
08.00 waktu Amerika.
"Dave lo kapan balik ke Indo...?" tanya Juna sambil menyesap kopinya.
"Mungkin besok gue baru balik Jun" jawab Dave.
Sekarang Dave dan Arjuna berada di salah satu cafe milik Dave yang di kelola oleh sepupunya di Amerika.
"Gak nyangka gue, lo ternyata punya cafe sebesar ini di Amerika"
"Biasa lagi Ar... cuma cafe kecil doang" jawab Dave merendah.
"Kayaknya gue harus belajar cara berbisnis dari lo Dave" ucap Arjuna dan Dave hanya terkekeh.
"Lo udah hubungin keluarga lo Ar kalau lo udah sampai..?" tanya Dave.
"Udah kok barusan gue kirim pesan sama Gisel, mungkin ntar malam gue bakal telfon nyokab gue"
"Farza...?" Dave menaik kan satu alisnya dan Arjuna menggelengkan kepalanya saja.
"Jun kalau Farza hamil gimana..?" tanya Dave tiba-tiba sehingga membuat Arjuna sedikit tersentak.
"Ya mungkin gue bakalan balik ke Indo Dave, itupun kalau dianya mau, kalau gak mau ya gue bisa apa Dave" jawab Arjuna dengan sendu.
Dave mengangguk kan kepalanya lalu menepuk pundak Arjuna "Sabar Ar, bakal indah pada waktunya"
Arjuna hanya tersenyum simpul. Sebenarnya sangat berat untuknya karena harus meninggalkan orang-orang yang sangat di sayangi nya karena baru kali ini dia berjauhan dengan keluarganya.
...----------------...
Back to Indonesia.
Tak terasa sudah satu bulan Farza melalui hari-harinya tanpa kehadiran Arjuna.Farza menjadi orang yang pendiam dan jarang sekali berbicara tidak seperti dulu Farza yang ceria dan banyak bicaranya.Seperti hari ini dia dan teman-teman nya sedang berada di kantin kampus. Dia hanya diam dan hanya mendengarkan para sahabatnya berbicara dan bercanda satu sama lain nya. Dave juga sudah balik lagi di kampusnya.
"Guys gue mau bicara sama kalian" ucap Dave tiba-tiba.Mendengar ucapan Dave membuat semua teman-temannya langsung mendekatinya.
"Apasih kalian ini ngapain pada deketan" tanya Dave heran.
__ADS_1
"Katanya ada yang mau lo sampein sama kita Dave" ucap Akhmad.
"Ya gak usah deket-deket juga kali Mad" ucap Dave membuat semua sahabatnya menjauh kan sedikit.
"Bulan depan gue mau nikah sama Bella" ucap Dave
"WHAT..... !!! " ucap semua sahabat Dave berbarengan kecuali Farza dan Bella.
"Gak salah lo Dave...?" tanya Dino
"Gak lah.... gue sama Bella pingin nikah muda kayak Juna dan Farza, ya gak yank... " ucap Dave merangkul pundak Bella dan Bella pun mengangguk dengan tersenyum.
"Sama kayak aku dong kak Dave" ucap Ratu yang memang akan melaksanakan pernikahan nya dengan Mirza bulan depan.
"Tapi kamu kan awal bulan, kalau kita akhir bulan agar kita juga bisa saling bantu" jawab Dave.
"Jadi pingin nikah juga deh aku nya" ucap Mira tiba-tiba sambil tersenyum.
"Kode keras kode keras" ucap Audy menyindir Doni.
"Ya udah ntar setelah mereka nikah kita nyusul nikah juga" jawab Doni , membuat Mira terkekeh.
"Aku serius kok" Doni menatap Mira dengan serius "emangnya kamu gak mau apa kalau kita nikah cepet-cepet" tanya Doni.
"Ya mau ajalah, tapi kan cita-cita kamu.... " ucap Mira menggantung.
"Habis nikah kan aku bisa kuliah sambil kerja, dan kayaknya aku bakal pindah jurusan deh" jawab Doni.
"Pindah jurusan...?"
"Iya... kayak Arjuna dia kan pindah jurusan agar sekalian bisa kerja, Dave juga kan"ucap Doni.
"Emang loe pindah jurusan juga Dave...?" tanya Dino, sedangkan Dave menjawab dengan mengangguk kan kepalanya.
"Wah.... lo mau jadi pebisnis juga kayak Juna ya" ucap Akhmad.
"Kayak kalian gak tau aja Dave sama Arjuna kan sekarang satu frekuensi, pingin jadi pengusaha muda yang sukses" kata David sambil menyesap minuman nya.
__ADS_1
"Bicara tentang Arjuna, gimana ya kabarnya tu anak.." ucap Doni sambil melirik Farza yang dari tadi sibuk dengan ponselnya.
"Paling juga masih tidur dia" jawab Dave
"Enak banget tu anak ya dia malah enak-enak kan tidur"
"Ya namanya juga beda benua kak, ya pasti beda waktu lah" jawab Bella dengan penuh penekanan.
#batin Farza#
Beda benua...?apa dia gak di Indonesia..?
Meski terlihat bermain ponselnya,namun Farza juga terus berkutat dengan pikiran nya. Memikirkan di manakah suaminya kini berada. Dia pun ta berniat bertanya pada para sahabatnya.
...----------------...
Sore harinya setelah pulang dari kampusnya Farz langsung merebahkan tubuhnya di ranjang kesayangan nya, sekedar menghilangkan penat dalan dirinya.Sambil berbaring dia menatap langit-langit kamarnya. Memikirkan sesuatu.
"Sebenarnya dia kemana sih...? kok kata anak-anak dia gak berada di Indonesia..?" gumamnya berbicara sendiri.Sejenak memejamkan matanya namun dengan air mata yang tiba-tiba membasahi pipinya.
"Hiks... kenapa hidup ku jadi seperti ini hiks... " Farza menangis sambil berbicara sendiri dengan mata yang masih terpejam.
#batin Farza#
Aku mencintaimu, tetapi aku juga membencimu dan kecewa padamu hiks .. apa yang harus aku lakukan.
Tak berapa lama Farza telah tidur dengan sendirinya sambil memeluk boneka pemberian Arjuna sambil sesekali sesenggukan karena tangisan nya yang tak juga reda.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
Bersambung.....