dengan percaya diri.
"Biasa aja" jawab nya cuek.
''Ahahaha.... pesona elo kalah sama pesona nya Arjuna, elo lihat kan tadi para cewek-cewek bersorak ria manggil nama ini kunyuk" kata Doni dan hanya mendapat senyuman dari Arjuna
"Ar elo besok ada acara gak" tanya David.
"Gak ada...." jawab nya sambil menggeleng kan kepala nya.
"Kita ke rumah elo ya Ar, kangen sama basecamp".
"Iya, sekalian main PS" sambung Dino.
"Kita ikut ya Kak Juna" kata Audy menimpali.
"Tumben elo ngajakin Farza pulang" tanya Dino yang akan selalu bertanya ketika Arjuna mengajak nya pulang,karena memang mereka berdua jarang pulang bareng,dan yang sering mengantar Farza pulang adalah David.
"Ada acara di rumah jadi ya kita harus pulang cepat" jawab nya santai.
"Owh...." jawab mereka semua.
"Ya sudah,kita pulang duluan ya Assalamualaikum" pamitnya lalu pergi meninggalkan teman-teman nya.
"Waalaikum(u)salam".
Arjuna dan Farza meninggalkan para sahabat nya di lapangan basket menuju parkiran sekolah. Sambil berjalan, Farza mengingat bagaimana para siswa perempuan bersorak ria memanggil nama Arjuna, dan itu membuat nya menjadi kesal sendiri.
#Kenapa aku jadi kesal banget sih liat anak-anak sorakin Kak Juna# Gerutu nya dalam hati.
Arjuna yang melihat raut wajah Farza yang kesal,membuat nya tersenyum.Dia memang sempat melihat kekesalan Farza saat siswa lain menyoraki nya.
"Napa sih, tuh muka di tekuk-tekuk gitu,tadi pagi sudah di tekuk,sekarang di tekuk lagi" ucap nya sambil merangkul pundak Farza.
__ADS_1
"Tau ah....!!" jawab nya singkat.
"Gak usah di tekuk gitu, jelek tau" kata Arjuna sambil merangkul pundak Farza.
"Biarin aja,emang kenapa..."
"Jadi bikin aku gemes tau" ucapnya mencubit kecil hidung Farza.
#What...!!"Aku" ,sejak kapan dia mengganti nama panggilan nya sama gue#Batin Farza.
"Gak usah melotot gitu kali mata nya,entar copot lagi"
"Ish...apaan sih Kak"
"Gak usah cemburu gitu, aku gak bakalan tertarik sama mereka semua" Kata Arjuna masih dengan posisi nya,merangkul pundak Farza,sedangkan yang di rangkul hanya melipat yangan nya di dada.
"Siapa juga yang cemburu" gerutu Farza.
"Ya kamu lah,memang nya aku gak tau apa kalau muka kamu tadi sudah kayak bom mau meledak tau gak,pas dengar anak cewek sorakin nama ku" Ucap Arjuna yang langsung mendapat tatapan tajam dari Farza.
"Gak usah kayak gitu lihat nya,nanti kamu bisa jatuh cinta lagi sama aku" Ucap Arjuna yang terus menggoda Farza.
"Diih...." Farza hanya menggelengkan kepalanya mendengar gombalan Arjuna.
# Sejak kapan sih dia suka gombalin cewek#
.
.
.
.
.
Bersambung ......
__ADS_1