
Arjuna, Farza, Mira, David dan juga Maya menikmati makan malam bersama dengan sesekali bercerita satu sama lain.
"Lo jadi balik besok Mir..?" tanya David
"Iya Dav gue kan harus sekolah, bentar lagi kan ujian kelulusan" jawab Mira "Tapi setelah itu gue balik lagi kesini" tambahnya lagi.
David memicingkan matanya "maksud lo..?"
"Gue pindah lagi kesini David, dan gue bakal kuliah disini" ucap Mira
"Seriusan..?"
"Iyalah, gue kuliah bareng kalian berdua ya kita daftar bareng biar kita bisa satu kampus"
"Boleh juga" jawab David.
"Bulan depan lo balik lagi Mir, lo dateng ya ke pernikahannya Gisel, sekalian kita kenalin sama temen-temen kita yang lain" ucap Arjuna
"Bayarin ya pesawat gue, mahal tau Jun" ucap Mira menggoda Arjuna.
"Hmmm... " jawab Arjuna mengangguk.
"Seriusan...?!" tanya Mira tal percaya.
"Iya Siti gue bayarin" ucap Juna
"Yeee... makasih Sanjaya"
"Siapa siti..?" tanya Farza yang tadi mendengar Arjuna memanggil Mira dengan sebutan Siti.
"Nama bekennya Mira tu Siti Zaa tapi di mata kita haha" jawab David tertawa
"Dav itu bukan nama beken tau" jawab Mira memajukan bibirnya.
"Kagak usah di monyong-monyongin tu bibir, sok imut banget" Arjuna menggoda Mira
"Kalau begitu makanan ini Kak Juna yang bayarin ya, sekalian pajak jadian" ucap Maya menaik turunkan alisnya dengan tersenyum.
"Lo maunya gratisan May" ucap Farza menggelengkan kepalanya.
"Hemat Zaa.. " jawab Maya tersenyum
"Iya.. iya.. gue bayarin ni makanan, siapa yang ngajak dinner siapa yang bayar" Arjuna berucap sambil terus mengunyah makanannya.
Setelah selesai mereka semua berpisah untuk kembali ke rumah masing-masing. Karena apartemen Mira dan David letaknya sama jadi Mira pulang bersama David dan juga Maya.
__ADS_1
...----------------...
2 bulan kemudian
Pernikahan Andra dan Gisel pun tiba. Andra dan Gisel melangsungkan akad nikah di kediaman Gisel dengan dihadiri keluarga besar Gisel dan Andra yang tak lain adalah adik dari ayah Deny,dan juga beberapa tetangga di kompleks perumahan.
Setelah melangsungkan akad nikah, malam harinya resepsi diadakan di sebuah hotel terbesar di kota Jakarta. Gisel tampak cantik dengan memakai gaun bernuansa rose gold pilihan Farza begitu juga dengan Andra yang juga memakai jas dengan warna yang senada dengan Gisel.
Semua para tamu undangan bergantian menyalami kedua mempelai untuk memberikan selamat atas pernikahannya. Farza, Arjuna dan sahabatnya juga ikut memberi selamat untuk kedua mempelai.
"Selamat ya kakak ku, semoga bisa jadi imam yang terbaik untuk kakak Gisel" ucap Farza bersalaman dengan Andra.
"Sayang aku boleh peluk Farza..?" tanya Andra pada Gisela
Gisel menoleh pada Andra dengan tersenyum, dia terkejut dengan nama panggilan sayang dari Andra tapi dia mencoba untuk tidak gugup.
"Ya boleh dong, kan Farza juga adik kamu" ucap Gisel memegang pundak Farza.
Andra menatap Arjuna seakan meminta persetujuan dan Arjuna yang ditatap mengangguk kan kepalanya seakan memberi izin.Setelah mendapat izin, Andra langsung memeluk Farza, menghirup dalam aroma parfum milik Farza.
#batin Andra#
Setelah ini aku gak tau kapan lagi aku bisa memelukmu Zaa.
Farza tersenyum seraya mengangguk kan kepalanya "Kakak juga ya" tambahnya lagi.
Farza beralih memberikan selamat pada Gisela.
"Selamat ya kakak semoga kakak selalu bahagia ya" ucapnya dengan tersenyum.
"Makasih ya Zaa, kamu selalu ada buat aku dan selalu mendukungku"
"Sama-sama"
Sekarang giliran Arjuna yang memberikan selamat kepada Andra dan juga Gisela.
"Selamat ya bang, jagain kakak gue ya jangan disakiti, gue sayang sama dia" ucap Arjuna berjabat tangan lalu berpelukan.
"Pasti, kamu juga jagain adek abang, jangan pernah membuatnya menangis, kalau sampai abang tau kamu bikin adik abang nangis, abang botakin kamu" jawab Andra dengan sedikit mengancam Arjuna dengan bercanda.
Arjuna beralih memeluk kakak kesayangannya, kakak yang hampir setiap hati dijahili nya.
"Sekarang siapa yang aku jahili kalau kamu gak ada di rumah" ucap Arjuna dengan pura-pura bersedih padahal dia sangatlah bahagia.
"Kan ada Bunda ada Ayah dan ada Farza, kamu jahili mereka aja, udah jangan sedih ah aku gak pernah mau lihat adek aku sedih" ucap Gisel mengelus kepala Arjuna.
__ADS_1
"Kamu harus bahagia selalu ya"
"Iya adek ganteng kakak" jawab Gisel melepas pelukannya.
Setelah sesi memberi selamat selesai Arjuna dan sahabatnya
menikmati berbagai makanan yang sudah tersedia. Mereka duduk di tempat yang khusus disediakan oleh Arjuna, karena mengingat sahabatnya sangatlah banyak, berbagai makanan juga langsung tersedia di meja tersebut agar para sahabatnya tak capek-capek mengambil makanan.
"Wah Jun lo pengertian banget sih sama kita-kita" ucap Dino yang melihat berbagai macam makanan sudah tersedia di depannya.
"Iyalah gue siapin buat kalian biar gak capek bolak balik ngambil makanan" jawab Arjuna.
"Zaa.... " panggil Bella
"Hmm... " jawabnya mendongak kan kepalanya.
"Are you okay?"
"I m Fine Bella, kan ada... " ucap Farza menunjuk Arjuna dengan ekor matanya dengan tersenyum.
"Ada siapa Zaa..?" tanya Dino
"Kak Juna dan kaka Mirza dan ada kalian juga"
"So sweat" ucap Audy memeluk Farza
"Eh iya guys ini kenalin sahabat gue dan David waktu masih SMP namanya Mira" ucap Arjuna mengenalkan Mira
"Hai Mira" ucap mereka kompak
"Hai... senang berkenalan sama kalian" jawab Mira tersenyum
Farza lalu mengenalkan satu persatu para sahabatnya dengan Mira.Setelah itu mereka semua mulai menikmati makanan mereka.
Hingga waktu malam semua acara sudah terselesaikan, para tamu undangan pun juga sudah pulang, begitu juga dengan sahabat Arjuna. Arjuna dan Farza dan juga keluarganya juga sudah istirahat di kamar hotel masing-masing.
.
.
.
.
Bersambung....
__ADS_1