MALAM PANJANG

MALAM PANJANG
Episode 43


__ADS_3

Masih dengan keterkejutan nya, Doni dan yang lainnya kali ini masih terbengong dengan menatap Farza dan Arjuna yang sudah duduk bersama dengan mereka.


"Kalian kenapa sih..? natapin kita berdua gitu amat" tanya Arjuna.


"Loe seriusan Jun tunangan sama Farza..?" tanya Akhmad yang masih tidak percaya.


Arjuna dan Farza menunjuk kan kedua cincin yang sudah terpasang di jari mereka masing-masing.


"Serius kak Akhmad....gak percaya banget" jawab Farza.


"Bukan kita gak percaya Zaa, kita tu kaget tau, kita gak nyangka kalau yang dijodohin sama Arjuna tu elo" ucap Nathan.


"Pantes ya kalian itu udah gak pernah bertengkar, tiap hari pulang pergi bareng kak Juna, di sekolah mesra banget, makan satu piring, taunya ternyata kalian udah pacaran" ucap Audy panjang lebar.


"Iya... sungguh tega kalian gak ngasih tau kita, kak Mirza juga kenapa gak ngasih tau aku sih" ucap Ratu cemberut.


"Itu semua kemauan mereka berdua yank... kakak gak ikut campur, lagi kakak kan di singapura"


"Kalian juga bertiga, kenapa gak ngasih tau kita-kita sih" ucap Audy menunjuk Bella, Maya dan David.


"Gak gampang kali ngasih tau hubungan mereka yang notabennya sepupuan, dan kalau anak-anak sekolah ada yang tau apa mereka gak mikir aneh-aneh" jawab David menjelaskan.


"Sudahlah yang penting kan kalian semua sudah tau, jadi gak usah di perpanjang lagi" ucap Bella akhirnya menengahi perdebatan antara temannya.


"Iya... iya.. ibu ustazah Bella yang cerewetnya minta ampun" cetus Doni.


"Apa kamu bilang..!!" ucap Bella yang sudah mengangkat sendok nya, bersiap untuk menggetok kepala Doni yang sudah meledeknya.


"Canda Bell... "


Mira yang berada di samping Doni tertawa sendiri melihat tingkah Doni yang sangatlah lucu.


"Kak Mira kenapa..?" tanya Farza.


"Engak papa Zaa, lucu aja liat kalian becanda" jawab Mira tersenyum.


"Mir loe kapan menetap di Indo...?" tanya David sambil menyuap makanan nya.


"Gue udah menetap disini kok Dav, semua barang-barang gue juga udah gue pindahin ke apartemen gue" jawab Mira.


"Terus orang tua kak Mira gimana..?" tanya Maya.


"Orang tua ku tetap di Australia May, cuma aku aja yang disini"


"Hah....!! jadi kakak di Indonesia sendirian dong..?" kali ini Ratu yang bertanya.


"Iya Ratu... lagian kan ada David, ada Sanjaya dan ada kalian semuanya jadi aku gak bakalan kesepian, aku senang bisa kenal sama kalian semua, kalian semua baik dan saling menjaga satu sama lain"


"Ngomong-ngomong kak Mira udah punya pacar belum..?" tanya Ariel


"Ngapain loe tanya begitu Riel...? mau daftar loe" tanya balik Nathan.


"Napa... orang gue cuma nanya doang, emang salah apa"


"Gue belum punya pacar Riel, masih jomblo"


"Mau gak sama aku kak..?" tanya Ariel menggoda


"Buwahahahaha.... PD abis sih loe Riel" ucap Audy sambil tertawa.


"Yah namanya juga berusaha, apa salahnya sih"


"Kamu mau jawaban yang jujur apa boong Riel" tanya Mira.


"Ya kalau bisa yang jujur dong"


"Tapi jangan tersinggung ya"

__ADS_1


Ariel mengangguk kan kepalanya dengan semangat.


"Kamu bukan tipe ku Riel"ucap Mira jujur


Mendengar jawaban Mira, semua sahabatnya menjadi tertawa lepas.


"Hahaha..... kasian deh lo Riel, belum nembak aja udah ditolak duluan" Nathan meledek Ariel dengan tertawa.


"Su-ek loe Than"


"Maaf ya Ariel, aku gak bermaksud nyakitin kamu" jawab Mira tak enak hati.


"Gak papa lagi kan hanya becanda"


"Tapi btw tipenya kak Mira kayak apa sih...?" tanya Ratu


"Yang penting setia dan gak kasar, itu aja sih"


"Diantara Kak Akhmad, Kak Doni, Nathan sama Ariel dan Mas Aldi kira-kira tipe Kak Mira siapa..?" tanya Farza.


"Heh.... kok nama gue loe bawa-bawa sih Zaa" cetus Doni


"Aaelah kan cuma perumpamaan kak Doni"


"Aku gak tau Zaa kan aku juga baru kenal mereka, jadi gak bisa milih lah"


"Yah.... yang spesifikasi aja kan cuma kira-kira"


"Udah ah aku gak mau jawab, gak enak tau" ucap Mira.


"Yaaa gak asik ni kak Mira"


Mira hanya tersenyum.


#batin Mira#


Mira diam-diam melirik Doni sambil tersenyum.


Malam yang sangat panjang dilewati Arjuna dan sahabatnya. Setelah acara selesai mereka semua pulang ke rumah masing-masing.


Arjuna mengantar Farza pulang ke rumahnya. Disepanjang perjalanan Arjuna selalu menggenggam tangan Farzana yang sudah resmi bertunangan dengan nya.


"Kenapa di pegang terus sih tangannya"


"Biar gak ilang"


"Apaan sih kamu" ucap Farza sambil tersenyum.


"Yank kamu tau gak tipe cowok kayak siapa yang di sukai sma Mira..?"


"Emang kamu tau..?"


"Tau lah kan aku sahabatnya Mira dari SMP, tipe cowok Mira tu kayak Doni"


"Hah...?! seriusan..! kayak gak cocok banget, kak Doni kan pendiam banget"


"Kata siapa Doni tu pendiam, kalau kamu tau Doni yang sebenarnya kamu bakalan kaget banget, Doni sama Dino tu jauh beda banget"


"Emang apa bedanya, kayak sama aja, sama-sama gak waras hahaha"


"Ngawur kamu, Dino itu tipe cowok ya setia dan romantis,sedangkan Doni tipe cowok yang sangat cuek apalagi kalau di depan orang banyak, sekalipun itu sahabatnya"


"Masak sih...? emang iya ya..?"


"Hmm.... dulu wakti sama Mila,di sekolah mana pernah sih Doni mau jalan berdua, pasti sama teman-temannya dan dia pasti menjadi sosok yang sangat tegas, cuek dan keras,tapi kalau sudah berdua an Doni bakal berubah jadi sosok yang manja, dan penyayang sama pacarnya"


"Masak sih yank kak Doni gitu, jadi penasaran aku liat dia pacaran" ucap Farza sambil membayangkan.

__ADS_1


"Makanya kenapa sampai sekarang dia masih ingat sama Mila, ya karena dia benar-benar sayang sama Mila, dan Mila juga sabar dengan sifatnya Doni"


"Tapi masak iya kak Mira suka sama kak Doni sih kak..?"


"Kayaknya sih iya dan kamu tau sifat Mira dan Mila itu hampir mirip, Mira itu orang yang sangat penyabar banget, aku yakin suatu saat nanti kalau mereka bakalan jadian"


"Sok tau banget kamu"


"Beneran kamu gak percaya sama aku..?"


"Gak..!" Farza melipat tangannya di dada.


"Mau taruhan..?"


Farza menatap Arjuna sambil menaik kan alisnya


"Taruhan apa..?"


"Kalau mereka sampai pacaran kita nikah gak pake nungguin kamu lulus kuliah, tapi kalau mereka gak pacaran kita nikah nunggu kamu lulus, gimana mau gak..?"


"Ih.... gak mau ah tantangannya gitu banget sih, udah gak ada taruhan-taruhan, biarin aja mau mereka pacaran apa tidak, yang pasti kita nikah nunggu aku lulus kuliah, titik gak pake koma..!"ucap Farza tegas.


" Yah kok gitu sih, gak asik ah kamu yank" Arjuna menghentikan mobilnya karena sudah sampai di depan rumah Farza.


"Bodo...!! udah ah aku masuk dulu ya" ucap Farza berpamitan


"Tunggu bentar kan aku masih kangen" ucap Arjuna menarik tangan Farza hingga mendekat padanya.


Cup...


Arjuna langsung mencium bibir pink milik Farza. Melu-mat nya perlahan-lahan dengan lembutmya. Tangan Arjuna juga sudah mulai berani bergerilnya mencoba mencari benda favoritnya dan memegang salah satu benda sintal milik Farza yang masih tertutup gaun nya. Arjuna sedikit mere-masnya hingga membuat Farza mengeluarkan desahannya karena geli"


"Mmpt.... akh... "


"Mmpt... "


Farza mendorong dada Arjuna mencoba menyudahi pergulatan mereka berdua tetapi gagal karena tenaga Arjuna yang sangat kuat.


Juna melepas ciumannya dan berpindah mencium leher jenjang putih milik Farza, sekali lagi membuatnya bertambah geli.


"Akh... kak Juna akh....geli, udah dong" ucap Farza dengan sesekali mengeluarkan desahannya.


Cup...


"Love you" ucap Arjuna mengecup kilas bibir Farza dan menyudahi kegiatannya.


"Udah aku turun ya, kamu hati-hati pulangnya jangan ngebut" ucap Farza lalu membuka pintu mobil dan keluar.


"Ya udah aku pulang ya, met bobok sayang nya Juna daaa..... " ucap Arjuna dalam mobil.


"Daaa.... hati-hati"


Arjuna melajukan mobilnya meninggal kan halaman rumah Farzana begitu juga dengan Farza yang langsung masuk dan pergi menuju kamarnya untuk beristirahat.


...----------------...


.


.


.


.


Bersambung....


Jangan lupa vote ya ... 🥰

__ADS_1


__ADS_2