
Setelah sampai, Farza langsung memarkirkan mobil milik Arjuna di garasi. Dia turun dari mobil dan membuka pintu belakang, Farza membangunkan Arjuna yang tertidur pulas.
"Kak Juna bangun yuk, kita sudah sampai" Farza menggoyangkan tibuh Arjuna. Arjuna mengerjapkan matanya dan mengumpulkan kesadaran nya. Dia juga masih merasa lemas dan pusing.
"Udah sampai ya Zaa" ucap nya yang masih memegangi kepala nya
"Iya.. sudah ayuk masuk,aku bantu" Farza memapah Arjuna, membantu nya berjalan memasuki rumah Arjuna
"Assalamualaikum" mereka berdua mengucapkan salam.
"Waalaikum(u)salam" jawab Bunda Rose menyambut mereka berdua.
"Lho Juna kenapa Zaa" tanya Bunda Rose yang melihat Farza memapah Arjuna yang lemas dan pucat.
"Kak Juna pusing Bunda".
"Ya sudah,kamu bawa dia ke kamar nya, Bunda buatin bubur dulu ya" kata Bunda Rose lalu pergi ke dapur.
Dengan hati-hati Farza memapah Arjuna menaiki tangga menuju kamar nya, Sesekali dia melirik Arjuna yang masih lemas dan pucat.
#*Se**benarnya kamu sakit apa sih* **kak**#
Sampai kamar, Farza lalu merebahkan tubuh Arjuna di ranjang, membantu nya bersandar,Farza juga membantu melepaskan sepatu Arjuna.
"Makasih ya pacar" ucap Arjuna dengan sedikit tersenyum
"Iya" jawab Farza membalas senyuman Arjuna.
Tak lama kemudian Bunda Rose masuk dengan membawa nampan yang berisi bubur dan teh hangat untuk Arjuna.
"Sini Bunda, biar Farza yang nyuapin Kak Juna" ucap nya mengambil nampan yang di pegang Bunda Rose.
"Ya sudah kalau begitu bunda tinggal ya, cepet sembuh ya sayang" ucap nya mengelus rambut Arjuna.
"Zaa,jagain Arjuna ya, bunda ada arisan" tambah nya dan mendapat anggukan dari Farza.
Farza menyuapi bubur Arjuna sampai habis. Meski awal nya menolak karena Arjuna kurang menyukai bubur, tapi dengan paksaan Farza, Arjuna tetap menghabiskan bubur nya.
"Sebenarnya kamu sakit apa sih Kak" tanya Farza dengan memberikan teh hangat.
"Gak papa Zaa cuma tadi tiba-tiba pusing setelah nyobain gado-gado nya Akhmad" jawab nya memberikan gelas kosong setelah tehnya tandas di minum.
"Kamu makan toge kali" ucap Farza yang tau Arjuna tidak bisa makan toge barang 1 buah saja.
__ADS_1
"Apa iya..? perasaan tadi udah aku pilah-pilah lo" ucap Arjuna berpikir.
"Udah ini sekarang minum obat nya,habis itu istirahat lagi, kamu itu pucat banget tau gak" Farza memberikan obat sekaligus air putih.
"Iya... iya, pacar ku bawel juga ya ternyata" ucap nya tersenyum lalu meminum obat.
Arjuna menaruh gelasnya di meja. Kemudian Farza membantu nya untuk tidur.
"Istirahat ya, aku ke bawah dulu mau taruh ini dulu" Farza mengangkat nampan di tangan nya.
"Iya sayang, tapi balik lagi ya aku mau di temenin kamu" goda Arjuna.
Farza hanya menggeleng kan kepala nya, tak habis pikir dengan kelakuan sepupu sekaligus calon tunangan nya itu. Farza turun dengan membawa nampan yang berisi bekas bubur Arjuna.
Saat akan kembali ke kamar Arjuna, tak sengaja Farza berpapasan dengan Gisel dan Andra. Sesaat mata mereka saling bertemu tapi secepat mungkin Farza mengalihkan pandangan nya.
#*K**amu harus kuat Zaa jangan bersedih* **lagi**#.
"Farza kamu disini" ucap Gisel mendekati Farza.
"Iya Kak,Kak Arjuna sakit ,jadi tadi pulang sekolah langsung kesini" jawab Farza.
"Juna kenapa Zaa, dia sakit apa..?" tanya Gisel khawatir.
"Itu anak ya,kenapa gak hati-hati sih, udah tau gak bisa makan toge" ucap Gisel greget.
"Ya sudah kak aku ke atas dulu ya" ucap Farza lalu pergi meninggalkan Gisel dan Andra.
Andra menatap punggung Farza dari kejauhan.Sejak beberapa hari ini Andra merasa Farza seakan menjauhi nya.
"Kak Andra duduk dulu ya aku buatin minum" tawar Gisel.
"Gak usah Sel,aku mau ke kantor Om Firman, sudah di tunggu Mirza soalnya" jawabnya berpamitan.
"Emm... ya sudah kamu hati-hati ya".
"Iya... aku pergi ya Assalamualikum" pamit nya pergi.
"Waalaikum(u)salam" jawab Gisel.
.
.
__ADS_1
.
Farza membuka kamar Arjuna perlahan dan di lihatnya Arjuna sedang tidur dengan pulas nya.
Farza mendekati nya, duduk di sebelah nya.Dengan tersenyum dia mengelus lembut kepala Arjuna.
"Cepat sembuh ya pacar" ucap nya memberanikan diri untuk mencium kening Arjuna.
Farza keluar lagi dari kamar menuju kamar Gisel. Dia ingin meminjam baju dan mandi karena Farza sudah sangat tidak nyaman dengan pakaian sekolahnl nya.
Arjuna yang sebenar nya hanya pura-pura tidur, langsung membuak matanya dan senyum merekah terbit di bibir nya,bagaikan mendapat jackpot dari Farza yaitu,sebuah pengakuan nya sebagai pacar dan sebuah ciuman singkat walau hanya di kening nya.
"Kayaknya aku udah cinta deh Zaa sama kamu, cepat banget Tuhan merubah hati ku Zaa, semoga saja Tuhan juga cepat mengubah hati mu" ucap nya dengan senyuman yang terus mengembang.
.
.
Tok...
Tok...
Tok...
ceklek...
Gisel membuka pintu " Zaa... ".
"Kak Gisel,aku mau pinjem baju sekalian numpang mandi, sudah gak nyaman banget aku pake seragam sekolah ini Kak" ucap Frza di depan pintu.
"Ya sudah sini masuk, aku ambilin baju dulu".
Farza masuk ke kamar Gisel. Setelah Gisel meminjamkan baju nya Farza langsung mandi.
.
.
.
.
__ADS_1
Bersambung.....