MALAM PANJANG

MALAM PANJANG
Eps 9


__ADS_3

Mama Maya dan Mirza meninggalkan Farza dan Andra agar mereka bisa menyelesaikan masalah mereka berdua.


"Kakak gak nyangka kepulangan kakak ke Indonesia menjadikan kita harus berpisah dek, kakak gak nyangka,pertemuan kita tadi adalah pertemuan kita yang terakhir sebagai sepasang kekasih,karena ternyata kakak sudah di jodohkan dan kamu juga" ucap Andra tersenyum miring dengan tangan masih memeluk Farza.


"Apa kita gak bisa mempertahan kan hubungan kita kak..?" tanya Farza menatap wajah Andra dari samping.


"Tidak....! kakak tidak mau mengecewakan Papa dan Mam kamu,begitu juga dengan Om Deny dan Tante Rose. Kakak yakin ini terbaik buat kita semua" akhirnya Andra menghadap Farza.


"Apa kita bisa melewati ini semua kak..? apa aku bisa melupakan rasa cintaku kepadamu hiiks...."tanya Farza.dengan air mata yang sudah menetes di pipi nya.Andra kembali membawa Farza dalam pelukan nya.


" Jangan menangis dek, kakak tau ini sulit buat kamu dan buat kakak juga, tapi kita tidak bisa melawan orang tua kita ,mereka sangat menyayangi kita. Mereka gak mungkin mengambil keputusan seenak mereka sendiri,mereka pasti sudah memikirkan ini semua dengan matang"


Dengan memeluk Farzana, Andra menenangkan nya agar dia tidak menangis lagi


"Kakak sangat menyayangimu dek, sampai kapan pun, walau tak bisa menjadi istriku kamu akan tetap selalu di hati kakak, menjadi orang tersayang kakak, menjadi adik kesayangan kakak" ucap Andra melepas pelukan nya dan menghapus air mata nya.


"Apa aku harus menerima perjodohan ini..?".


"Terima Zaa.. ini sudah takdir nya sayang, jangan pernah menghindari takdir yang sudah di tentukan oleh_Nya" ucap Andra menasehati Farza.


"Jadi mulai sekarang status kita harus berakhir Zaa, kakak akan berusaha menghilangkan rasa cinta dan sayang kakak sama kamu sebagai kekasih dan mengganti nya dengan rasa cinta dan sayang sebagai kakak kamu, kakak yang akan selalu menyayangimu" tambah nya lagi dengan tersenyum.


"Baiklah kalau itu yang terbaik buat kita semua, semoga pengorbanan cinta ini bisa menjadikan kita semua bahagia nantinya" ucap Farza mantap.


"Jadi mulai sekarang kita resmi berpisah Zaa, mulai sekarang kamu adalah adik kesayangan kakak,kamu harus menghilangkan rasa cinta kamu sama kakak dan berusaha mencintai jodohmu kelak, begitu pun kakak, kakak akan berusaha untuk mencintai Gisel".


"Iya kak,Farza akan berusaha untuk menerima semua ini dengan ikhlas".

__ADS_1


"Senyum dong" pinta Andra dan Farza pun mulai tersenyum,walau hati nya sedang sedih.


"Ya sudah ayo masuk, Mam kamu sudah nungguin kita di dalam" ajaknya merangkul pundak Farza yang sekarang sudah menjadi adik kesayangan nya.


"Mama mau ngomongin apa sih..?" tanya Mirza yang sedang tidur tengkurap di ranjang Farza.


"Kita tunggu Andra dan adek dulu kak" kata Mam Maya sambil duduk bersila.


"Kira-kira apa keputusan mereka Ma..?" tanya Mirzan lagi.


"Entahlah kak, mudah-mudahan keputusan yang terbaik buat kita semua" jawab Maya sambil tersenyum.


Tak berapa lama Andra dan Farza masuk ke dalam kamar dengan tersenyum.


"Mama mau ngomongin apa sih..?" tanya Farza duduk di sofa di susul dengan Andra yang duduk di ranjang samping Mirza.


"Iya Ma, kita sepakat mengakhiri hubungan kita dan menerima perjodohan kita masing-masing" ucap Farza dengan mencoba tersenyum walau sebenarnya di hati kecil nya dia sangatlah rapuh.


"Benarkah..? Andra sebelum nya tante mau berterima kasih sama kamu karena kamu sudah tulus mau mencintai anak tante yang nakal ini" ucap Mam Maya sambil mengelus lengan Farza.


"Mama.... " manja Farza.


"Iya Tante,Andra juga makasih karena Tante gak marah sama kita" jawab Andra.


"Tapi Tante minta maaf ya karena Tante tidak bisa merestui hubungan kalian, karena Farza sudah kami jodoh kan dengan seseorang sejak di dalam kandungan" penjelasan Mam Maya membuat Andra, Mirza dan Farza terbengong.


"Kandungan" jawab kompak mereka bertiga.

__ADS_1


"19 tahun yang lalu Pap sudah menjodohkan mu dengan anak Alm temen nya Papa namanya om Gibran" Ucap Mam Maya mengawali cerita nya.


"Siapa itu om Gibran, Ma..? dan kenapa kita gak pernah bertemu dengan nya..?" tanya Farza.


"Om Gibran adalah teman Papa dan Om Deny saat masih kuliah,tapi sayang nya dia sudah meninggal" ucap Maya.


"Innalillahi" jawaban kompak mereka lagi.


"Kok bisa Tante,Apa mereka sakit..?" kali ini Andra yang bertanya.


"Enggak, waktu itu Alm Om Gibran dan istrinya mengalami kecelakaan, membuat nyawa Om Gibran tidak tertolong,Sedangkan istri nya mengalami pendarahan dan terpaksa harus melahirkan secara cesar" Maya menjelaskan dengan mata berkaca-kaca, mengingat semua kejadian yang di alami sahabat nya.


"Terus hubungan nya sama perjodohan Farza apa ma..?" tanya Farza.


"Hubungan nya adalah yang dijodohkan dengan kamu itu anak dari Alm Om Gibran sayang" jawab Mama Maya.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


[Bersambung.... ]


__ADS_2