
...***Happy reading.... 😘😘...
...Semoga kalian suka ya.......
...Yuk lanjut***.......
...----------------...
"Tau lah pusing gue" ucap Arjuna yang sudah frustasi. Dia memilih tidur, menenggelamkan kepalanya di bawah bantal.
Tak berapa lama Farza keluar dari kamar mandi. Dia melihat Arjuna yang sudah tertidur pulas. Dia pun menyusul Arjuna dan naik ke tempat tidurnya.
"Cepet banget tidurnya, pasti capek banget" ucapnya langsung merebahkan tubuhnya di samping Arjuna.
Karena sudah terbiasa tidur berdua,Farza tak pernah merasa takut bila harus tidur berdua lagi. Meskipun status mereka sudah tunangan. Dia pikir Arjuna tak akan berani menyentuhnya sebelum mereka resmi menjadi suami istri.
Tok.. tok.. tok..
Suara pintu kamar Farza di ketuk, membuat Arjuna terbangun dari tidurnya. Di lihatnya Farza yang sedang tertidur dengan pulas nya.
"Cantik banget kalau lagi tidur" gumam Arjuna sambil tersenyum lalu mencium kilas bibir Farza.
Tok... tok.. tok..
Sekali lagi pintu kamar di ketuk membuat Arjuna langsung tersadar.
"Iya sebentar" Arjuna turun dari kasur dan membuka pintu.
Ceklek...
Di lihatnya Mirza yang sudah bersendekap dengan sebelah kaki yang di hentak kan pelan di lantai.
(bayangin sendiri aja gimana modelnya)
"Bang Mirza" sapa Arjuna dengan menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
"Lama amat sih buka pintunya, ngapain aja di dalam" tanya Mirza.
"Tidur lah bang" jawabnya enteng.
"Farza mana..?"
"Tu lagi tidur dia" jawab Arjuna sambil menoleh ke belakang, dimana Farza tidur.
"Ya sudah, ini sudah siang kata mama kalian tadi belum makan makanya gue bangunin kalian, loe bangunin Farza ya, ajak dia makan" ucap Mirza lalu hendak pergi ke kamarnya.
"Eh bang.. bang.. " panggil Arjuna lagi membuat Mirza menghentikan langkahnya.
__ADS_1
Arjuna lalu mendekati Mirza "Juna mau pinjam baju ganti bang, soalnya Juna gak bawa"
"Ya sudah ayo ikut"
"Iya bang" Akhirnya Juna mengikuti Mirza. Setelah sampai kamar Mirza langsung mengambilkan baju ganti untuk Arjuna. Arjuna pun langsung pergi ke kamar mandi.
...----------------...
Arjuna kembali ke kamar Farza setelah tadi membersihkan dirinya di kamar Mirza. Baju Mirza pun cukup saat di pakai di badan Arjuna karena memang ukuran mereka sama.
"Sayang... bangun" ucap Arjuna sambil merapikan rambut Farza.
"Emmm... " Farza hanya menggeliat tanpa membuka matanya
"Yank bangun... udah siang" ucap Arjuna lagi. Namun nihil Farza tetap tak berkutik dan kali ini tanpa sengaja Farza menarik tangan Arjuna hingga Arjuna jatuh ke pelukan Farza.
Glek....
Arjuna menelan salivanya karen saat ini dia tertidur di atas dada Farzana.
"Sial.... Zaa kalau kayak gini aku gak bakalan tahan" Ucapnya yang langsung menarik badan nya dan langsung mencium bibir Farza dengan satu tangan nya yang mencoba menelusup ke dalam kemeja Farza. Arjuna membuka beberapa kancing kemeja milik Farza, di lihatnya gundukan sintal milik Farza yang membuat Arjuna langsung menegang. Tanpa pikir panjang Arjuna langsung mere-mas dan menye-sapnya dan juga menggigitnya. Cukup lama Arjuna melakukan nya sampai akhirnya Farza terbangun dari tidurnya karena merasakan tubuhnya yang ikut memanas.
"Kak Juna" panggil Farza dengan suara khas bangun tidurnya, namun dia cukup menyadari apa yang dilakukan Arjuna.
"Zaa.... sudah bangun" ucap Arjuna.
"Maaf ya aku gak bisa nahan, tadi kamu narik aku soalnya sampai jatuh di dada kamu"
"Iya gak papa" jawab Farza, sebenarnya dia juga cukup menikmati permainan Arjuna dan mungkin masih kurang, namun dia malu untuk mengakuinya.
"Lagi... boleh" tanya Arjuna sambil tersenyum.
"Hah... " Farza tersentak kaget. Mau mengiyakan pun dia terlalu malu.
"Apa aku boleh melakukan nya lagi...?" tanya Arjuna lagi memohon dan Farza pun dengan malu dia mengangguk kan kepalanya.
"Makasih sayang" ucapnya mencium kening Farza dan langsung melanjutkan aksinya yang tertunda. Namun saat akan di mulai tiba-tiba ada yang mengetuk pintu kamar Farza lagi.
"Sial... siapa lagi sih ganggu aja" ucapnya dengan kesal, sedangkan Farza hanya terkekeh.
Ceklek....
Dibukanya pintu dan dilihatnya Andra yang kali ini sudah berkacak pinggang di depan pintu.
"Bang Andra" ucap Arjuna.
"Farza mana..?" tanya Andra
__ADS_1
"Tu baru bangun dia" jawab Arjuna.
Andra sedikit masuk ke dalam kamar Farza. Dilihatnya Farza yang sedikit bersandar dengan selimut yang menutupi dadanya.
"Hai kak.. " Sapa Farza dengan tersenyum.
Andra langsung menoleh pada Arjuna.
"Habis ngapain kamu, olahraga ya" tuduh Andra dengan menaik kan satu alisnya.
"Olahraga apa bang, baru mau mulai abang udah ganggu aja" gerutunya dengan sedikit kesal.
"Apa kamu bilang hah... " ucap Andra mendelik "Jadi bener tadi kalian mau olahraga ya" ucapnya dengan penuh selidik sambil menjewer telinga Arjuna.
"Aduh... aduh... sakit bang lepasin" keluh Arjuna sambil memegang telinganya membuat Farza tertawa.
"Udah... udah... jangan berantem aja" ucap Farza sambil menyibak selimutnya setelah tadi dia menutup dadanya karena memang kancing kemejanya terbuka karena ulah Arjuna. Farza turun dari ranjangnya dan langsung mendekati Arjuna dan Andra.
"Kakak kapan datang...?" tanya Farza
"Barusan datang kok, kata Bunda Arjuna di sini makanya kakak langsung ke sini bangunin kamu, takut nanti kamu di hipnotis sama dia" lirik Andra.
"Emang aku apaan" gumam Arjuna
"Ya udah Farza cuci muka dulu ya, bentar lagi turun ke bawah, kamu udah mandi yank...?" tanya nya menoleh pada Arjuna.
"Udah kok tadi di kamar bang Mirza" jawab Arjuna.
"Ya udah sana kalian tunggu di bawah ya" Farza mendorong lengan Arjuna dan Andra agar keluar dari kamarnya.
"Lho yank yang tadi gak jadi"
"Apasih, udah sana-sana kalian ke bawah aja"
"Udah ayo... kamu itu belum nikah udah mau macam-macam" ucap Andra yang langsung menarik paksa Arjuna. Mereka akhirnya turun ke bawah, bergabung dengan yang lain nya.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Bersambung.......