MALAM PANJANG

MALAM PANJANG
Eps 76 s2 Bahagia


__ADS_3

"Gimana seneng gak di telfon papi..?" tanya Farza sambil melajukan kembali mobil nya.


"Seneng Mi" jawab Varo tersenyum.


"Gak marah lagi sama Papi...?" tanya Farza lagi dan Varo hanya menggeleng kan kepalanya.Farza tersenyum sambil mengelus rambut Varo.


Tak berapa lama mereka pun sampai di rumah Papa Firman. Varo keluar dari mobil dan langsung berlari masuk ke dalam di ikuti Farza sambil menenteng tas kresek yang berisi makanan ringan untuk keluarganya.


"Nenek.... kakek.... Varo datang" teriak Varo dari bawah.


"Valo belisik... " jawab seseorang dari atas.


"Kacil Boy datang, adik Via kemana..?Boy kangen nih"


"Pia lagi tidul Valo" ucap nya dengan cadel.


"Kacil kenapa gak tidur..?"


"Belum ngantuk" jawab nya santai.


"Kacil sini temenin Boy main" ucap Varo sambil melambaikan tangan nya.


"Tunggu bental ya Ala panggil Daddy sama Mommy dulu, Valo tunggu di bawah ya" ucap Zahra lalu berlari menuju kamar orang tuanya.


Zahra adalah anak dari Mirza dan Ratu. Umur nya 2 tahun lebih muda dari Varo,karena itu Varo memanggil nya dengan sebutan Kacil atau kakak kecil.


"Cucu nenek udah datang" ucap Mama Maya yang baru keluar dari kamar nya bersama Papa Firman.


"Nenek...kakek" Varo berlari mendekati Papa. Firman dengan merentangkan kedua tangan nya, yang artinya dia minta di gendong. Papa Firman pun akhir nya menggendong cucu laki-lakinya.


"Uuuuhhh.... cucu kakek berat ya sekarang, tambah endut ya" ucap Papa Firman sambil mencium pipi Varo.


"Iya kakek karena Varo makan nya banyak, biar sehat dan bisa ketemu Papi deh" jawab Varo dengan mengangkat tangan nya membentuk huruf L 💪.


Papa Firman menatap Varo dan kemudian beralih menatap Farza yang malah tersenyum lebar.


"Valo... " panggil Zahra saat sudah di bawah.


Melihat Zahra, Varo langsung turun dari gendongan kakek nya dan langsung mendekati Zahra.


"Kacil ayuk main, tapi Varo cium dulu ya" Goda Varo pada Zahra. Dengan gerakan cepat Zahra langsung menutup pipi nya dengan ke dua tangan nya.


"No...!! Valo gak boleh cium Ala"

__ADS_1


Tapi bukan Varo namanya kalau tidak jahil. Tak dapat di pipi Varo pun mencuri ciuman Zahra pada bibir nya, sama seperti yang dia lakukan pada Rania tadi pagi. Setelah berhasil mencium bibir Zahra, Varo pun langsung berlari kabur.


"VALOOOO......!!!" teriak Zahra lalu mengejar Valo yang berlari mengelilingi rumah.


"Dasar.... anak sama bapak sama aja, sama-sama jailnya" ucap Mirza sambil geleng-geleng kepala melihat tingkah laku Varo yang suka mencium saudara-saudaranya.


"Emang Arjuna dulu gitu Dad...?" tanya Ratu pada suaminya.


"Iyalah.... nih anak cantik korban nya" jawab Mirza menunjuk Farza dengan dagu nya.


"Jadi mulai kecil kamu udah sering di cium Arjuna dong Zaa" tanya Ratu pada Farza, dan Farza malah menaikkan bahunya, tanda dia tidak tau.


"Sudah-sudah ayuk kita ke ruang keluarga aja, jangan berdiri di sini" Ucap Papa Firman mengajak keluarganya duduk bersama di ruang keluarga.


...🌷🌷🌷🌷🌷...


"Dek apa sudah dapat kabar dari Arjuna....?" tanya Papa Firman memulai pembicaraan.


"Barusan dia menghubungi kami pa" jawab Farza membuat Mirza terkejut.


"Serius dek..?" tanya Mirza tak percaya.


"Heemm... cuma nomer nya di rahasiakan" ucap nya lagi.


"Enggak lah Ra, ngapain curiga" jawab Farza enteng.


"Kalau dia mengkhianati kamu gimana..?" tanya Ratu kembali.


"Itu urusan dia dengan Tuhan dan juga urusan dia dengan kalian semua tentunya.Aku gak akan pernah takut Ra, karena aku punya kalian semua yang akan selalu dukung aku. Selama dia gak menyakiti Varo, selalu ingat dengan Varo, aku gak akan mikir yang lain selain kebahagiaan Varo" ucap Farza tersenyum sambil memeluk Mama Maya.


Dan semuanya pun tersenyum mendengar penuturan Farza yang bijaksana dan dewasa.


"Papa lihat apa sih serius amat" tanya Farza yang melihat Papa Firman yang malah fokus pada televisi.


"Papa lagi lihat berita bisnis Dek lagi viral ni, pengusaha muda yang sukses nomer 1 di Indonesia dan Amerika.


" Emang ada Pa...?" tanya Farza yang penasaran dan ikut melihat berita tersebut.


"Doble DA grup" Farza membeo


"Iya dek perusahaan terkemuka dan terbesar di Indonesia dan Amerika" kata Mirza


"Kayak gak asing sama itu perusahaan, apa perusahaan yang identitas CEO nya di rahasiakan" tanya Farza dan di jawab anggukan oleh Mirza.

__ADS_1


"Kenapa harus di rahasiakan sih...?" tanya Ratu.


"Ya mungkin aja ini perusahaan dalam masa perintisan Mom dan belum seratus persen sukses, jadi nanti saat perusahaannya sudah sukses 100% dia menampakkan batang hidung nya" jawab Mirza seasalnya.


"Masak iya belum sukses tapi udah masuk infotainment aja"


"Ya Daddy juga gak tau Mom, kan Daddy bukan wartawan, Daddy itu CEO, anak nya Mama sama Papa, suaminya kamu dan Daddy nya Zahra, kakaknya Farza" kata Mirza panjang lebar sambil merangkul Istrinya.


"Ish kamu ni " Ratu memukul lengan Mirza.


"Ya abis nya Mommy nanya-nanya mulu udah kayak reporter aja"


"Sudah-sudah kalian ini ribut aja, kasian adek kalian gak ada yang di peluk" ucap Papa Firman menggoda anak perempuan nya.


"Kata siapa,ada kok" ucap Farza langsung memeluk Papa Firman "Nih ada yang aku peluk" ucap nya kembali.


"Mi,Varo ngantuk" ucap Varo sambil mengucek matanya.


"Uuch.. anak Mami ngantuk, Ya sudah ayo kita ke kamar, Ma, Pa, Kak, Farza duluan ya" ucap Farza berpamitan.


"Iya, Papa juga udah ngantuk, ayuk Ma kita ke kamar juga" Ajak Papa Firman mengajak mama Maya.


"Ara ayuk tidur juga sayang" ucap Ratu menggendong Zahra,mengajak anak nya tidur juga.


"Tidul sama Mommy" kata Zahra sambil kedua tangan nya melingkar di leher Ratu.


"Kalau Ara tidur sama Mommy, Daddy sama siapa dong" kata Mirza dari samping Ratu sambil merangkul pinggang sang istri.


"Daddy sama bibi ncus" jawab Ara sambil tertawa.


"Ih dasar ya anak Daddy,masak Daddy disuruh tidur sama bibi ncus" Mirza mengambil Ara dari gendongan sang istri dan langsung membawanya masuk ke dalam kamarnya.


.


.


.


.


.


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2