MALAM PANJANG

MALAM PANJANG
Eps 31


__ADS_3

"Ketaman ya pak" ucap Farza pada supir taxi.


"Baik non"


Saat ini Farza sedang berada di dalam taxi menuju taman kota. Dia ingin menenangkan hati nya yang sedang sakit karena perlakuan Arjuna.


#**kenapa kamu nyakitin aku lagi kak** hiks# batin Farza.


Setelah setengah jam,akhirnya mobil taxi yang di tumpangi Farza berhenti di taman kota. Farza membayar argo taxi,kemudian keluar dari mobil memasuki taman. Meski hari sudah menjalang malam, taman masih terlihat rame. Farza berjalan mengelilingi taman.


Setelah puas berkeliling,Farza memilih duduk di bangku taman, menghirup udara segar. Duduk bersandar sambil melipat tangan di dada. Memandang lurus ke depan dengan sesekali menghapus air mata yang terjatuh di pipinya.


Drrt... drrt.... drrt...


Ponsel Farza berdering, di lihatnya panggilan dari Arjuna. Farza hanya tersenyum kecut tanpa menjawab panggilan nya. Dia juga mendapat beberapa notifikasi pesan dari Arjuna yang menanyakan keberadaannya dan permintaan maaf.


Farza menarik nafas panjang.


"Huft... tenang nya di sini" ucap nya dengan memejamkan mata nya. Namun saat memejamkan matanya tiba-tiba ada yang memegang tangan nya. Farza membuka mata, di lihatnya Arjuna yang sedang berlutut di depannya dengan menundukkan kepala nya.


Farza berdiri hendak meninggalkan Arjuna namun gagal, Arjuna sudah lebih dulu menghalangi jalan nya. Arjuna langsung memeluk Farza, mencium aroma tubuh orang yang sudah ia sakiti. Sedangkan Farza hanya diam tanpa membalas pelukan Arjuna.


"Zaa maafin aku, aku sudah menyakiti kamu lagi, aku sudah bikin kamu marah lagi, maaf aku sudah meragukan cintamu Zaa, aku pikir kamu masih ada rasa untuk Bang Andra, aku pikir kamu gak bakalan cemburu, tapi aku salah, aku malah bikin kamu nangis lagi, maafin aku Zaa, maaf" ucap Arjuna dengan penuh penyesalan.


"Kamu jahat hiks... kamu jahat hiks" ucap Farza memukul pelan dada Arjuna.


"Maafin aku sayang, aku janji gak akan mengulanginya lagi, aku janji akan selalu percaya sama kamu, aku janji" Arjuna menangkup kedua pipi Farza, memberi kecupan di kedua matanya dan kembali memeluknya.


"Aku sayang kamu Zaa, sayang banget, maafin aku ya" ucap nya lagi.


"Aku juga sayang kamu kak, jangan menyakitiku lagi"


"Aku janji gak akan menyakiti kamu lagi, aku akan selalu menjagamu"


"Baiklah aku maafin kamu, anterin aku pulang ya, mama pasti udah nungguin aku"


"Mama sama Papa kamu ada di rumah sayang, besok mereka akan pergi ke Paris,jadi seminggu ini kamu bakalan tidur di rumah" ucap Arjuna memeluk pinggang Farza.


"Owh... ya udah ayuk pulang" ucap Farza.


"Bentar ah, aku masih kangen sama kamu, kita disini dulu" Arjuna mendudukkan Farza di bangku taman, memeluk pinggang nya dari samping.


"Pasti semua nya sudah menunggu kita kak, lagian aku lapar kak Juna" rengek Farza manja.

__ADS_1


"Salah siapa ninggalin restoran gitu aja".


"Ih... " Farza memukul paha Arjuna "Kan gara-gara kamu juga aku ninggalin restoran" Farza memanyunkan bibirnya.


"Iya.. iya.. maafin aku ya sayang, ya sudah ayuk kita pulang" ucap Arjuna lantas mengajak nya meninggalkan taman.


.


.


.


Di rumah,Gisel menceritakan semua kejadian di restoran, di mana mereka bertemu dengan teman lama Arjuna.


"Ampun anak itu, kenapa bisa begitu ya" ucap Bunda Rose menepuk kening nya.


"Sudah biarkan saja mbak, namanya juga anak muda, wajar kalau seperti itu" kali ini Firman yang berbicara.


"Fir apa kamu masih marah sama anak kamu..?" tanya Ayah Deny pada adik nya yang sebentar lagi akan menjadi besan nya.


"Sebenar nya aku gak marah sama dia mas,aku hanya kecewa saja, selama dua tahun aku dibohongi anak ku sendiri" ucap Firman memijit pelipis nya.


"Sudahlah Om, sebaiknya kita lupakan saja masa lalu mereka, lagian, seperti nya Farza sekarang sudah jatuh cinta sama Arjuna, tadi saja aku melihatnya sendiri gimana sakitnya Farza saat melihat Arjuna dengan Mira" ucap Gisel menjelaskan pada keluarganya.


"Iya-iya Mama tenang saja, mana bisa sih Papa diemin anak kesayangan Papa itu" jawab nya tersenyum mengelus rambut sang istri


"Disini ada orang Fir" ledek Ayah Deny sang kakak.


"Lah kamu kan ada istri,ya istri kamu tu elus-elus rambutnya".


"Ih...Ayah am Om Firman kenapa malah mesra-mesraan depan aku sih" kesal Gisel.


"Hahaha.... maaf sayang" ucap Ayah Deny dan Pap Firman kompak


"Assalamialaikum... " Farza dan Arjuna kompak mengucapkan salam, membuat semua keluarga menoleh.


"Waalaikum(u)salam"


"Mama..... " teriak Farza berlari memeluk mamanya, Arjuna yang melihat pacar nya yang manja tersenyum seraya menggelengkan kepalanya.


#Zaa...zaa...kamu bikin gemes aku saja#


"Anak mama, sudah gak sedih lagi kan" ucap mamanya meledek.

__ADS_1


"Mama... siapa yang sedih sih" ucap nya dengan malu.


"Anak mama sudah semakin dewasa ya, ingat jangan pernah membuat keputusan dengan keadaan marah oke".


"Iya.. makasih ya mama selalu nasehatin Farza".


"Sama-sama sayang, ayuk kita duduk"Mama Maya mengajak Farza untuk bergabung bersama yang lain.


Arjuna berjalan mendekati keluarganya. Duduk di tengah antara Bunda Ros dan Gisel.


"Dasar anak nakal, bisa-bisa nya kamu bikin nangis anak mantu kesayangan bunda" ucap bunda menjewer telinga Arjuna.


"Aduh.. aduh .. bunda sakit bunda" keluh Arjuna sambil memegang tangan Bundanya.


"Bun lepasin kasihan anak nya" ucap Ayah Deny menyuruh istri nya melepaskan tangannya.


Arjuna mengelus-elus telinganya sambil memanyunkan bibirnya.


"Sekali lagi kamu nyakitin Farza lagi, bakal Bunda potong telinga kamu ya"


"Iya... iya... gak lagi"


"Ya sudah sekarang kalian semua istirahat, besok pagi-pagi kita harus ke bandara kan, Zaa kamu mau tidur dimana kakak Gisel apa kakak Juna" tanya Ayah Deny yang sudah terbiasa tau kalau Farza dulu sering tidur bersama Arjuna saat menjadi sepupu.


"Aku tidur sama kak Gis-" ucapnya terpotong.


"Farza tidur sama aku" sambar Arjuna dengan mengedipkan satu mata nya.


"Baiklah terserah kalian, ingat batasan kamu Kak, walau sekarang Farza adalah tunangan kamu jangan kamu pikir kamu bisa macam sama dia, Ayah sama Om Firman sudah kasih kamu kepercayaan" ucap Ayahnya memperingatkan.


"Iya Juna tau Yah"


Akhirnya semua meninggalkan ruang tamu dan pergi beristirahat di kamar masing-masing.


.


.


.


.


Bersambung...

__ADS_1


terima kasih yang sudah membaca karya author, jangan lupa like dan suportnya ya❤❤


__ADS_2