
Setelah sampai kantor,Andra dan Mirza langsung memasuki ruang direktur, yang tak lain adalah ruang Papa Firman.
"Assalamualaikum" mereke berdua mengucap kan salam.
"Waalaikumsalam... kalian sudah sampai, ayo masuk-masuk" jawab Papa Firman berdiri menuju sofa,Andra dan Mirza saling mencium tangan Papa Firman secara bergantian.
"Bagaimana kabar om..? apa om dan tante sehat..?" tanya Andra.
"Alhamdulillah kami semua sehat Andra, bagaimana dengan mu, kamu semakin tampan dan keren saja" jawaban membuat Andra tersenyum malu.
"Om ini bisa saja, om juga lebih tampan sekarang".
"Tampan juga Mirza pa" ucap Mirzani tak mau kalah.
"Hahaha... iya kamu memang selalu tampan, ya sudah ayo kita pulang mama sudah masak banyak buat kalian, kakak kamu jemput adik".
"Dia pa yang mau jemput Farza" tunjuk Mirzani pada Andra.
"Oh...ya sudah Andra sebentar lagi sepertinya Farza pulang, sebaiknya kamu berangkat sekarang, kamu pakai mobil Mirza biar dia sama om" kata Papa Firman memerintahkan Andra agar cepat menjemput Farza.
"Baiklah l,kalau begitu Andra duluan ya om, Mirza, Assalamualaikum pamit Andra lalu pergi mendahului Mirza dan Papa Firman
"Waalaikumsalam"
Akhirnya Andra pergi menuju sekolah di mana Farza belajar. Saat di jalan Andra melewati toko bunga dan dia pun menyempatkan berhenti untuk membeli sebuket bunga mawar kesukaan Farza kekasih yang sudah seperti adiknya sendiri.
Setelah sampai di sekolah Andra menunggu nya di parkiran,berdiri di depan mobil spot milik Mirza. Tak lama kemudian dari kejauhan nampak sang kekasih sudah keluar dan sedang berjalan bersama para sahabatnya. Andra pun tersenyum melihat nya dari kejauhan.
"Zaa... siapa itu yang jemput elo,kok bukan kakak Mirza" tanya Ratu menepuk pundak Farza dan si empunya pun menoleh padanya.
"Apaan sih Ratu gue lagi ngomong sama Audy juga" ucap Farza dan langsung melihat ke arah yang di maksud Ratu.
Farza yang melihat bahwa yang menjemputnya bukanlah kakaknya melainkan sang kekasih pun di buat kaget.
__ADS_1
"Kak Andra.. " ucap nya saat sampai di depan Andra.
"Hai....kalian sahabatnya Farza ya" katanya menyapa para sahabat Farza.
"Hai kak, iya kita sahabatnya Farza, ya sudah kalau begitu kita pulang duluan ya Za" pamit Bella pada nya dan Andra dengan menepuk pundak Farza karena Bella tau kalau sahabat bya itu masih terkejut dengan kedatangan Andra.
"Eh... iya kalian hati-hati ya" Jawab nya setelah sadar.
Setelahnya Andra pun mendekati Farza dan menyapanya.
"Hai sayang" ucapnya mesra dengan menyelipkan rambut ke belakang telinga Farza.
"Kok kakak yang jemput..! kak Mirza mana..?" tanya nya terlihat santai mencoba untuk tidak tampak gugup di depan Andra, karena sesungguhnya Farza sangatlah gugup.Karena setelah dua tahun akhirnya mereka bisa bertemu.
"Mirza sudah pulang sayang, emang gak boleh apa kakak jemput pacar kakak" tanya nya lagi.
"Ya boleh aja sih, tapi kan kakak pasti capek baru datang".
"Kalo sama kamu gak ada capeknya sayang, oh ya kakak punya hadiah buat kamu".
"Masuk mobil dulu hadiahnya di dalam".
Setelah memasuki mobil,Andra memberikan hadiahvnya pada Farza,sebuket bunga mawar yang tadi dibelinya dan sebuah kalung berlian yang dibelinya di Singapura.
Farza membuka kotak kalung pemberian Andra dan dia langsung tersenyum senang.
"Cantik.... makasih ya kakak" ucapnya menatap manik mata Andra.
"Sama-sama sayang happy anniversary sayang, makasih ya kamu sudah nemenin kakak selama 2 tahun ini,kakak sayang banget sama kamu Zaa" ucapnya lalu mencium pucuk kepala Farza.
Sesaat Farzana terdiam mengingat apa yang terjadi pada hubungan nya selanjutnya, tetapi dia berusaha untuk tidak bersedih hati, karena dia yakin kalau dia berjodoh Allah akan menyatukan mereka berdua.
"Kok diem sayang, gak suka ya sama hadiahnya..?" tanya Andra yang sedari tadi melihat kekasihnya hanya diam terpaku.
__ADS_1
"Gak papa aku senang kakak ingat anniversary kita,ya walaupun sudah lewat, aku juga sayang sama kakak, jangan pernah membenciku ya bila suatu saat nanti terjadi sesuatu sama hubungan kita" ucapan Farza membuat Andra mengernyitkan kening nya.
"Kamu kok ngomong gitu sih..?" tanya Andra penasaran karena dia tau pasti ada sesuatu.
"Gak papa cuma ngomong aja" jawabnya ngasal.
"Hmmmm... "
"Udah pulang yuk, Farza udah lapar kak" ajaknya pada Andra, tapi sebelumnya Andra menggoda Farza.
"Kiss dulu dong" katanya sambil tersenyum.
"Apaan sih sudah ayo,kalau gak aku naik taxi ni" ancamnya membuat Andra lansung menjalankan mobilnya dengan cemberut.
15 menit kemudian mereka sampai di rumah, Farza turun dari mobil,tapi sebelum turun dia melakukan sesuatu yang membuat Andra terkejut.
Cup....
"Makasih ya... aku sayang kakak" ucap mya setelah mencium Andra lalu turun dari mobil dan meninggalkan Andra yang masih diam.
"Dasar anak nakal" lamunan nya tersadar saat pintu mobil tertutup.
.
.
.
.
.
.
Bersambung.....
__ADS_1
[terima kasih buat yang sudah membaca novel ini]