
Makanan telah habis, kantin juga sepi, hanya tinggal beberapa anak saja. Farza dan sahabat nya beranjak dari kantin menuju taman belakang sekolah. Di taman belakang tak ada meja ataupun kursi, hanya rumput buatan dari sekolah dan tak ada orang berjualan karena taman belakang memang sering di buat untuk belajar para siswa lain.
Ariel membawa gitarnya, sedangkan Audy dan Ratu membawa 4 kantong kresek sedang,yang berisi berbagai macam snack dan juga minuman untuk camilan mereka semua.
"Bussed..kalian ini gak ada kenyang nya apa ya, masih bawa 4 kantong kresek makanan lagi" ucap Nathan sambil menggelengkan kepalanya, heran melihat kelakuan 2 sahabatnya tersebut.
"Hehehe.... mumpung gratis Nath" jawab Audy yang benar-benar sudah menguras habis dompet si David.
Banyak pohon rindang di sekitaran taman,sehingga membuat taman menjadi sejuk karena sinar matahari tertutup pohon-pohon si sekitaran taman. Farza dan sahabatnya duduk beralaskan rumput sintetis buatan sekolah yang selalu bersih.Para cowok duduk bersila sedang para cewek duduk bersimpuh dengan kedua kaki menyamping. Dan karena para cewek memakai rok pendek,Dino menutup bagian bawah rok Audy menggunakan jaketnya, begitu juga dengan Arjuna yang menutupi milik Farza, David menutupi milik Maya , sedang kan Bella dan Ratu menutupnya menggunakan jaket milik Nathan dan Ariel.
"Sini gitarnya Riel" ucap Arjuna yang melihat Ariel membawa gitar.
"Nih... " ucapnya memberikan gitarnya.
"Zaa...nyanyi yuk" ucap Arjuna menatap Farza.
"Boleh, nyanyi apa" jawabnya yang berada di samping Arjuna.
"Terserah deh"
"Pamer bojo aja yang ada cendol dawetnya, seru tau" ucap Doni yang langsung mendapat jitakan dari David.
"Suka ngaco lo kalau ngomong, emang ini panggung hiburan apa" cetus Dino.
"Lagunya Andmesh aja gimana, yang cinta luar biasa" ucap Arjuna yang terus menatap Farza yang sedang tertawa mendengar banyolan si kembar Doni dan Dino.
"Cie... cie... udah luar biasa ya Kak cintanya..?" tanya Bella menggoda Arjuna.
"Iya dong Bell" jawab Arjuna mengedipkan sebelah matanya, Bella yang berada di sebelah Farza hanya tersenyum.
"Sama siapa Jun....?" kini giliran David yang menggoda.
"Pacar gue lah" jawab nya tanpa mengalihkan pandangannya.
"Emang lo punya pacar Jun..?" tanya Dino.
"Punyalah" jawab Arjuna keceplosan sehingga membuat Farza memukul pahanya.
"Aduh.... sakit lo ya.... " ucap Arjuna yang telah menyadari kata-katanya setelah mendapat tatapan tajam dari Farza.
"Ya...... apa Jun kok gak diterusin" ledek David dengan menaik kan satu alisnya menatap Arjuna. Arjuna tersenyum melihatkan giginya dengan menggaruk tengkuknya yang tak gatal karena hampir saja dia keceplosan.
#batin Arjuna#
Mampus gue, kenapa gue jadi ngefly gini sih padahal cuma liat wajah cantik kamu Zaa, alamat deh si onyon bakal minta penjelasan nih.
"Kalian kenapa sih, jadi gak nyanyinya ni" tanya Doni " kalo gak jadi biar gue aja" tambahnya lagi.
"Iya.. iya... bawel banget lu kayak emak-emak" ucap Arjuna sambil memulai memetik senar gitarnya dan mulai menyanyi.
Waktu pertama kali
Ku lihat dirimu hadir
__ADS_1
Rasa hati ini ingin kan dirimu
Hati tenang mendengar
Suara indah menyapa
Geloranya hati ini tak ku sangka
Rasa ini tak tertahan
Hati ini selalu untukmu
Terimalah lagu ini
Dari orang biasa
Tapi cintaku padamu luar biasa
Aku tak punya bunga
Aku tak punya harta
Yang ku punya hanyalah hati yang setia tulus padamu
Dengan memetik gitarnya Arjuna terus menyanyi sambil menatap teduh seorang gadis yang ada di depannya. Gadis yang membuatnya jatuh cinta dan mampu menghilangkan nama Mira dalam hatinya.
Terimalah lagu ini
Dari orang biasa
Aku tak punya bunga
Aku tak punya harta
Yang ku punya hanyalah hati yang setia
Yang ku punya hanyalah hati yang setia
Terimalah cinta ku yang luar biasa tulus padamu
"I love you" ucapan terakhir Arjuna membuat sahabatnya kaget dan langsung menatapnya.
"Elo love you sama siapa Jun? Farza?" tanya Akhmad.
Arjuna yang tersadar langsung menjawab " Ya sama pacar gue lah"
"Wah... wah... wah... rlo punya pacar gak bilang-bilang Jun, kebangetan elo, takut kena PJ ya lu" hardik Doni.
"Ngapain takut, ntar pajak jadiannya bisa kalian nikmatin, pas malam setelah kita wisuda kelulusan" jawab Arjuna satai.
"Emang ada apa kak..?" tanya Ratu.
"Gue mau tunangan sama pacar gue, kalian harus datang ya di hotel xxx"
__ADS_1
"Seriusan lo Jun..?" tanya Dino dan di jawab anggukan oleh Arjuna.
"Lo gak mau ngasih tau kita-kita Jun nama pacar lo" kini giliran David mencecar Juna.
"Gak lah rahasia, hanya gue dan keluarga gue aja yang tau".
"Zaa lo tau pacarnya kak Juna" tanya Audy.
"Tau, dia orangnya cantik manis baik hati dan tidak sombong" ucapnya tersenyum.
#batin Bella#
Dasar putri keong, dianya muji diri sendiri
Bella yang berada di samping Farza terkekeh.
"Kenapa bel..? ada yang lucu..?" tanya Audy.
"Ah... gak ada kok, aku jadi penasaran aja sama tunangannya kak Juna yang katanya cantik, manis, baik hati dan tidak sombong itu lo" jawabnya sambil tersenyum.
"Udah ni siapa yang mau nyanyi" tanya Arjuna.
"Kak Doni, katanya mau nyanyi cendol dawet, sambil keliling taman ya sekalian, siapa tau dapat ceperan" ucap Ratu meledek Doni dengan tertawa, dan semua ikut tertawa.
"Sahabat laknat kalian semua ni, masak gue ganteng-ganteng gini suruh keliling taman buat ngamen sih" ucap Doni mengambil Gitar di tangan Arjuna lalu memetik senarnya dan bernyanyi lagu cendol dawet.
Tanpa rasa malu Doni, Nathan dan Ariel bernyanyi lagu cendol dawet yang sedang viral di media sosial dengan mengelilingi taman, menghibur semua anak-anak yang sedang bersantai di taman, seperti layaknya seorang pengamen. Membuat semuanya tertawa dan sesekali meledeknya dengan berpura-pura memberi uang receh.
"Dasar si Doni bisa aja buat orang ketawa" ucap Dino.
"Kembaran lo Din" ucap Arjuna.
"Ngomong-ngomong kak Doni gak punya pacar apa kak Dino" tanya Farza.
Dino tersenyum" Doni gak bisa lupain mantannya yang udah meninggal Zaa, tau kan kalian siapa".
"Kakak Mila ya" jawab Farza dan Dino mengangguk.
"Cuma sama kita-kita dan cuma di sekolah dia bisa lupain Mila, tapi kalau udah di rumah dia murung terus jarang keluar kamar" ucap Dino menatap adik kembarnya dari kejauhan.
"Semoga aja suatu saat nanti kak Doni bisa mendapatkan cinta yang tulus " ucap Bella.
"Amin... " semua kompak menjawab.
.
.
.
.
Bersambung...
__ADS_1
jangan lupa like dan comen nya ya terima kasih❤