
#Batin Farza#
Masih gak percaya aja, heran deh sama mereka berdua.
"Jangan mikir aneh-aneh, aku udah 100% percaya sama kamu, cuma sama Bang Andra aku masih belum percaya penuh" ucap Arjuna seakan mengerti isi pikiran Farzana.
"Kok kamu tau apa yang aku pikirin" tanya Farza.
"Karena aku pacar kamu" jawabnya menoleh pada Farza setelah menghentikan mobilnya di area parkir kantor.
"Zaa aku aja yang cuma cinta dalam hati baru bisa lupain Mira setelah 4 tahun, apalagi Bang Andra yang justru pernah menjalin hubungan sama kamu, aku cuma gak mau kakak ku sakit hati dan kecewa, itu aja" Arjuna menjelaskan pada Farza.
"Tapi aku yakin kalau Kak Andra itu serius sama Kak Gisel"
"Iya aku tau, aku juga percaya kok sekarang sama kakak kesayangan kamu itu, udah jangan sedih" ucap Arjuna yang melihat Farza sedih karena masih berprasangkan buruk pada Andra
Farza menatap Arjuna dengan senyuman, lalu memeluknya "Makasih ya... aku sayang kamu"
"Aku malah lebih sayang sama kamu Zaa" ucapnya dengan mencium harum rambut hitam pacarnya.
"Ya udah masuk yuk" Arjuna melepas pelukannya dan keluar dari mobil bersama Farza.Mereka berdua masuk ke dalam kantor. Saat memasuki banyak karyawan yang memperhatikan mereka, karena mereka masih memakai seragam sekolah. Apalagi Farza yang baru pertama kali pergi ke kantor keluarga Arjuna.
"Banyak yang merhatiin kita yang" ucap Farza dengan memegang tangan Arjuna.
"Udah cuekin aja" jawab Arjuna yang memang tak memperdulikan omongan para karyawan di kantornya.
Arjuna dan Farza memasuki lift khusus untuk pemilik dan klien2 perusahaan, lift yang langsung menuju lantai atas.
Ting....
Pintu lift terbuka Arjuna dan Farza melangkah keluar dan berjalan menuju ruangan Direktur utama Sanjaya Grup.
"Siang Mas Juna" ucap Dilla sebagai sekretaris kantor
"Siang Mbak Dilla" jawabnya dengan senyuman dan Farza juga tersenyum.
Ceklek....
Arjuna membuka pintu ruangan ayahnya.
"Masuk yang" ajaknya pada Farza
Farza langsung duduk di sofa ruangan.
"Yang aku mandi dulu ya, kamu tunggu disini dulu, kalau perlu apa-apa kamu minta tolong sama Mbak Dilla ya" ucap Arjuna dan Farza hanya mengangguk.
Arjuna pergi ke ruang pribadi yang berada di dalam kantornya. Disana juga terdapat kamar mandi dan juga tempat tidur untuk beristirahat.
Sambil menunggu Arjuna selesai mandi, Farza menuju sebuah rak buku, melihat berbagai macam buku yang tersusun rapi.
"Banyak juga reverensi bukunya Om Deny" ucapnya berbicara sendiri
Tok... tok... tok....
Tiba-tiba pintu ruangan di ketuk.
__ADS_1
Ceklek...
Masuk lah pria tampan yang mungkin masih berumur 30 tahunan. Farza reflek membalik kan badannya.
"Ah... maaf mbak saya kira Mas Arjuna sudah datang" ucapnya lalu menunduk kan kepalanya.
"Kak Juna lagi mandi mas, ada yang perlu disampaikan..?" tanya Farza mendekati pria tersebut
"Nanti saja, kalau begitu saya permisi dulu mbak" ucapnya hendak mebalik kan badannya.
"Tunggu mas" ucap Farza yang mencegah pria itu pergi.
"Iya mbak... ada yang bisa saya bantu..?" tanyannya
"Apa mas bisa nganterin saya ke kantin kantor..? saya lapar, mau beli makanan sekalian sama kak Juna juga" jawab Farza
"Bisa mbak, mari saya antar" ucapnya langsung membuka pintu ruangan.
"Makasih ya, emm... kenalin saya Farza sepupunya Arjuna" ucap Farza mengulurkan tangannya.
"Saya Aldi mbak, asisten pribadi keluarga Pak Deny" ucapnya membalas uluran tangan Farza.
"Ayuk mas, saya udah lapar ni, satu lagi jangan panggil saya mbak, saya masih 17 mau 18 tahun mas, masih di bawah Mas Aldi" ucap Farza yang menolak dipanggil mbak
"Gak enak lah mbak, kan saya karyawan kantor"
"Enakin aja mas... anggap aja aku ini adiknya mas Aldi"
"Wah mbak ini kayak Arjuna aja gak mau dipanggil Mbak sama Mas, maunya dipanggil nama aja" ucap Aldi dengan tersenyum
"Ow gitu ya mbak eh maaf Farza" ucapnya
"Zaa.... " ucap Farza membenarkan nama panggilannya
"Iya Zaa" jawab Aldi
Setelah sampai kantin, Aldi langsung memesan makanan untuk Farza, Sedangkan Farza menunggu Aldi sambil memainkan poselnya. Karena Farza masih memakai seragam sekolah, banyak karyawan yang membicarakannya.
"Eh itu siapa sih kok anak sekolah masuk kantor kita" ucap karyawan 1
"Itu tadi aku liat sama mas Arjuna lo, adiknya kali" jawab karyawan 2
"Gak mungkin lah Mas Arjuna itu anak laki satu-satunya Pak Deni adiknya Bu Gisela" ucap karyawan lainnya dan masih banyak lagi yang mereka omongkan tentangnya. Farza yang tak tahan dengan omongan para karyawan Arjuna langsung berdiri dan mendekati segerombolan karyawan perempuan yang membicarakannya.
"Hai kakak-kakak yang cantik, perkenalkan namaku Adisty Farzana Firmansyah,sepupu dari Kak Arjuna Sanjaya, daripada kalian ngomongin aku dari belakang mending aku memperkenalkan diri sendiri" ucapnya dengan sedikit pedas
"Ingat ya kakak cantik jangan pernah ngomongin orang di belakang, gak baik,, kalian juga pasti marah kan kalau di omongin orang di belakang" tambahnya lagi membuat semua karyawan yang ada disitu terdiam. Aldi yang melihat kejadian barusan tersenyum melihat Farza.
"Zaa... " panggil Aldi membuat Farza menoleh.
"Baiklah kakak cantik lanjutkan makanan kalian" ucapnya lalu pergi
"Kak Aldi, mana pesanan ku" tanya nya
"Ini pesanan kamu, nasi pesel sayur sama air mineral" ucapnya memberikan pesanan Farza
__ADS_1
"Makasih ya,lho mas Aldi gak makan..?"
"Tadi udah selelsai"
"Ow... baiklah aku makan dulu" ucap Farza, saat akan menyendok kan makannya tiba-tiba poselnya berdering dan ada panggilan masuk dari Arjuna, Farza pun menjawab panggilannya terlebih dahulu.
"Ya hallo"
"Yang kamu dimana..?"
"Aku lagi di kantin, tadi minta anterin mas Aldi, habisnya aku udah lapar"
"Owh ya sudah kalau begitu, aku kira kemana"
"Kamu mau nitip makanan gak?nanti aku bawain pas balik ke ruangan kamu"
"Gak usah, kan nanti kita ada dinner yang"
"Oo iya ya aku lupa, ya sudah aku makan dulu ya"
"Tunggu, berikan ponsel kamu sama Mas Aldi"
"Baiklah"
"Mas ini Arjuna mau ngomong" ucapnya memberikan ponselnya pada Aldi.
"Iya Ar ada apa..? berkasnya sudah aku taruh di meja, kamu pelajari dulu ya"
"Baiklah-baiklah tolong jagain pacarku ya Mas"
"Pacar.... "
"Ya sudah aku tutup ya Assalmualaikum"
"Waalaikun(u)salam"
"Ini Zaa" ucap Aldi memberikan ponsel milik Farza
"Iya... " jawabnya menerima ponselnya.
Farza memulai memakan nasi pecel kesukaanya dengan tenang dan nikmat. Sedangkan Aldi, sambil menunggu dia memainkan poselnya dan sesekali melirik Farza.
#batin Aldi#
Apa iya mereka pacaran, kan mereka epupuan, emang boleh ya.
Berbagai pertanyaan muncul di benak Aldi. Meskipun Aldi baru bekerja di keluarga Arjuna tapi dia cukup mengenal siapa mereka. Karen Arjuna dan keluarganya sangat berjasa pada keluarganya.
.
.
.
.
__ADS_1
Bersambung....