
Pagi harinya Farza sudah berada di parkiran kampus. Seperti biasa Farza akan selalu menjadi pusat perhatian para mahasiswa cowok karena kecantikannya.
"Hai cantik" sapa Vano mendekati Farza.
#batin Farza#
Pagi-pagi udah di sambut buaya.
"Hai " jawab Farza cuek.
"Nanti sore jalan yuk" ajak Vano.
"Maaf aku gak bisa"
"Kenapa sih, cuma makan doang lho, mau ya cantik" ajak Vano yang tak pantang menyerah.
"GAK MAU..!!" jawab Farza kali ini dengan tegas, lalu pergi mendahului Vano.
Mendapat penolakan yang kesekian kalinya membuat Vano geram dan emosi. Dengan kasarnya dia menarik tangan Farza dan memegang lengan nya dengan kasar.
"Akh... lepasin gue breng-sek" ucap Farza merintih.
"Loe jual mahal banget sih jadi cewek, gue udah minta baik-baik sama loe, tapi loe tolak. Loe pikir loe siapa berani nolak Vano Agata hah..!!" ucap Vano dengan emosi menatap tajam mata Farza.
Dan kejadian tersebut tak luput dari perhatian mahasiswa. Mereka berdua sekarang menjadi totonan para warga kampus.
"Lepasin gue...!! sakit be-go" ucap Farza dengan merintih.
"Loe bilang gue apa tadi be-go,loe tu yang be-go karena sedah berurusan dengan Vano"
"LEPASIN GUE..!! SEBELUM GUE BIKIN LOE GAK BISA JALAN" Farza menatap Vano dengan tajam.
Sedangkan dari kejauhan Arjuna dan teman-temannya melihat kejadian tersebut.
"Jun gak mau loe tolongin si Farza..?" tanya Doni
"Udah biarin aja, dia bisa ngatasin nya sendiri kok" jawab Arjuna.
"Tapi kasihan lo Jun itu lengan Farza pasti sakit" ucap Mira.
"Biarin aja kak Mira, balasan nya malah lebih sakit tau" jawab Bella yang berada di sebelah Dave.
"Maksudnya...?" tanya Dave dengan memperhatikan Bella.
"Ya kakak liat aja sendiri" jawab Bella yang tak sadar kalau Dave memperhatikan nya.
Arjuna dan yang lain kali ini menatap Dave tak percaya karena dia mengeluarkan suaranya.Dino yang berada di sebelah Dave langsung berpindah mendekati Arjuna.
"Jun gue gak salah denger kan..?" tanya Dino
Arjuna terkekeh "Gak... loe gak salah denger kok"
"Oh my gat akhirnya si suara emas keluar juga" ucap Akmad tak percaya.
__ADS_1
"Suara emas..? siapa kak" tanya Ratu
"Itu ketua BEM kalian yang hampir tak pernah mengeluarkan suara emas nya" jawab Akmad.
"Dan loe pemenang nya Bell" ucap David.
"Hah...!! kok aku kak" ucapnya bingung sendiri.
"Iyalah cuma loe yang berhasil ngajak ngomong dia" jawab David.
"Jangan-jangan loe suka sama Bella ya Dave" tanya Arjuna dan dijawab senyuman oleh Dave, senyuman yang jarang sekali keluar.
"Oh ya lord akhirnya loe tersenyum Dave" ucap Doni senang.
Sedangkan Ratu, Audy, Maya dan Bella yang tak tau maksudnya hanya jadi pendengar.
Kembali pada Farza dan Vano.
Vano masih tetap tetang dengan genggaman tangannya pada lengan Farza.Farza masih terus meronta, mencoba melepas cengkraman Vano.
"Loe gak akan bisa lolos dari gue cewek sombong" ucap Vano meremehkan Farza.
"LEPASIN GUE BUAYA" akhirnya Farza berteriak sekencang mungkin.
"Berisik loe"
Cup..
Vano mencium bibir Farza dengan kasar, membuat Farza terkejut dan.....
Satu tendangan tepat mengenai masa depan Vano, membuatnya langsung ambruk dan merintih kesakitan dengan memegang juniornya.
"Akh.. akh.... sakit gi-la"
"Dasar buaya, loe berani nyium bibir gue.. Huwaaaa..... kak Juna... " Farza berlagak menangis dengan berteriak memanggil Arjuna.
Melihat Farza di cium Vano membuat Arjuna emosi dan langsung menyusul calon istrinya tersebut.
Sedangkan Farza menggosok bibirnya dengan tangannya,menghapus jejak ciuman Vano.Dengan kesakitan Vano tertawa sombong.
"Manis juga bibir loe, kapan-kapan boleh gue coba lagi" ucap Vano membuat Farza langsung mendelik dan....
Bugh...
Bugh...
Arjuna datang dan langsung memukul pipi kiri dan kanan Vano.
"Kak Juna...!!" ucap Farza terkejut dan langsung menarik paksa Arjuna.
"Breng-sek loe ya Van, loe udah berani nyium Farza di depan semua orang" ucap Arjuna dengan emosi
"Kak Juna udah gak usah di tanggepin orang gila kayak dia ini"
__ADS_1
Farza berjongkok di hadapan Vano "Loe pikir loe bangga bisa nyium gue di depan semua orang hah"
"Iyalah gue bangga, siapa tau gue firs kiss loe"
"Cih... " Farza menyipitkan matanya, menatap tajam Vano yang sedang tertawa sombong. Setelah itu dia menatap Arjuna dengan tersenyum.
Arjuna pun membalas senyuman Farza lalu menarik tangannya agar berdiri dan langsung...
Cup...
Arjuna mencium bibir ranum Farza tepat di depan Vano dan disaksikan semua mahasiswa disana. Vano di buat kaget dengan apa yang dilakukan Arjuna. Mereka saling menikmati ciuman mereka.
"Arjuna gi-la,dia nyium Farza di depan semua anak-anak" ucap Dino geleng-geleng kepala.
"Dia lagi bersihin jejak ciuman Vano Din, itu cara balas dendam terlicik tau" jawab Dave tanpa melihat adegan Arjuna dan Dave.
"Kalau itu kejadian sama pacar loe kira-kira loe bakalan gitu Dave..?" tanya David.
"Iyalah... "
"Kalian berdua emang gi-la udah, gak ada tandingnya"
bak to Arjuna, Farza, Vano
Setelah dirasa cukup mereka berdua melepas ciuman nya.
"Udah hilang kan jejak buaya nya, ayo kita tinggalin dia" ucap Arjuna menatap Vano yang masih terbengong.
"Bentar...." Farza berjongkok lembali " Loe pikir loe firs kiss gue,loe salah besar buaya kampungan,awas ya kalau loe sampai berani bikin perhitungan sama gue, gue bisa bikin masa depan loe terbang" tambahnya sekali lagi langsung berdiri.
Dan sebelum pergi sekali lagi Farza menendang masa depan Vano, membuatnya kesakitan lagi. Setelah itu dia pergi.
Farza berjalan beriringan dengan Arjuna dengan di tatap oleh semua mahasiswa, ada yang tersenyum ada juga yang menatapnya tajam.
"Kenapa semua ngliatin aku sih kak" tanya Farza heran.
"Ya siapa yang gak liatin kamu yang dalam sekejap kamu di cium 2 cowok, pasti irilah mereka" ucap Arjuna meledek sambil terkekeh.
Farza memukul lengan Arjuna "Ih kak Juna, gak lucu tau...!!"
"Hahaha.... udah jangan manyun gitu lah, udah sana acaranya udah mau mulai tuh"
"Iya... " Farza pun pergi bergabung dengan sahabatnya yang lain.
Dan kali ini semua calon mahasiswa dan seluruh warga kampus sudah mengetahui kalau Farza adalah orang terdekat Arjuna. Dan itu membuat para mahasiswa perempuan menjadi patah hati. Karena banyak dari mereka yang menyukai Arjuna karena ketampanan nya.
.
.
.
.
__ADS_1
. Bersambung....