
Malam harinya semua calon mahasiswa sudah berkumpul di tengah lapangan. Mereka semua duduk memutar mengelilingi api unggun.
"Seriusan ini kita tidurnya di sini" ucap Ratu penasaran.
"Katanya sih gitu" jawab Naina.
"Gi-la kan dingin, tega banget mereka ini" Maya mengerucutkan bibirnya.
"Ya mau gimana lagi May, udah peraturan nya, lagian cuma semalem doang, besok juga udah pulang, besok juga libur kan, gimana kalau besok kita masage" ucap Farza mengajak sahabatnya.
"Boleh tu dan sebagai balasan kita minta pacar kita yang bayarin gimana bagus gak ide gue" ucap Audy dengan senyum
"Boleh juga ide loe Dy, deal gue setuju" ucap Maya.
"Terus gue siapa yang bayarin" tanya Ratu.
"Loe minta sama kak Mirza Tu" ucap Maya.
"Gak ah, gak enak gue minta-minta mulu"
"Udah loe tenang aja, ntar gue yang mintain deh"
"Gak usah Zaa, kak Mirza udah banyak ngeluarin uang buat gue Zaa, gue bayar sendiri aja deh besok"
"Ya udah terserah loe deh" Farza akhirnya pasrah.
Sedangkan Bella hanya diam mendengar obrolan sahabatnya.
#Batin Bella#
Kak Dave kok belum kelihatan ya, apa dia gak kesini ya.
Bella mengedarkan pandangan nya mencari seseorang tapi tak juga kelihatan.
"Huh... " Bella menghela nafas panjang.
#Batin Bella#
Dah lah capek juga, biarin deh maunya dia apa nurut aja, tapi kalau kita beneran putus gimana, apa aku sanggup.
Bella hanya bisa menunduk kan kepalanya sedih. Tak berapa lama para senior pun datang dan yang ditunggu tunggu Bella pun datang. Dave berjalan bersama Arjuna dan yang lain nya.
"Bell... " panggil Farza menepuk pundak Bella.
__ADS_1
"Ya... " jawab Bella mendongakkan kepalanya.
"Tu lihat... " ucap Farza menunjuk seseorang dari jauh.
Bella melihat seseorang yang dia tunggu dari tadi. Dia menatapnya dengan tersenyum senang, tapi tidak dengan Dave yang justru memalingkan wajahnya ke sembarang arah dan itu membuat Bella sedikit sedih tapi dia berusaha tak menunjuk kan kesedihan nya.
"Sabar ya... " ucap Farza yang sangat tau betapa sedihnya sahabatnya itu dan Bella hanya tersenyum paksa.
Acara pembubaran ospek pun di mulai. Dave maju ke tengah untuk memulai acarnya.
"Selamat malam semuanya" sapa Dave pada semua calon mahasiswa.
"Malam kak Dave" jawab mereka semua kompak.
"Sebelumnya saya ucapkan terima kasih pada kalian semua yang sudah bersedia mengikuti kegiatan ospek dengan tertib dan maaf karena tadi siang saya tidak bisa hadir untuk memberikan tanda tangan saya. Dan pada malam hari ini saya umumkan bahwa kalian semua resmi menjadi mahasiswa kampus xx" ucap Dave lalu bertepuk tangan dan di ikuti dengan yang lain nya
"Baiklah untuk acara malam hari ini bebas, kalian boleh bernyanyi atau melakukan permainan apapun , dan sekali lagi selamat untuk kalian semua dan selamat malam" tambah Dave lalu mengakhiri ucapan nya dan kembali bergabung dengan teman-teman nya tanpa melihat Bella sekalipun.
Mereka semua pun memulai acara dengan bernyanyi bersama.
Ting....
Satu pesan masuk di ponsel Farza.
💌Love💕
💌*Me
Iya...
"Guys para cowok nyuruh kita naik ke panggung" ucap Farza
"Ya udah yuk... " ajak Ratu yang langsung berdiri.
Mereka semua pun pergi mendekati Arjuna dan yang lain nya. Setelah sampai para cewek duduk di samping pacar masing-masing kecuali Ratu yang memilih menjauh dari para pasangan alay, dan Bella memilih duduk di samping Farza.
"Kalian nanti pada tidur di sini..?" tanya Maya.
"Iya... " jawab David " Kalian juga tidur sini" tambahnya lagi.
" Hah..! gak adil sama yang lain dong kak" ucap Naina.
"Adil kok... orang nanti anak-anak juga gelar karpet kok di lapangan" ucap Dino.
__ADS_1
"Oh... " Naina mengangguk-angguk kan kepalanya.
"Zaa gue ke sana dulu ya" ucap Bella tiba-tiba.
"Loe mau kemana Bell" tanya Farza yang tau saat ini Bella sedang bersedih karena Dave yang dari tadi hanya diam.
"Gue mau gabung sama anak-anak" jawab Bella. Sebenarnya Bella sangatlah takut melihat Dave yang dari tadi hanya diam.
"Bell... sini aja" panggil Ratu dari ujung panggung. Bella pun mendekati Ratu dan langsung duduk di sampingnya.
"Sabar ya sayang ku... " Ratu langsung memeluk Bella dari samping. Memberinya kekuatan agar tak bersedih.
"Paan si Tu, gue gak papa kelles" jawab Bella ngeles
"Iya loe gak papa tapi ini lo lagi sakit jadi harus banyak-banyak di obati" tunjuk Ratu pada dada Bella.
"Dave kok loe diam aja" ucap David yang melihat Dave dari tadi diam dan tidak menegur Bella sama sekali.
"Terus gue harus apa " ucap Dave singkat.
"Emang loe gak sayang apa sama Bella Dave, loe beneran mau putus sama dia" tanya Arjuna, sedangkan Dave hanya diam saja tanpa menjawab pertanyaan Arjuna.
"Bella itu udah mulai sayang kali sama kak Dave, lagian dia kan hanya bercanda, kalau emang kak Dave gak serius sama Bella ya udah kita gak akan pernah dukung hubungan kalian" ucap Farza kali ini dengan sedikit kesal.
"Loe ingat Dave, kita semua sahabat Bella, kalau loe emang gak serius kita juga bisa bikin loe jauh dari Bella" ucap Doni memperingati Dave. Membuatnya sedikit tersentak kaget dengan ucapan Doni.
#batin Dave#
Gue juga cinta kali sama Bella, tapi gue juga kecewa sama dia, kenapa dia harua ngomong seperti itu ke gue.
"Kak Dave harus tau, kita semua di sini memang suka bercanda, kita gak mungkin serius nyuruh Bella buat mutusin kak Dave" ucap Audy menjelaskan.
"Udah Dave selesaikan masalah kalian berdua, kalau loe emang gak cinta sama Bella lepasin dia, kasihan Dave dari tadi dia murung terus dari kamu pergi ninggalin dia" ucap Mira.
"Yank coba kamu kirim pesan sama Ratu suruh dia ke sini" pinta Arjuna pada Farza. Farza langsung mengirim pesan pada Ratu.
.
.
.
.
__ADS_1
.
Bersambung.....