MALAM PANJANG

MALAM PANJANG
Eps 79 s2


__ADS_3

Farza kembali membaca proposal kerja sama dari perusahaan Doble DA sambil membolak-balik kan kertas tersebut. Sejenak dia terlihat serius tapi saat dia melihat halaman belakang Farza langsung tersenyum bahagia.


"Kenapa senyam-senyum dek...?" tanya Mirza.


"Gak papa...." jawab Farza.


"Aneh kamu, emang ada yang lucu sama proposal nya..?" kata Mirza ikut melihat kembali proposal nya tersebut.


"Ya sudah kalau gitu aku balik dulu ke ruangan ku ya" ucap Farza berpamitan.


"Jangan lupa memikirkan nya Zaa...?" ucap Andra.


"Emmm.... aku menerima dan akan mempersiapkan semuanya dengan Aldi"


"Kamu gak minta bantuan kakak Zaa..?" tanya Andra.


"Emmm.... gak perlu, aku sama Aldi aja, kakak urus yang lain aja, baiklah aku permisi" Farza meninggalkan ruangan di ikuti Aldi di belakang nya.


Farza dan Aldi kembali ke ruangan masing-masing.Meneruskan pekerjaan mereka yang tertunda.


Ting...


Satu pesan masuk di ponsel Farza.


📩 Audy


Zaa ketemuan yuk... kangen nih.


📩 Me


Boleh, entar ya jam makan siang di restoran Maya.

__ADS_1


📩 Audy.


Oke, aku kabarin yang lain juga ya.


📩 Me


👍👍


Farza meletakkan ponselnya dan meneruskan pekerjaan nya.


Tok... tok... tok...


"Masuk" jawab Farza dari dalam. Aldi masuk dan langsung menyerahkan laporan kerja yang harus di tanda tangani nya.


"Zaa.... " panggil Aldi.


"Ya... kenapa...?" tanya Farza tanpa menatap Aldi. Dia menggeser kursi dan langsung duduk di depan Farza.


Farza menutup laptopnya dan menatap Aldi sambil melipat tangan nya di dada sambil bersandar.


"Iya... sepertinya itu perusahaan milik mereka bertiga deh" ucap Farza yakin.


"Bertiga...?" Aldi membeo, merasa bingung.


"Doble DA... yang artinya Dave, Doni dan Arjuna, tiga perusahaan yang bergabung menjadi satu perusahaan besar, bukan begitu bapak Aldi" ucap Farza sambil tersenyum.


"Waaah..... serius itu perusahaan Arjuna Zaa" tanya Aldi tak percaya.


"Ya aku sih mikirnya gitu, Mas Aldi dengarkan gimana ayah meremehkan suamiku tadi, dan mungkin itulah alasan nya ninggalin aku dan Varo. Dia benar-benar ingin fokus dan ingin sukses tanpa bantuan siapapun. Dan aku yakin mereka bertiga memulainya dari nol" jawab Farza panjang lebar.


"Dan lagi mana ada perusahaan yang ninggalin coretan kayak gini" Farza menunjuk kan coretan pendek bertuliskan I LOVE YOU di halaman belakang pojok bawah.

__ADS_1


"Hahahaha..... pantesan tadi kamu senyum-senyum sendiri Zaa, ternyata suami kamu sudah memberi clu nya" ucap Aldi sambil tertawa.


"Ya... saat Mas Aldi bilang punya firasat bahwa salah satu milik Arjuna, aku langsung memeriksanya lagi dan aku menemukan ini" jawab nya lagi.


"Masuk di akal sih Zaa, karena kamu juga bukan sembarang orang yang mutusin kerja sama gitu aja, ya meski itu perusahaan terbesar sedunia pun pasti kamu bakal mikir seribu kali dulu."


"Baiklah nanti aku dan Naina bakal jadi saksi hidup pertemuan kamu dan Arjuna" ucap Aldi sambil tersenyum.


"Mas Aldi mau ngajak Naina...?" tanya Farza.


"Iyalah, orang di sana kita gak mungkin kerja doang, dari pada aku nanti jadi obat nyamuk mending aku bawa gandengan, sekalian bulan madu, bikin adek buat Nadin" jawabnya sambil menaik kan satu alisnya.


"Dasar.... emang kamu ya, udah ah aku mau makan di luar, aku ada janji sama anak-anak" ucap Farza setelah melihat jam yang sudah menunjuk kan jam makan siang.


"Dimana..?" tanya Aldi.


"Di resto nya Maya" jawab Farza.


"Sama Naina..?" tanya nya lagi dan Farza mengangguk.


"Aku ikut...ayuk, sambil aku chat David sama Dino biar mereka ke sana juga" jawab Aldi berdiri mengikuti Farza yang sudah keluar duluan.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Bersambung.....


__ADS_2